Badai Mundur dari Kerispatih
Badai sejak tanggal 24 Mei 2016 putuskan mundur dari Kerispatih (Foto: Twitter @badaikerispatih)
MerahPutih Artis - Grup band Kerispatih kembali ditinggalkan salah satu personelnya. Setelah sang vokalis Sammy Simorangkir mundur akibat tersangkut kasus narkoba beberapa tahun silam, kini giliran keyboardis, Badai yang angkat kaki.
Keputusan Badai hengkang dari Kerispatih disampaikan melaluik akun twitternya @badaikerispatih Rabu (25/5). Dalam cuitannya Badai menyatakan mengundurkan diri dari Kerispatih per tanggal 24 Mei 2016.
"...Per 24 Mei 2016, saya telah mengundurkan diri dari Kerispatih..Terimakasih semuanya. Kalian adalah alasan terbesar karya2 saya..."cuit akun @badaikerispatih.

Sammy Simorangkir dan Badai kini sama-sama sandang status eks personel Kerispatih (Foto: Twitter @badaikerispatih)
Hari ini Kamis (26/5) masih melalui akun twitternya Badai menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua fans dan penikmat musik Kerispatih yang selalu mendukungnya selama ini. Badai juga menyatakan bahwa dirinya masih akan tampil bersama Kerispatih dalam show terakhir mereka di Surabaya.
"...Terimakasih supportnya!! Sampai ketemu di Jimmys Club Surabaya, 28 Mei ini sebagai LAST SHOW saya bersama Kerispatih..I luv u all!!..."tulis Badai melalui akun @badaikerispatih.
Sepeninggal Badai, praktis personel Kerispatih yang tersisa hanya Fandy, Anton, Arief dan Andika. Band pop yang berdiri tahun 2003 itu sempat menjadi hit maker dengan lagu-lagu melow romantis. Figur Badai disebut-sebut sebagai otak utama dibalik lagu-lagu romantis Kerispatih.
Keluar dari Kerispatih, Badai dikabarkan ingin lebih fokus mengurus sekolah musiknya. Good luck, Badai.
BACA JUGA:
- Badai 'Kerispatih' Excited dengan "Saint Loco Halloweencoustic"
- Kerispatih Siap Guncang Jakarta di Malam Pergantian Tahun
- Tahun 2016 Kerispatih akan Lakukan Beberapa Perubahan
- Kerispatih akan Hibur TKW dan TKI di Hongkong
- Kerispatih Sukses Hibur Warga Serpong di Clique Kitchen and Bar
Bagikan
Berita Terkait
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
Dul Jaelani Kembali dengan Lagu Emosional 'Sebenarnya, Selamanya…', Simak Lirik Lengkapnya
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap
Billkiss Tutup Album Perdana dengan Lagu Pop Ceria 'Maunya Kamu'
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Daniel Dyonisius dan Varnasvara Rilis 'Wanita', Lagu Kontemplatif tentang Kekerasan dan Trauma Perempuan