Merahputih.com - Arsenal kini memasuki fase krusial dalam perburuan trofi sekaligus mulai menyusun strategi bursa transfer musim panas untuk mendatangkan Eduardo Camavinga dari Real Madrid.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta berambisi memperkuat kedalaman skuad demi menjaga konsistensi di level tertinggi kompetisi domestik dan Eropa.
Manuver Transfer Eduardo Camavinga
Real Madrid kabarnya bersedia melepas Eduardo Camavinga apabila menerima tawaran bernilai fantastis pada bursa transfer mendatang. Meski telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan sejak bergabung dari Rennes pada 2021, pemain asal Prancis itu hanya memulai 13 pertandingan liga sebagai starter musim ini.
Fleksibilitas Camavinga yang mampu bermain di berbagai posisi justru membuatnya jarang menjadi pilihan utama di starting XI Los Blancos.
Baca juga:
Perwakilan Camavinga dilaporkan telah menjalin komunikasi dengan Arsenal dan Liverpool untuk menjajaki peluang pindah ke Liga Inggris.
Di sisi lain, Real Madrid berencana mempromosikan talenta muda Thiago Pitarch dan membidik gelandang baru, yang semakin memicu spekulasi kepergian Camavinga.
Walaupun sang pemain sempat menyatakan keinginannya untuk bertahan, manajemen klub raksasa Spanyol tersebut tampaknya memiliki pertimbangan bisnis yang berbeda.
Liverpool Ikut Bersaing
Peluang besar untuk mengamankan jasa pemain asal Prancis itu pada jendela transfer musim panas mendatang juga datang dari Liverpool.
Informasi terkini menyebutkan bahwa manajemen Liverpool telah menerima sinyal positif untuk merealisasikan target jangka panjang yang sudah dipantau sejak lama.
Kritik Pedas dan Keretakan Hubungan
Situasi internal di Santiago Bernabeu kian memanas setelah staf pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, melontarkan kritik terbuka terhadap performa Camavinga.
Arbeloa secara gamblang menyalahkan sang gelandang atas kekalahan mengejutkan Real Madrid dari Mallorca akhir pekan lalu.
Baca juga:
Dayot Upamecano Gagal Cetak 'Gol Mudah' Lawan Real Madrid, Fans Bayern Munich Heboh
Kelalaian Camavinga dalam menjaga pergerakan lawan dituding menjadi penyebab utama lahirnya gol pembuka tim lawan.
Sentimen negatif dari tim pelatih ini memicu rumor bahwa Los Blancos siap melepas pemain kelahiran Angola tersebut. Padahal, Real Madrid mendatangkan Camavinga dari Rennes pada 2021 dengan mahar mencapai 35 juta poundsterling.
Meski kontraknya masih berlaku hingga 2029, posisi Camavinga dalam skema utama tim mulai terpinggirkan.
Peluang Emas Arne Slot
Manajer Liverpool, Arne Slot, melihat kondisi ini sebagai kesempatan emas untuk memperkuat kedalaman skuad The Reds. Liverpool memang menunjukkan minat konsisten terhadap Camavinga dalam beberapa tahun terakhir.
Catatan statistik menunjukkan bahwa Camavinga hanya bermain penuh selama 90 menit dalam enam pertandingan di seluruh kompetisi musim ini, sebuah angka yang menunjukkan penurunan status di skuad asuhan Madrid.
Keputusan Madrid untuk mempertimbangkan penjualan Camavinga muncul setelah klub ibu kota Spanyol tersebut sukses mengamankan jasa Trent Alexander-Arnold dari Liverpool musim lalu.
Kini, Liverpool berpotensi membalas pergerakan transfer tersebut dengan menarik Camavinga ke Anfield untuk mengisi pos lini tengah yang membutuhkan tenaga muda nan dinamis.