Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca
Pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. (Foto: Dok. BPBD DKI)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi.
Bencana hidrometeorologi berupa banjir, Tanah longsor, puting beliung, gelombang pasang, dan kekeringan.
Ketua Subkelompok Urusan Pengendalian dan Operasi, Muhamad Thoufiq Hidayatuloh selalu Perwira Lapangan OMC, pelaksanaan kali ini merupakan hari ke 3 Operasi Modifikasi Cuaca.
Ia melanjutkan, pada hari ini, pesawat Britten Norman BN2T - PK WMN melakukan penerbangan dengan membawa 800 kg NaCl untuk penyemaian awan di area radian 270-360° dan jarak 40-70 Nm dari Selat Sunda. Misi ini bertujuan untuk mengurangi intensitas hujan dan mencegah banjir di wilayah Jabodetabek.
Baca juga:
Bencana Hidrometeorologi di Sukabumi Disebut Karena Banyak Hutan Gundul Bahkan Terlantar
"Hari ini rencananya akan dilaksanakan 3 sortie atau 3 kali penerbangan dengan load yang sama 800 kg NaCl setiap penerbangannya," kata Muhamad Thoufiq Hidayatuloh kepada MerahPutih.com, Minggu (15/12).
BPBD DKI mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem selama operasi berlangsung. Dengan mengurangi aktivitas di sekitar kali, sungai, waduk, dan danau. Mengawasi anak-anak agar tidak bermain atau berenang di area tersebut.
Lalu memantau potensi longsor di bantaran sungai dan menghindari area yang retak. Berlindung di tempat aman saat terjadi angin kencang atau petir.
Warga juga dapat melaporkan kejadian darurat melalui layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi 24 jam. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari
Pramono Anung Instruksikan Operasi Modifikasi Cuaca Mulai Hari Ini