Aransemen Baru Bakal Dihadirkan 5 Musisi Dalam Tur SAMA SAMA

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 April 2025
Aransemen Baru Bakal Dihadirkan 5 Musisi Dalam Tur SAMA SAMA

'Tur SAMA SAMA' menghadirkan lima musisi tanah air. (Foto: dok/tur sama sama)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lima musisi Indonesia akan bersatu dalam sebuah tur kolaborasi bertajuk Tur SAMA SAMA. Untuk pertama kalinya, kelima musisi ini meramu pertunjukan yang inovatif lintas-generasi dan genre.

Tiga Dua Satu, tur ini akan digelar di empat kota sepanjang Mei 2025. Tur SAMA SAMA menghadirkan pertunjukan musik yang lahir dari interaksi kreatif dan kolaborasi artistik berbagai bidang.

Menghadirkan format dinamis dari solo, duet, trio, hingga kuintet. Para musikus yang terlibat tidak hanya akan membawakan lagu masing-masing, namun juga akan saling bertukar lagu dan mengeksplorasi berbagai aransemen baru yang dikaryakan khusus untuk Tur SAMA SAMA. Dengan durasi 2,5 jam di setiap kotanya, penonton akan disuguhkan pengalaman yang penuh kejutan dan tidak terlupakan.

Tulus menyampaikan bahwa proses kreatif tur ini sangat menarik. Dia sangat bersyukur dengan munculnya ide tur ini dan berharap semoga dapat menjadi suguhan yang berkesan bagi penonton.

Baca juga:

Naik Roket New Shepard Blue Origin, Katy Perry Jadi Musisi Perempuan Pertama yang Terbang ke Luar Angkasa

"Aku merasa senang bissas tampil bersama dengan teman-teman musikus dan membawakan lagu-lagu yang kerap kudengarkan sehari-hari," ucapnya.

Proses kolaborasi dalam tur ini menjadi pengalaman yang sangat personal dan reflektif bagi beberapa musisi, salah satunya Kunto Aji.

Terbiasa berkarya secara individual, menulis dan mengaransemen sendiri, ia merasa bahwa kolaborasi ini membuka ruang baru untuk belajar lebih terbuka.

"Makna “SAMA SAMA” bukan sekadar berada di tempat yang sama atau memiliki tujuan serupa, tapi tentang bagaimana setiap individu menurunkan ego, menyatu dalam satu harmoni," jelasnya.

Di bawah arahan kreatif sutradara Nuya dan Farras dari Jakarta Movin, Yoseph Sitompul dan Enrico Octaviano sebagai pengarah musik, pertunjukan ini dikemas untuk menciptakan momen-momen berkesan yang menyatukan keindahan tatanan, alur, visual, dengan kekuatan aransemen musik.

Mereka mengolaborasikan identitas artistik antar-musisi untuk saling mengisi menjadi suatu bentuk artistik baru yang dapat mendukung dinamika panggung Tur SAMA SAMA.

Tur akan dimulai dari Bandung pada 4 Mei 2025 di Eldorado Dome, dilanjutkan dengan Surabaya pada 11 Mei 2025 di Jatim Expo, lalu Yogyakarta pada 17 Mei 2025 di Grand Pacific, dan ditutup dengan kota Bogor pada 24 Mei 2025 di Sentul International Convention Center (SICC). (Far)

#Musisi #Konser #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan