ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak untuk Konten, Pelat Nomor Diubah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak untuk Konten, Pelat Nomor Diubah

Tangkapan layar saat mobil dinas Pemprov DKI Jakarta ketahuan ganti pelat putih (X/Elshinta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan kendaraan dinas di kawasan Puncak Bogor telah mendapatkan teguran.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, mengungkapkan bahwa penggunaan kendaraan dinas tersebut terjadi saat ASN bersangkutan tengah membuat konten promosi.

"Berdasarkan laporan dari Kepala BPAD, yang bersangkutan pada hari libur sedang melaksanakan kegiatan konten untuk promosi," kata Uus di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/4).

Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memiliki aset di kawasan Cimacan, Jawa Barat. Saat kegiatan konten dilakukan di lokasi tersebut, kendaraan dinas turut digunakan.

"Kebetulan DKI memiliki salah satu aset di Cimacan, sehingga saat konten itu dilaksanakan menggunakan kendaraan dinas," ucapnya.

Baca juga:

Viral Mobil Dinas Pakai Pelat Putih di Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf dan Lakukan Pemeriksaan

Namun demikian, Uus menegaskan bahwa persoalan utama dalam kasus ini bukan hanya penggunaan kendaraan dinas, melainkan dugaan penggantian pelat nomor kendaraan.

"Yang jadi permasalahan, kendaraannya diubah pelatnya menjadi pelat putih," ujarnya.

Saat ini, Pemprov DKI masih mendalami alasan di balik tindakan ASN tersebut yang mencopot pelat nomor dinas.

"Itu yang masih didalami, termasuk terkait masa teguran yang telah disampaikan oleh BPAD," tandasnya.

Kasus ini mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang anggota kepolisian memberhentikan sebuah mobil Suzuki XL7 berpelat nomor B 1732 PQG berwarna putih di kawasan Puncak, Bogor.

Dalam video tersebut, anggota polisi menanyakan warna asli pelat nomor kendaraan kepada pengemudi. Pengemudi mengakui bahwa pelat asli kendaraan tersebut berwarna merah.

Kendaraan tersebut diketahui merupakan mobil dinas yang diduga milik Pemprov DKI Jakarta.

"Pelatnya harusnya pelat merah diganti sama yang putih, biar seolah-olah mobil pribadi. (Milik) Pemprov DKI Jakarta," kata anggota itu dalam video yang dikutip Selasa (7/4).

Baca juga:

ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur

Petugas kemudian meminta pengemudi untuk mengganti kembali pelat nomor sesuai ketentuan. Salah seorang penumpang sempat menyebut bahwa mereka baru saja mengikuti kegiatan kantor.

Namun, petugas menegaskan bahwa alasan tersebut bukan persoalan utama.

"Masalah Bapak itu kenapa diganti pelat merah? Biar apa, Pak?" ujar anggota tersebut.

Pengemudi beralasan pelat merah diganti agar tidak mencolok. Meski begitu, petugas menekankan bahwa kendaraan tersebut merupakan aset pemerintah yang wajib menggunakan pelat merah.

Setelah pelat diganti kembali, petugas meminta pelat putih untuk diamankan dan mengingatkan pengemudi agar tidak mengulangi perbuatannya. Dalam kejadian tersebut, tidak dilakukan penilangan. (Asp)

#Mobil Dinas #Aparatur Sipil Negara (ASN) #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Guru PPPK Dapat Jalur Pengembangan Karier, PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut CPNS 2027
Pemerintah memberi peluang guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. PPPK penuh waktu juga bisa mengikuti seleksi CPNS yang dibuka awal 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Guru PPPK Dapat Jalur Pengembangan Karier, PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut CPNS 2027
Indonesia
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
FLONA 2026 digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, pada 28 Agustus–27 September. Mengusung tema Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
Indonesia
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum memastikan groundbreaking Giant Sea Wall pada September 2026. Pemprov DKI masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Indonesia
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (19/8) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca BPBD DKI. Memanfaatkan awan Cumulus Congestus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Indonesia
Anggaran LPDP Jakarta Diusulkan untuk Sekolah Rusak, Ini Jawaban Pramono
Pramono Anung memastikan anggaran Rp100 miliar untuk LPDP Jakarta tidak dialihkan. Rehabilitasi sekolah rusak akan menggunakan sebagian dana KLB.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Anggaran LPDP Jakarta Diusulkan untuk Sekolah Rusak, Ini Jawaban Pramono
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026 dan meminta mereka menjaga disiplin, integritas, serta semangat bela negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Perjalanan Lebak Bulus–Kelapa Gading Diproyeksi Cuma 1 Jam
Pemprov DKI Jakarta akan mulai membangun jalur LRT Jakarta Manggarai–Dukuh Atas pada 2027. Proyek ditargetkan selesai Agustus 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Perjalanan Lebak Bulus–Kelapa Gading Diproyeksi Cuma 1 Jam
Bagikan