Asisten Pelatih Timnas U-22 Ingin Sepak Bola yang Jujur Usai Edy Rahmayadi Mundur

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 21 Januari 2019
Asisten Pelatih Timnas U-22 Ingin Sepak Bola yang Jujur Usai Edy Rahmayadi Mundur

Asisten pelatih tim nasional U-22 Nova Arianto (baju abu-abu) (@novaarianto30)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Asisten pelatih tim nasional U-22 Nova Arianto berharap kepengurusan PSSI dan pengelolaan sepak bola di Indonesia membaik setelah Edy Rahmayadi mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu (20/1).

"Mungkin sama dengan harapan semua orang ya, agar PSSI bisa lebih baik dalam segi kompetisi, pembinaan pemain usia dini, dan pengelolaan tim nasional," kata Nova di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (21/1).

"Yang pasti sepak bola yang jujur," ujarnya menambahkan.

Sebab, kejujuran menurut Nova, menjadi salah satu aspek penting untuk mencapai prestasi sepak bola. "Prestasi pasti mengikuti kalau kompetisi bagus, pembinaan usia dini baik dan orang-orangnya jujur," kata Nova.

nova arianto
Nova Arianto bersama skuat Timnas U-22 (@novaarianto30)

Oleh karena itu, mantan bek tengah Persib Bandung dan timnas Indonesia itu mengutarakan jika PSSI memilih ketua umum dan jajaran pengurus baru, maka sosok yang ia idamkan adalah orang-orang yang punya pemikiran baik ke depan untuk sepak bola Indonesia.

"Ya pasti orang yang punya pemikiran baik ke depannya baik dari segi kompetisi dan sebagainya. Dan saya pikir semuanya harus orang-orang jujur yang mau kerja untuk sepak bola Indonesia," kata Nova.

Kendati demikian harapan Nova untuk memperoleh ketua umum baru mungkin akan tertahan sementara. Pasalnya, jabatan ketua umum PSSI untuk saat ini diemban oleh Joko Driyono selaku wakil ketua umum dengan usia tertua, sebagaimana diamanatkan oleh statuta badan sepak bola internasional, FIFA.

Terlebih hasil kongres tahunan PSSI di Bali juga memutuskan bahwa belum ada permintaan untuk menggelar kongres luar biasa demi memilih ketua umum baru. (*)

#Kongres PSSI #Edy Rahmayadi #PSSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Yordania Respons soal Potensi Batal Lawan Timnas Indonesia, FIFA Matchday November 2026 Terancam Berubah
Federasi Sepak Bola Yordania memantau potensi batalnya laga melawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 di tengah situasi keamanan Timur Tengah.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Yordania Respons soal Potensi Batal Lawan Timnas Indonesia, FIFA Matchday November 2026 Terancam Berubah
Olahraga
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Liga sepak bola perempuan Tanah Air, Indonesia Women's League (IWL), telah resmi bergulir.
Yusuf Abdillah - Senin, 19 Oktober 2026
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Olahraga
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
FIFA mengusulkan peningkatan dana bantuan hingga 25 juta dolar AS atau sekitar Rp391 miliar untuk setiap asosiasi anggota.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
Olahraga
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
I.League mendorong penerapan sanksi yang lebih tegas untuk mencegah kericuhan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
Olahraga
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
AFC Awards 2026 resmi umumkan daftar nominasi. Indonesia lewat PSSI masuk nominasi AFC President's Recognition Award for Grassroots Football!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
Olahraga
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Demiane Agustien kini dikaitkan dengan naturalisasi timnas Indonesia. Wonderkid Arsenal ini punya garis keturunan Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Olahraga
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Sebanyak 10 pemain keturunan berpotensi dinaturalisasi timnas Indonesia. Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, sedang memantau sejumlah pemain.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Laga timnas Indonesia vs Yordania kini terancam batal. PSSI pun mulai mencari lawan pengganti pada November 2026 nanti.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Olahraga
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
PSSI siap turun tangan, termasuk mempertimbangkan kembali kebijakan larangan suporter tandang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
Bagikan