Band Metal Kristiani Gugat Netflix soal ‘KPop Demon Hunters’, Urusan Rebutan Nama

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Band Metal Kristiani Gugat Netflix soal ‘KPop Demon Hunters’, Urusan Rebutan Nama

'KPop Demon Hunters'.(foto: IMDB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BAND metal Kristiani asal Amerika Serikat, Demon Hunter, menggugat Netflix dalam perkara merek dagang terkait dengan film hit layanan streaming tersebut, KPop Demon Hunters.

Grup asal AS yang telah merilis musik dan melakukan tur selama 25 tahun itu mengatakan rencana Netflix menggelar tur konser global, ditambah film, dan merchandise sehingga membuat produk mereka mengalami tumpang tindih.

Gugatan diajukan pada Selasa oleh perusahaan milik band tersebut, Hyde Lane. Dalam gugatan itu, Demon Hunter menuduh Netflix Studios dan promotor konser AEG Presents telah menimbulkan ‘kebingungan yang signifikan’ di kalangan konsumen.

Mereka menyertakan bukti berupa e-mail dari seseorang yang diduga menghabiskan USD 500 (sekitar Rp 8,9 juta) untuk membeli tiket konser Demon Hunter di New York karena mengira konser tersebut merupakan pertunjukan K-pop yang ramah anak untuk buah hatinya yang masih kecil.

Baca juga:

Netflix Jadwalkan Tur Dunia 'KPop Demon Hunters', Memanfaatkan Fandom Global untuk Ladang Baru Cuan



Contoh lainnya yakni seorang produser televisi yang dilaporkan menghubungi manajemen band karena mengira mereka memiliki hubungan dengan KPop Demon Hunters. Ada pula unggahan di media sosial yang keliru menandai akun Demon Hunter ketika membahas film tersebut.

Band asal Seattle yang beranggotakan lima orang itu, yang menurut AllMusic memainkan musik ‘heavy metal agresif namun menggugah emosi’, merilis album ke-12 mereka pada September 2025 dan memiliki sekitar 350.000 pendengar bulanan di Spotify.

Sebagai perbandingan, para pemeran KPop Demon Hunters memiliki sekitar 27 juta pendengar bulanan di platform streaming tersebut.

Dalam dokumen gugatan, disebutkan ‘merek yang telah dibangun dengan susah payah oleh Hyde Lane selama seperempat abad kini menghadapi krisis eksistensial sehingga mengharuskan pengajuan gugatan ini dan dikabulkannya permohonan yang diajukan kepada pengadilan’.

Band metal tersebut meminta pengadilan menghentikan Netflix menggunakan nama KPop Demon Hunters untuk musik rekaman, pertunjukan langsung, dan merchandise, serta memberikan ganti rugi dengan jumlah yang belum ditentukan.

Perusahaan milik band tersebut mendaftarkan ‘Demon Hunter’ sebagai merek dagang untuk musik rekaman dan merchandise pada 2022, serta telah mengajukan permohonan merek dagang untuk pertunjukan musik secara langsung.

Sementara itu, Netflix telah mendaftarkan ‘KPop Demon Hunters’ sebagai merek dagang untuk sejumlah produk merchandise, dengan beberapa permohonan lainnya masih dalam proses.


Dari Animasi ke Kesuksesan Global



Fenomena KPop Demon Hunters bermula dari film animasi yang tayang di Netflix. Film animasi yang rilis pada 2025 ini mengisahkan grup K-pop perempuan Huntr/X. Namun, film animasi ini telah berkembang menjadi fenomena global, dengan berbagai rilisan musik dan merchandise dalam jumlah besar. Tur konser global diperkirakan akan dimulai pada 2027.

Film tersebut merupakan judul orisinal Netflix yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah platform tersebut dan memenangi penghargaan film animasi terbaik serta lagu orisinal terbaik untuk Golden dalam ajang Golden Globes dan Oscar 2026.

Sekuel KPop Demon Hunters juga sedang dalam tahap pengembangan. Netflix dilaporkan tengah mempertimbangkan sejumlah proyek lanjutan lainnya, seperti serial televisi dan musikal panggung.(dwi)


Baca juga:

Sutradara Janjikan ‘KPop Demon Hunters 2’ akan Lebih Besar dan Penuh Kejutan

#Netflix #KPop Demon Hunters #K-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'The Watcher Season 2' Segera Diproduksi, Naomi Watts Kembali Hadapi Teror
Netflix tengah menyiapkan kelanjutan serial thriller The Watcher yang dibintangi Naomi Watts.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
'The Watcher Season 2' Segera Diproduksi, Naomi Watts Kembali Hadapi Teror
ShowBiz
Baru Jadian Sama T.O.P, Gaya PDKT Nana Jadi Sorotan
Nana memberikan gambaran tentang pendekatannya sendiri dalam menyeimbangkan kisah cinta di tengah kesibukan jadwalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Baru Jadian Sama T.O.P, Gaya PDKT Nana Jadi Sorotan
ShowBiz
T.O.P dan Nana Resmi Berpacaran, PDKT saat Syuting Videoklip
Keduanya pertama kali bertemu melalui syuting video musik dan menjadi lebih dekat setelahnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
 T.O.P dan Nana Resmi Berpacaran, PDKT saat Syuting Videoklip
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
ShowBiz
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
Lindsay Lohan kembali ke genre komedi romantis lewat film Netflix “Return to You” dan reuni dengan sutradara Mark Waters.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
ShowBiz
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
The Hunchback, Soul of Paris membawa kisah Quasimodo ke Paris 1830 di tengah wabah kolera, konflik politik, dan eksperimen medis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
ShowBiz
Yein Dikabarkan Gantikan Ha Young di 'The Trauma Code: Heroes on Call' Season 2
Yein dikabarkan menggantikan Ha Young di The Trauma Code: Heroes on Call Season 2. Netflix dan agensi Yein belum mengonfirmasi casting tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Yein Dikabarkan Gantikan Ha Young di 'The Trauma Code: Heroes on Call' Season 2
ShowBiz
Lim Young Woong Puncaki Tangga Musik Korea Lewat Lagu 'ToTo', Simak Liriknya
Lim Young Woong kembali lewat 'ToTo', title track album IM HERO 10 yang langsung menempati posisi teratas di sejumlah tangga musik Korea.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lim Young Woong Puncaki Tangga Musik Korea Lewat Lagu 'ToTo', Simak Liriknya
ShowBiz
Netflix Siapkan Film Aksi "Helo", Gabungkan Nuansa End of Watch dan Top Gun
Netflix kembali menyiapkan film aksi terbaru "Helo", film thriller yang mengangkat tema helikopter polisi dengan pendekatan yang mirip dengan End of Watch dan Top Gun.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Netflix Siapkan Film Aksi
ShowBiz
HYBE Bawa Festival K-Pop ke Bioskop Global, Tayang di Lebih daripada 50 Negara
HYBE CINE FEST 2026 mewakili upaya paling agresif perusahaan untuk mengubah layar bioskop menjadi ruang berkumpul yang interaktif dan komunal.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 HYBE Bawa Festival K-Pop ke Bioskop Global, Tayang di Lebih daripada 50 Negara
Bagikan