Bahaya, Ukuran Ban Depan dan Belakang Sepeda Motor Tak Boleh Sama
Perhatikan ukuran ban motor. (Foto: Pexels/Giorgio de Angelis)
SANGAT penting memperhatikan ukuran ban sepeda motor. Belakangan ini, banyak pengguna motor yang menggunakan ukuran ban depan dan belakang sama. Hal ini dikarenakan sepeda motor dengan ukuran ban sama terlihat keren.
Misalnya untuk motor matik dengan pelek ring 14 inci, mereka menggunakan ban berukuran 80/80 untuk depan dan belakang. Atau menggunakan ukuran 90/80 di belakang dan depan.
Baca juga:
Nah, ukuran ban motor depan dan belakang sejatinya tidak boleh sama. Hal ini akan membahayakan kamu dalam berkendara. Ada efek yang akan kamu rasakan saat ukuran ban motor kamu sama.
Melansir KABAROTO, Head of Promotion PT Banteng Pratama Rubber (BPR), produsen ban Mizzle di Indonesia, Freddy Yohannes mengatakan ban motor harusnya beda ukuran antara depan dan belakang. Normalnya, ban untuk matik 80/80 depan dan 80/90 belakang.
Menurut Freddy, baik ban depan maupun belakang sepeda motor memiliki fungsi masing-masing. Jika ukurannya pas, pengendara akan sangat nyaman berkendara di jalanan.
"Ban depan itu fungsinya mempermudah dalam mengendalikan atau manuver," terang Freddy kepada KabarOto.com. Sementara itu, ban belakang harus lebih besar karena memiliki fungsi untuk menjaga kestabilan.
Baca juga:
Riding menggunakan sepeda motor dengan ukuran ban depan dan belakang yang sama kata Freddy akan sangat sulit. "Kalau ukurannya sama pasti dalam pengendalian motor akan lebih berat, sudah dikendalikan, bahaya," tegas Freddy.
Ia mengingatkan, memiliki ukuran ban sepeda motor sama tidak ada untungnya. Kecuali hanya sekadar untuk bergaya, itu kembali lagi ke selera setiap orang.
Namun, beda jika digunakan untuk balapan, baik itu di sirkuit permanen atau dadakan. Tidak perlu yang banyak ukuran. "Khususnya buat bebek atau matik ukuran CC kecil," paparnya.
Ukuran pelek yang pembalap pakai juga standar, 140 untuk depan dan 160 belakang. Maka menurut dia, ukuran ban yang dipakai balap sama yaitu 90/80 (baik ring 14/17). "Ini karena bobot mereka yang sudah cukup untuk ban ukuran segitu," jelasnya. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
5 Mobil SUV yang Meluncur di GJAW 2025, Ada Suzuki Grand Vitara hingga BJ30 Hybrid FWD