MerahPutih.com - Arsenal telah memulai pembicaraan langsung dengan Newcastle terkait kesepakatan untuk merekrut Bruno Guimaraes.
Pemain Brasil 28 tahun itu telah memberi tahu pihak Newcastle, bahwa ia berhasrat untuk bergabung dengan juara Premier League tersebut sebelum dimulainya musim baru.
Sebelumnya, segala pembicaraan dilakukan melalui perantara. Namun, Newcastle menegaskan bahwa gelandang tersebut tidak dijual.
Baca juga:
Arsenal dan Chelsea Ikut Buru Manu Kone, Manchester United Hadapi Persaingan Berat
Arsenal, melalui perwakilan-perwakilan tersebut, telah mengisyaratkan kesediaan mereka untuk membayar 60 juta poundsterling (Rp 1,4 triliun) demi memboyong mantan pemain Lyon itu.
Namun, The Magpies tetap teguh pada pendiriannya demi mendapatkan nilai transfer yang lebih tinggi.
Arsenal Gagal Datangkan Morgan Rogers Gara-gara Chelsea
Hal ini terjadi setelah Arsenal kalah bersaing dengan rival mereka di Premier League, Chelsea, dalam upaya mendatangkan Morgan Rogers.
The Gunners telah melakukan pembicaraan dengan Aston Villa sejak akhir musim. Namun, mereka enggan mendekati angka permintaan sebesar 117 juta poundsterling (Rp 2,8 triliun). Nilai tersebut dengan cepat disanggupi Chelsea untuk merampungkan kesepakatan.
Arsenal pun berupaya memperkuat lini tengah dan sektor sayap mereka pada musim panas ini.
Upaya mendatangkan Mateus Fernandes, yang akhirnya bergabung dengan Tottenham, sempat dipertimbangkan. Namun, lagi-lagi harga yang diminta sebesar 85 juta poundsterling (Rp 2 triliun) dinilai terlalu tinggi bagi klub tersebut.
Baca juga:
Enzo Fernandez Isyaratkan tak Bahagia di Chelsea, Kirim Sinyal Buat Real Madrid?
Alex Scott dari Bournemouth juga sempat masuk dalam pertimbangan, meskipun pihak klub bertekad untuk mempertahankan sang gelandang tersebut. Kabarnya, ia telah menolak tawaran kontrak baru pekan ini.
Arsenal juga telah menyepakati transfer senilai 34 juta poundsterling (Rp 815 miliar) untuk mendatangkan pemain sayap Club Brugge, Christos Tzolis.
Mantan pemain Norwich tersebut berada di London pekan ini untuk menjalani tes medis, sebelum merampungkan kepindahannya. (sof)

