Musik

Atur Siasat saat Pandemi, The Voice Seasons 20 Tampil Beda

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 03 Maret 2021
Atur Siasat saat Pandemi, The Voice Seasons 20 Tampil Beda

The Voice season 20 tampil dengan berbagai penyesuaian. (foto: variety.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA bulan sebelum produksi dimulai pada musim ke-19, pelatih reality show kompetisi menyanyi The Voice produksi NBC Blake Shelton tidak tahu apakah mereka dapat melakukan pertunjukan akibat pandemi COVID-19.

Mereka kemudian menyatukan pertunjukan dari jarak jauh. Semua orang merekam diri sendiri selama masa isolasi di rumah masing-masing. Untuk season 20, mereka akan menyuguhkan tontonan yang berbeda dari yang mereka selesaikan pada musim sebelumnya.

The Voice kembali ke panggung di Los Angeles. Menjelang season 20, Shelton mengatakan dia merasa yakin dengan keamanan pencegahan COVID-19. "Aku tahu kami memiliki orang yang tepat untuk mewujudkannya," ujarnya.

BACA JUGA:

3 Musisi Kulit Hitam yang Mampu Mengambil Alih Industri Musik 2021

Namun, kembali ke pementasan di panggung bukan berarti reality show ini akan berlangsung seperti sebelum pendemi. Mereka tetap akan melakukan pertunjukan tanpa penonton langsung.

Menciptakan getaran konser bagi jaringan stasiun televisi berlogo merak ini telah menjadi suguhan andalan dari The Voice sejak pertama kali diluncurkan pada 2011. Penyanyi tak dikenal dari semua lapisan masyarakat melangkah ke atas panggung selama babak audisi buta dengan penonton di studio bersorak di depan mereka.

the voice
Perubahan dimulai dari tahap audisi. (foto: outsider.com)

Para pelatih duduk di kursi merah besar memunggungi panggung audisi sampai mereka mendengar nada yang begitu kuat sehingga mereka tergerak untuk menekan tombol merah besar mereka, memutar kursi dan akhirnya berkata, "Aku ingin kamu menjadi bagian dari timku."

"Tontonan semacam itu menjadi 'pelarian dan hiburan' bagi orang-orang di rumah," kata Executive Vice President, Unscripted Content, NBC Universal Jenny Groom. Menurutnya, tayangan ini menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan penonton pada 2020 karena pandemi memaksa semua orang di rumah, menutup bisnis, dan membatalkan konser.

Sekarang, saat The Voice memasuki musim ke-20 dan 10 tahun penayangan, meskipun pandemi masih berkecamuk, elemen seperti kehadiran penonton langsung terasa lebih penting daripada sebelumnya. "Apa yang kami sadari ialah hal yang orang benar-benar inginkan yakni kenormalan. Kami hanya mencoba menyampaikan kepada mereka The Voice reguler yang mereka kenal dan sukai," kata produser eksekutif Audrey Morrissey seperti diberitakan Variety.com, Selasa (2/3).

The Voice reguler berarti semua elemen format favorit kembali di musim baru, dari blind audition battle rounds hingga pencurian anggota tim. Pelatih Shelton melanjutkan penampilannya bersama Kelly Clarkson, John Legend, dan Nick Jonas yang kembali musim ini. Musim ini akan menambah lebih banyak kekuatan bintang melalui battle advisors yang terdiri dari Brandy, Dan and Shay, Luis Fonsi, serta Darren Criss.

Namun, langkah kembali ke panggung ini bukan berarti bahwa di tengah pandemi yang masih berlangsung, The Voice tidak mengambil setiap tindakan pencegahan kesehatan dan keselamatan yang tepat. Faktanya, justru sebaliknya. Dimulai dengan kebijakan tidak ada panggilan casting langsung untuk musim ini.

"Biasanya mereka melakukan roadshow, lalu kami menerbangkan orang ke LA dan memberikan kesempatan untuk bertemu banyak kontestan, lalu akhirnya memutuskan siapa yang akan hadir di acara itu," kata Morrissey.

Sekarang, orang-orang telah bernyanyi melalui Zoom. "Mereka mengirimkan rekaman, melakukan wawancara virtual, dan kami lanjut dari sana," dia menjelaskan.

Proses semacam ini tidak hanya membuka jumlah perserta menjadi berlipat ganda, tetapi juga seperti membuka peluang lebih merata bagi lebih banyak orang untuk mengikuti audisi. "Peserta tidak harus berada dekat dengan kota yang akan kita kunjungi," tambah Groom.

Pada tahap produksi, acara ini sangat ketat tentang pengujian COVID-19, praktik jarak sosial, dan membatasi jumlah orang yang dapat berada di lokasi syuting. Pelatih, misalnya, hanya diperbolehkan memiliki plus-satu, bukan seluruh tim dan anggota keluarga mereka.

Sementara itu, keluarga kontestan menonton secara virtual, melalui layar, bukan di belakang panggung atau di sisi panggung. Kursi penonton studio tetap kosong dan mengandalkan peserta virtual. Produser tetap menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka yang tampil di acara itu dan mereka yang menonton di rumah.

Shelton mengkhawatirkan tidak adanya penonton langsung di awal proses ini. Terutama, karena bagi kontestan yang tidak terpilih, mendapatkan sambutan dari penonton yang bertepuk tangan menjadi kepuasan tersendiri. Meski demikian, ia juga telah menemukan hal positif dalam kenormalan baru ini. "Dari sudut pandang pelatih, pada akhirnya itu membantu. Tidak memiliki penonton langsung di ruangan membuat kami dapat mendengar setiap hal kecil yang terjadi pada tahap itu di belakang kami. Hal itu membantu kami membuat keputusan," jelasnya.

Sejauh ini, The Voice telah memenangi tujuh kali Emmy, termasuk empat di kategori seri kompetisi. Menurut Groom, tontonan ini masih menjangkau hampir 110 juta pemirsa per tahun dan merupakan jejak yang sangat besar. "Tayangan ini masih menjadi salah satu dari serial alternatif peringkat 5 teratas," ujarnya.(aru)

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
Gavendri memperkenalkan album kedua Sympathy/Empathy berisi 11 lagu tentang kehilangan, pertumbuhan, dan harapan, termasuk lagu 'On & On'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
ShowBiz
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
lightcraft menghidupkan kembali EP debut The Modern Seasons yang dirilis pada 2006 dengan aransemen elektronik baru untuk merayakan 20 tahun perjalanan mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
ShowBiz
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
BOL4 menggelar konser [Red Square] di Jakarta pada 14 November 2026. Simak harga tiket mulai Rp 850 ribu dan jadwal penjualan 11 Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
Simak 5 agenda konser dan festival musik Jakarta Oktober 2026, dari Avenged Sevenfold dan Festival Teman TULUS hingga BABYMONSTER dan Ye.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
ShowBiz
'Pure' Sienna Spiro Viral di Media Sosial, ini Makna Lagu yang Personal
Pure membawa pendengarnya menyelami proses refleksi diri yang cukup dalam.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
'Pure' Sienna Spiro Viral di Media Sosial, ini Makna Lagu yang Personal
ShowBiz
Stand Here Alone dan Aziz Harun Rayakan Kehangatan Persahabatan lewat 'Kembali Berjumpa'
Single ini merayakan persahabatan dan potongan-potongan kecil dalam hidup yang pernah membuat segalanya terasa lebih ringan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Stand Here Alone dan Aziz Harun Rayakan Kehangatan Persahabatan lewat 'Kembali Berjumpa'
ShowBiz
Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Hadirkan 'Juara Dua', Bicarakan Bahagia tanpa Harus Jadi yang Pertama
Lagu ini bercerita tentang pilihan untuk menjalani hidup dengan lebih bahagia tanpa harus selalu mengejar posisi pertama.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Hadirkan 'Juara Dua', Bicarakan Bahagia tanpa Harus Jadi yang Pertama
ShowBiz
Winky, Afgan, dan Maxime Bouttier Satukan Tiga Vibes Berbeda dalam 'AURA'
Sebuah lagu dengan sentuhan funk-dance yang dirancang untuk membawa energi positif sekaligus menjadi mood booster di tengah suasana dunia yang penuh kekacauan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Winky, Afgan, dan Maxime Bouttier Satukan Tiga Vibes Berbeda dalam 'AURA'
ShowBiz
Drake Bikin Keputusan Mengejutkan Jelang Grammy Awards 2027, 3 Albumnya di 2026 Tak Diajukan
Drake kembali menjauh dari Grammy Awards. Tiga album yang dirilis pada 2026, Iceman, Habibti, dan Maid of Honour, tak didaftarkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Drake Bikin Keputusan Mengejutkan Jelang Grammy Awards 2027, 3 Albumnya di 2026 Tak Diajukan
ShowBiz
LaLaLa Festival 2027 Hadir di 3 Negara, Olivia Dean Jadi Headliner di Indonesia
LaLaLa Festival 2027 digelar di tiga negara Asia Tenggara. Olivia Dean menjadi headliner Indonesia bersama Jungle, St. Vincent, dan sederet musisi lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
LaLaLa Festival 2027 Hadir di 3 Negara, Olivia Dean Jadi Headliner di Indonesia
Bagikan