Badan Geologi Targetkan Akuisisi Seismik Selesai Tahun 2017

Eddy FloEddy Flo - Senin, 28 Agustus 2017
Badan Geologi Targetkan Akuisisi Seismik Selesai Tahun 2017

Petugas BMKG menunjukkan peta (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Geologi Kementerian ESDM telah menuntaskan kegiatan akuisisi seismik dua dimensi (2D) yang menjadi target pada 2017.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rida Mulyana di Jakarta, Senin (28/8) mengatakan pada 2017, pihaknya menargetkan kegiatan akuisisi seismik 2D wilayah laut di tiga lokasi yakni Arafura, Selaru, dan Pulau Buru.

"Kegiatan akuisisi seismik 2D itu telah tercapai 100 persen pada semester pertama 2017 ini," kata Rida Mulyana.

Menurut dia, pada 2017, ada 15 target kegiatan migas yang meliputi tiga lokasi survei kemigasan, sembilan lokasi wilayah kerja (WK) migas, dan tiga lokasi akuisisi seismik 2D.

Untuk survei kemigasan maupun rekomendasi WK migas, lanjutnya, sama-sama telah mencapai sebesar 55 persen.

Sementara, sepanjang 2016, Badan Geologi telah merekomendasikan sembilan WK migas dengan fokus di bagian timur Indonesia, yang sebagian besar di daerah perintis (frontier).

Rida juga mengatakan untuk kegiatan nonmigas, ada 52 wilayah prospek panas bumi, batubara, dan mineral yang menjadi target pada 2017.

"Kami udah menggarap 34 wilayah di antaranya atau telah mencapai 65 persen," ujarnya.

Sedangkan, rekomendasi wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) batubara telah mencapai 36 persen dari target 11 rekomendasi.

Rida menambahkan sampai semester pertama 2017, pihaknya telah melelang 250 titik pengeboran sumur bor untuk air bersih yang menjadi target sepanjang 2017.

"Target pengerjaannya hingga semester pertama sudah mencapai 47,8 persen," katanya.

Menurut dia, kendala di lapangan antara lain masih terbatasnya penyedia pengeboran di Indonesia, risiko penemuan air bersih yang masih tinggi, dan pembebasan lahan.

Terkait mitigasi kebencanaan geologi, menurut Rida, aplikasi "multiplatform application for geohazard mitigation and assesment" (MAGMA) telah masuk Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional dan diakui dunia internasional.

"Dengan aplikasi ini mitigasi kebencanaan geologi dapat dideteksi sedini mungkin, sehingga dapat dimanfaatkan untuk penerbangan, BMKG, dan lainnya," lanjutnya.(*)

#BMKG #Kementerian ESDM #Survei EODB 2017 #Hasil Survei
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan sekitar Sulawesi Tengah, Minggu (23/8) dini hari.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Indonesia
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Gempa bumi magnitudo 5,2 guncang Ruteng, Manggarai, NTT hari ini. BMKG imbau warga waspada gempa susulan setelah catat ribuan getaran
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Indonesia
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Indonesia
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Peningkatan suhu udara pada siang hari memicu risiko dehidrasi serta kelelahan fisik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Indonesia
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
BMKG mencatat hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB telah terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama pada Sabtu (15/8).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
Indonesia
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Pemerintah memperkuat operasi terpadu penanganan karhutla di Kalimantan. Sebanyak 12.880 personel gabungan dikerahkan di tiga provinsi prioritas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Indonesia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
BMKG mengungkap keberadaan Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik sebelah timur laut Papua yang berpotensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Memasuki siang hari, cakupan awan mulai tebal di seluruh sudut wilayah Ibu Kota
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Indonesia
3.002 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Ungkap Kapan Aktivitas Diperkirakan Menurun
BMKG mencatat 3.002 gempa susulan mengguncang NTT sejak 15-19 Agustus 2026. Sebanyak 86 gempa dirasakan warga dan 25 bermagnitudo 5 atau lebih.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
3.002 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Ungkap Kapan Aktivitas Diperkirakan Menurun
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan intensitas hujan sedang hingga lebat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
Bagikan