Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Angkatan Udara AS Latihan Perang dengan Robot Anjing

Leonard Leonard - Jumat, 11 September 2020
Angkatan Udara AS Latihan Perang dengan Robot Anjing

Bagian dari eksperimen teknologi terbesar militer AS. (Foto: businessinsider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUNCUL dari pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat, robot anjing berkaki empat berlari ke lapangan udara di Gurun Mojave, AS. Robot tersebut ikut berpartisipasi dalam latihan perang.

Dilansir laman CNN, latihan yang dilakukan minggu lalu ini bukanlah sebuah set film. Ini merupakan salah satu eksperimen teknologi tinggi terbesar militer AS.

Baca juga:

Ketika Algoritme AI mengalahkan Pilot Pesawat Tempur

1
Lebih dulu diturunkan mengendus segala bentuk ancaman. (Foto: whdh)

Terbang menuju landasan udara musuh menggunakan pesawat Angkatan Udara C-130, anjing-anjing robot itu dikirim ke luar pesawat untuk mencari bentuk ancaman sebelum manusia menjadi korbannya, demikian menurut rilis berita Angkatan Udara AS.

Anjing tersebut merupakan salah satu program Sistem Manajemen Pertempuran Lanjutan (ABMS). Robot tersebut menggunakan kecerdasan buatan dan analitik data cepat untuk mendeteksi dan melawan ancaman terhadap aset militer AS di angkasa luar.

Will Roper, asisten sekretaris Angkatan Udara untuk akuisisi, teknologi, dan logistik, mengatakan di medan perang masa depan, tentara akan menghadapi serangkaian informasi yang bikin pusing. Perlu mengandalkan sintesis data yang dilakukan dalam nanodetik untuk bertarung secara efektif.

"Menilai data sebagai sumber daya perang penting, yang tidak kalah pentingnya dari bahan bakar jet atau satelit, adalah kunci untuk peperangan generasi berikutnya," kata Roper.

Latihan ABMS terbaru, dari tanggal 31 Agustus hingga 3 September, melibatkan setiap cabang militer AS, termasuk Penjaga Pantai. Ditambah lusinan tim dari industri, dan menggunakan 30 lokasi di seluruh negeri.

Pangkalan Angkatan Udara Nellis di Nevada adalah salah satunya, dan di situlah robot anjing masuk ke dalam Latihan gabungan.

"Anjing-anjing itu memberi kami kondisi secara visual tentang daerah itu, sambil menjaga agar pembela kami lebih dekat ke pesawat," kata Sersan Lee Boston, anggota Devil Raiders, nama panggilan untuk Grup Respons Kontingensi 621 Angkatan Udara.

Baca juga:

Angkatan Udara AS Rilis Gambar Prototipe Pesawat B-21 Stealth Bomber

2
Menggunakan kecerdasan buatan dan analitik data cepat. (Foto: cnn)

Anjing-anjing itu disebut Vision 60 UGVs, atau "kendaraan darat tak berawak otonom" oleh pabrikan mereka, Ghost Robotics of Philadelphia.

Ini memuji kemampuan mereka untuk beroperasi di medan atau lingkungan apa pun sambil beradaptasi dengan membawa berbagai sensor dan radio, untuk robot anjing, platform yang cukup sederhana.

"Prinsip desain inti untuk robot berkaki kami adalah mengurangi kompleksitas mekanis jika dibandingkan dengan robot berkaki lainnya, dan bahkan UGV beroda tradisional," kata situs web perusahaan Ghost Robotic of Philadelphia.

Robot tersebut diperkirakan akan menjadi komponen penting pada masa depan militer AS. (lgi)

Baca juga:

Pertama, Bandara Internasional Dubai Gunakan Jasa Anjing Pelacak Virus Corona

#Teknologi #Angkatan Udara #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Indonesia
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (30/7) dini hari waktu Teheran.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Xiaomi 18 sudah mengantongi sertifikasi EEC. Peluncuran global HP tersebut diprediksi lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Tekno
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra dilaporkan cepat panas usai update Juli 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Tekno
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Harga Redmi Note 17 Series global kini bocor. Untuk varian Pro Max, harganya dibanderol Rp 12,2 juta.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Indonesia
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Amerika Serikat akan memberlakukan tarif baru hingga 12,5% terhadap barang dari 60 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Bagikan