Aziz Syamsuddin Serahkan Posisi Ketua DPR ke Airlangga Hartarto
Politisi Partai Golkar Aziz Syamsuddin. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Politisi Partai Golkar Aziz Syamsuddin menyerahkan sepenuhnya jabatan Ketua DPR kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, yang terpilih secara aklamasi dalam rapat pleno DPP Golkar beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disampaikan Aziz usai mendampingi mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menjalani sidang lanjutan perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (20/12).
"Kewenangan itu ada di pak Airlangga. Apakah pak Airlangga ingin melanjutkan surat keputusan DPP yang telah ditandatangani sebelumnya, ataukah melakukan perubahan," kata Aziz saat ditanya wartawan soal posisi Ketua DPR.
Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR ini menjadi salah satu kandidat pengganti Setnov sebagai Ketua DPR. Bahkan, penunjukan Aziz itu direkomendasikan langsung oleh Setnov melalui surat yang ditulis olehnya.
Namun, penunjukan Aziz ditolak oleh berbagai pihak, termasuk dari internal Golkar sendiri. Menurut Aziz, yang terpenting saat ini ialah Airlangga mampu melanjutkan program-program Golkar yang selaras dengan program pemerintahan Joko Widodo.
"Salah satu program pemerintah itu bersih korupsi dan Partai Golkar itu juga di bawah kepemimpinan pak Airlangga itu Golkar bersih," pungkas Aziz. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Sambangi KPK Bahas Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
Pemerintah Sarankan Work From Mall, Demi Gig Economy
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil