Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Olimpiade Paris 2024

Atlet Tembak Turkiye Jelaskan Maksud Pose Ikoniknya di Olimpiade Paris 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 11 Agustus 2024
Atlet Tembak Turkiye Jelaskan Maksud Pose Ikoniknya di Olimpiade Paris 2024

Atlet tembak Turkiye, Yusuf Dikec. Foto: Olympics/Getty Images/Charles McQuillan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Atlet tembak Turkiye, Yusuf Dikec, viral di media sosial karena pose ikoniknya di Olimpiade Paris 2024.

Dikec tampil mengesankan saat menggunakan pistol udara 10 meter sekaligus meraih medali perak bersama rekan setimnya, Sevval Ilayda Tarhan.

Namun, pose atlet 51 tahun itu berbeda. Ia sangat santai dan tidak menggunakan peralatan mata berteknologi tinggi. Hal itulah yang menarik perhatian para penggemar Olimpiade di seluruh dunia.

Setelah viral di media sosial, pose ikoniknya itu diikuti oleh atlet lompat galah Swedia, Armand Duplantis, saat merayakan kemenangannya di Olimpiade Paris 2024.

Baca juga:

Atlet Gulat Mesir Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual di Paris

Yusuf Dikec siap tampil di Olimpiade Los Angeles 2028
Yusuf Dikec siap tampil di Olimpiade Los Angeles 2028. Foto: Anadolu/Getty Images/Adem Kutucu

Namun, Dikec yang berkompetisi di Olimpiade untuk kelima kalinya mengungkapkan, bahwa sikap tenangnya tidak mencerminkan kegugupan yang ia rasakan di saat-saat krusial dalam ajang tersebut.

“Pada saat itu, semua orang mengatakan saya terlihat sangat tenang, namun sebenarnya, badai sedang berkecamuk di dalam diri saya,” katanya.

“Saya pikir pose menembak saya mewakili semangat Olimpiade dengan sangat baik: fair play, kesederhanaan, kejelasan, dan kealamian. Itulah mengapa hal ini mendapat banyak perhatian," tambahnya.

Pensiunan bintara di gendarmerie Turkiye itu, juga menjelaskan soal kurangnya peralatan mata yang tidak digunakan.

Baca juga:

Panitia Olimpiade Paris 2024 Berjanji akan Ganti Medali yang Rusak

“Saya tidak pernah membutuhkan peralatan itu,” katanya kepada Turki Haber Turk.

"Saya seorang penembak alami. Itulah mengapa saya tidak menggunakan banyak aksesoris," sambungnya.

Ia juga mengungkapkan, teknik menembak merupakan hal langka di dunia. Ia juga menembak dengan kedua mata yang terbuka. Bahkan, wasit pun terkejut dengan aksinya.

Saat ditanya mengenai kariernya di masa depan, Dikec mengaku, dirinya belum siap mengakhiri perburuan emas Olimpiade.

“Saya dan rekan setim saya akan mendapatkan emas di Olimpiade Los Angeles 2028,” katanya dengan percaya diri. (sof)

#Olahraga #Olimpiade Paris 2024 #Atlet #Turki
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Olahraga
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
Skandal Taruhan Guncang Liga Turki, 17 Orang hingga Pengurus Klub Ditangkap
Liga Turki diguncang skandal taruhan. Galatasaray hingga Besiktas ikut terseret dalam kasus tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Skandal Taruhan Guncang Liga Turki, 17 Orang hingga Pengurus Klub Ditangkap
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Olahraga
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
NOC Indonesia meninjau kesiapan Asian Games 2026 di Jepang. Atlet Indonesia dipastikan bakal mendapat dukungan maksimal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Bagikan