Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Otomotif

Bahaya, Ukuran Ban Depan dan Belakang Sepeda Motor Tak Boleh Sama

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 15 Desember 2020
Bahaya, Ukuran Ban Depan dan Belakang Sepeda Motor Tak Boleh Sama

Perhatikan ukuran ban motor. (Foto: Pexels/Giorgio de Angelis)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SANGAT penting memperhatikan ukuran ban sepeda motor. Belakangan ini, banyak pengguna motor yang menggunakan ukuran ban depan dan belakang sama. Hal ini dikarenakan sepeda motor dengan ukuran ban sama terlihat keren.

Misalnya untuk motor matik dengan pelek ring 14 inci, mereka menggunakan ban berukuran 80/80 untuk depan dan belakang. Atau menggunakan ukuran 90/80 di belakang dan depan.

Baca juga:

Biar Ban Sepeda Motor Awet, Rawat dengan Cara Sederhana Ini

Nah, ukuran ban motor depan dan belakang sejatinya tidak boleh sama. Hal ini akan membahayakan kamu dalam berkendara. Ada efek yang akan kamu rasakan saat ukuran ban motor kamu sama.

Setiap bagian ban sepeda motor memiliki fungsi masing-masing. (Foto: Pexels/Artem Beliaikin)

Melansir KABAROTO, Head of Promotion PT Banteng Pratama Rubber (BPR), produsen ban Mizzle di Indonesia, Freddy Yohannes mengatakan ban motor harusnya beda ukuran antara depan dan belakang. Normalnya, ban untuk matik 80/80 depan dan 80/90 belakang.

Menurut Freddy, baik ban depan maupun belakang sepeda motor memiliki fungsi masing-masing. Jika ukurannya pas, pengendara akan sangat nyaman berkendara di jalanan.

"Ban depan itu fungsinya mempermudah dalam mengendalikan atau manuver," terang Freddy kepada KabarOto.com. Sementara itu, ban belakang harus lebih besar karena memiliki fungsi untuk menjaga kestabilan.

Baca juga:

Ban Kempis Salah Pelek?

Riding menggunakan sepeda motor dengan ukuran ban depan dan belakang yang sama kata Freddy akan sangat sulit. "Kalau ukurannya sama pasti dalam pengendalian motor akan lebih berat, sudah dikendalikan, bahaya," tegas Freddy.

Tidak perlu menyamakan ukuran ban sepeda motor. (Foto: Pexels/Rachel Claire)

Ia mengingatkan, memiliki ukuran ban sepeda motor sama tidak ada untungnya. Kecuali hanya sekadar untuk bergaya, itu kembali lagi ke selera setiap orang.

Namun, beda jika digunakan untuk balapan, baik itu di sirkuit permanen atau dadakan. Tidak perlu yang banyak ukuran. "Khususnya buat bebek atau matik ukuran CC kecil," paparnya.

Ukuran pelek yang pembalap pakai juga standar, 140 untuk depan dan 160 belakang. Maka menurut dia, ukuran ban yang dipakai balap sama yaitu 90/80 (baik ring 14/17). "Ini karena bobot mereka yang sudah cukup untuk ban ukuran segitu," jelasnya. (ikh)

Baca juga:

Biar Cutting Sticker Awet, Jangan Dilap!

#Sepeda Motor #Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Changan Deepal S05 resmi masuk Indonesia dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi, BEV dan REEV. Varian REEV diklaim mampu tempuhclebih dari 1.100 kilometer.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Lifestyle
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Mereka sengaja melepas tangan dan kaki sepenuhnya untuk menjajal fitur intelligent parking assist.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Lifestyle
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
GIIAS 2026 akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
Lifestyle
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive) menjamin penyaluran tenaga lebih optimal saat menghadapi berbagai medan tanjakan kota besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Lifestyle
BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Dengan mengusung konsep The Spacious Smart EV, BAIC T1 dirancang dengan dimensi yang memberikan ruang kaki dan ruang kepala lebih lapang. 

Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
 BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Bagikan