Apple Tunda Pengembangan iOS 18 dan Fokus Hadirkan Sistem Operasi Kualitas Tinggi
Apple tunda pengembangan fitur baru untuk iOS 18 dan perbaiki 'bug'. (Foto: Unsplash/Sebastian Bednarek)
APPLE menggandakan upayanya dalam meningkatkan kualitas perangkat lunak atau sistem operasi (OS) iOS, macOS, dan watchOS secara keseluruhan.
Menurut laporan baru dari Bloomberg, Selasa (7/11), Apple menghentikan sementara pengembangan fitur baru untuk iOS 18, macOS 15, dan watchOS 11 minggu lalu untuk memperbaiki bug pada OS yang akan hadir itu. Keputusan tersebut juga dikatakan berdampak pada visionOS.
Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple ingin menyelesaikan versi pertama iOS 18, macOS 15, dan watchOS 11 tahun depan. Namun, saat meninjau pembaruan tersebut, tim darri Apple menemukan sejumlah bug yang tidak normal.
Baca juga:
Apple Pangkas Fitur EyeSight untuk Tekan Harga Headset Vision Pro
Laporan tersebut menjelaskan bahwa pengembangan terbaru dari Apple untuk perangkat lunak yang akan hadir tahun depan 'belum berjalan semulus' yang diinginkan perusahaan. Oleh karena itu, para eksekutif yang bertanggung jawab atas upaya pengembangan perangkat lunak Apple mengatakan kepada tim untuk menghentikan semua pengembangan fitur baru selama satu minggu untuk memperbaiki bug.
Dikutip dari 9to5Mac, Selasa (7/11), biasanya setelah menyelesaikan rilis pertama dari pembaruan sebuah perangkat lunak, para insinyur Apple akan segera mulai mengerjakan pembaruan yang akan datang. Namun tahun ini, perusahaan menunda dimulainya pekerjaan pada OS yang akan datang untuk fokus pada pembersihan berbagai bug.
“Dengan ribuan karyawan Apple yang bekerja pada berbagai sistem operasi dan perangkat (yang harus bekerja sama secara lancar), agar gangguan mudah ditemukan. Ini adalah masalah ketika 10.000 orang mengetik kode dan membedah sistem operasi sepenuhnya,” kata salah satu orang dari Apple yang mengetahui situasi tersebut, seperti dikutip 9to5Mac.
Baca juga:
'Scary Fast', Event Virtual Spesial Apple di Penghujung Oktober 2023
Apple dilaporkan menerapkan jeda satu minggu pada pengembangan fitur baru pada Senin (30/10), dan akan dicabut pada minggu ini.
Laporan Bloomberg itu juga memberikan gambaran besar tentang bagaimana Craig Federighi, kepala rekayasa perangkat lunak Apple, berupaya meningkatkan kualitas perangkat lunak selama bertahun-tahun.
Pada 2019, Federighi merombak cara Apple mengembangkan perangkat lunak dalam upaya lebih lanjut untuk mencegah masalah. Dalam pendekatan ini, setiap fitur harus diaktifkan secara manual, melalui proses yang disebut feature flags, sehingga memungkinkan karyawan penguji untuk mengisolasi dampak sebuah gangguan pada keseluruhan sistem dan memperrbaikinya. (kna)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Adu Kamera Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro: Mana yang Lebih Gahar?
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Jadi HP Lipat Pertama di 2026, OPPO Find N6 Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.000 mAh
OPPO Reno 15 Hadir dengan Sentuhan Baru, Bakal Punya Varian Warna Starry Pink
Vivo X300 Ultra Sudah Dapat Sertifikasi EEC, Sinyal Peluncuran Makin Dekat?
Xiaomi 17 Ultra Sudah Raih Sertifikasi Global, Siap Meluncur Lewat Baterai 6.000mAh
Rilis Sebentar Lagi, Spesifikasi OPPO Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Mini Terungkap
OPPO Find X9 Ultra Dipastikan Bawa Kamera Ganda 200MP, Meluncur Tahun Depan!