MerahPutih.com - Kondisi lalu lintas puncak arus balik dari timur Jawa menuju Jakarta sejak Selasa sore (24/3) hingga Rabu dini hari (25/3) terpantau terkendali.
Meski sempat terjadi peningkatan volume kendaraan pada siang hari, situasi dilaporkan melandai berkat rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara efektif.
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri (Dirgakkum Korlantas) Brigjen Faizal menyatakan kelancaran arus balik didukung oleh pemberlakuan skema one way nasional yang dibuka sejak Selasa siang.
“Jadi one way nasional dari Kalikangkung sampai dengan KM 70 (Cikampek) lancar,” katanya, kepada media, di Tol Cikampek, Rabu (25/3).
Baca juga:
20 Ribu Mobil Kurang Saldo e-toll Saat Mudik. Arus Balik Jangan Terulang, Amannya Isi Segini!
Masalah Bahu Jalan Jadi Penyebab Perlambatan
Faizal menegaskan sebetulnya tidak ada kemacetan atau perlambatan yang berarti di jalur utama. Meski demikian, dia menyoroti sejumlah kejadian di bahu jalan tol yang sempat memicu kepadatan lalu lintas.
“Ada perlambatan hanya pada saat ada hambatan samping, yaitu ada yang mogok, kemudian ada yang terlibat laka material, dan ada yang parkir-parkir di bahu jalan,” tuturnya
Berdasarkan pantauan, arus kendaraan sempat meningkat signifikan di Tol Cipali KM 188 dengan volume mencapai 5 ribu kendaraan per jam.
Namun, setelah dilakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan penutupan satu lajur, arus kendaraan kembali normal.
Baca juga:
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus
Untuk mengurai kepadatan jalur Cipularang, sempat dilakukan pengalihan arus ke Tol Fungsional Japek Selatan, sebelum akhirnya ditutup dini hari dan dialihkan sepenuhnya melalui Kalihurip menuju Cikampek.
Guna menjamin keamanan pengendara, Korlantas Polri menyiagakan personel di berbagai titik strategis. “Seluruh anggota pada malam hari ini melakukan kegiatan patroli di gerbang tol maupun di exit,” pungkas Faizal. (Knu)