MerahPutih.com - Pelatih Liverpool, Arne Slot akan mengandalkan pemain mudanya Rio Ngumoha dalam upaya The Reds membalikkan keadaan versus (vs) Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026. Liverpool dalam posisi tertinggal agregat 0-2 setelah kalah di Parc des Princes, Paris, Kamis (9/4).
Liverpool akan gantian menjamu PSG di Anfield pada Rabu (15/4) dini hari WIB.
"Ya, saya pikir dia siap," kata Slot di laman klub.
Hal ini disampaikan Slot setelah Rio Ngumoha tampil sebagai starter dan mencetak satu gol saat membantu The Reds mengalahkan Fulham dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-32 Liga Inggris di Anfield, Sabtu.
Itu merupakan kali kedua Rio Ngumoha tampil sebagai starter di liga. Sekaligus menjadi laga keenam ia tampil secara beruntun di liga.
Baca juga:
Adapun gol yang dibuat menjadi yang kedua bersama The Reds musim ini dari 23 penampilannya di semua kompetisi.
Perkembangannya di Liverpool terus menanjak setelah debutnya yang diakhiri gol kemenangan dalam laga tandang melawan Newcastle United dengan skor 3-2.
Dengan penampilan Rio akhir-akhir ini, Slot mengatakan pemain muda 17 tahun itu akan menjadi bagian dalam misi membalikkan keadaan melawan PSG di Anfield.
Kendati demikian, turun sebagai starter belum menjadi jaminan untuk Rio pada laga nanti, karena menurut Slot pemain semuda Rio biasanya masih belum tampil konsisten di setiap pertandingan.
"Sekarang pertanyaannya tentu: apakah dia bisa melakukan hal yang sama dua hari kemudian? Itu pertanyaan lain. Tapi apakah dia mampu bermain dan tampil di level itu? Ya. Saya memainkannya karena saya melihatnya sebagai salah satu pemain yang kami miliki," ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
"Bukan seperti di awal musim ketika dia masih pemain muda yang hanya mencari pengalaman bersama tim utama. Sekarang dia adalah pemain yang bisa saya pilih untuk pertandingan apa pun. Jadi, termasuk untuk laga hari Selasa (waktu setempat vs PSG)," tambah dia.
"Namun secara umum, bukan hanya untuk Selasa, mengharapkan pemain berusia 17 tahun bisa bermain tiga pertandingan dalam enam hari itu bisa dipertanyakan apakah realistis," lanjut dia.