Merahputih.com - Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu mengamuk lantaran belum mendapatkan kamar perawatan. Peristiwa itu terjadi Selasa (22/6) dan viral di media sosial.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengaku pihaknya juga sudah menanyakan insiden ini kepada pihak puskesmas setempat.
Baca Juga
Dikabarkan Dirut Pasar Jaya Positif Corona, Wagub DKI: Ya Informasinya Begitu
"Sehubungan dengan pasien COVID-19 di RSUD Pasar Minggu yang mengamuk, itu benar menurut pernyataan dari kepala Puskesmas Kecamatan. Saat itu saya meminta informasi dan beliau menjawab betul," ungkap Bambang melalui keterangan video, Kamis (24/6).
Akibat amukan pasien itu, pakaian APD dua orang dokter yang sempat menenangkan robek. Akhirnya dua orang satpam ikut membantunya. "Akhirnya ditahan oleh dokter dan dokter yang memakai APD pun hingga sobek bajunya," ujarnya.
Namun saat menolong menenangkan pasien, kedua anggota satpam tersebut tidak mengenakan baju APD. Akibatnya, mereka pun terkonfirmasi positif COVID-19.
"Satpam saat itu tidak menggunakan APD. Menurut informasi kepala Puskesmas satpam itu sudah terpapar COVID-19," jelasnya.
Baca Juga
Petugas Medis RSUD Koja Belum Terima Insentif Selama 5 Bulan
Disinggung mengenai pasien yang sempat mengamuk, Bambang belum bisa memastikan telah mendapatkan kamar atau dirujuk ke RS lain. "Apakah pasien itu dirawat di RSUD atau tidak kita belum mengetahui dengan pasti," jawabnya. (Knu)

