Antisipasi Penyebaran COVID-19, PT KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Social Distancing

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 Maret 2020
Antisipasi Penyebaran COVID-19, PT KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Social Distancing

Stasiun Cirebon (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menerapkan social distancing sebagai langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan stasiun. Social distancing merupakan konsep mengatur jarak minimal satu meter antar orang di area pelayanan publik dengan menempelkan stiker panduan jarak.

“Program ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi pencegahan virus corona di area publik lingkungan stasiun,” ungkap Manager Humasda PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif di Cirebon, Kamis (19/3).

aca Juga:

Resmikan KA Bandara di Solo, Menhub Budi Karya Sebut Borobudur Faktor Utamanya

Penempelan stiker tersebut, dilakukan di area pelayanan loket dan area boarding pass stasiun dengan memberikan garis marka untuk mengatur jarak para penumpang KA.

“Penerapan program social distancing kami laksanakan di stasiun-stasiun keberangkatan penumpang di wilayah Daop 3 Cirebon, diantaranya Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Brebes, Jatibarang, dan Hargeulis,” jelasnya.

Penumpang KA di Daop 3 mengalami kenaikan selama Natal dan Tahun Baru
Penumpang KA di Daop 3 Cirebon (MP/Mauritz)

PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang maupun calon penumpang KA atas ketidaknyamanan tersebut di area stasiun.

“Kami himbau juga agar para penumpang maupun calon penumpang KA disiplin mengikuti program yang telah dilaksanakan, agar dapat meminimalisir potensi penularan virus corona dan menjaga kenyamanan publik di tengah kondisi pandemi seperti ini,” ujar Luqman.

Baca Juga:

Atasi Kemacetan, Jasa Marga Terapkan Contraflow di Tol Japek KM 65-47 Arah Jakarta

Selain program social distancing, Daop 3 Cirebon juga telah melakukan upaya lainnya untuk antisipasi pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan stasiun, diantaranya menyediakan hand sanitizer di titik keramaian stasiun, penyemprotan cairan disinfektan di rangkaian KA dan lingkungan stasiun tiap harinya, pemeriksaan suhu tubuh penumpang KA dengan thermo gun di pelayanan boarding pass stasiun, serta pemakaian alat pelindung diri para petugas KA yang sedang berdinas.

Berita ini merupakan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan