Antisipasi Banjir, Kali Sentiong Dikeruk

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 13 Desember 2020
Antisipasi Banjir, Kali Sentiong Dikeruk

Gerebek lumpur kali Sentiong, Jakarta Pusat, Minggu (13/12). Foto: MP/Humas Pemprov Jakarta Pusat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi kembali meninjau pelaksanaan kerja bakti gerebek lumpur di Kali Sentiong, Johar Baru, Minggu (13/12).

Irwandi ingin memastikan target yang diberikan di salah satu titik prioritas penanganan banjir di Jakarta Pusat ini bisa dipenuhi.

Baca Juga

Jalur Puncak Bakal Ditutup Saat Tahun Baru, Ini Kata Polisi

“Kemarin beberapa kali hujan air mengalir dengan lancar,” ujarnya.

Irwandi menjabarkan pengamatannya. “Awalnya kan ada seperti pulau itu di kali, tumpukan sedimen lumpur, sekarang sudah tidak ada,” lanjutnya.

Pelaksanaan gerebek lumpur di lokasi ini melibatkan setidaknya 100 orang petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air, Suku Dinas Linkungan Hidup dan PPSU Kelurahan di Kecamatan Johar Baru.

Dari sisi perlengkapan, terlihat ada dua buah ekskavator amfibi, satu buah ekskavator long arm dan sekurangnya sepuluh buah truk pengangkut lumpur.

“Sepertinya dalam lima tahun terakhir, ini pekerjaan terbesar dan terlama yang kita lakukan di sini ya,” ungkap Irwandi.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi kembali meninjau pelaksanaan kerja bakti gerebek lumpur di Kali Sentiong, Johar Baru, Minggu (13/12).
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi kembali meninjau pelaksanaan kerja bakti gerebek lumpur di Kali Sentiong, Johar Baru, Minggu (13/12). Foto: Humas Jakpus

Plh Wali Kota juga optimis dengan pencapaian sejauh ini. “Kalau dihitung-hitung mengerjakan (pengerukan) Kali Sentiong ini memang bisa satu sampai dua tahun,” ujar Irwandi.

Menurut Irwandi, efektivitas gerebek lumpur ini bisa dilihat pada saat hujan turun.

“Bukannya kita nantang hujan ya, tapi saya berharap hujan besar untuk tes, dari situ nanti keliatan apakah aliran air sudah baik,” sebut Irwandi yang mengenakan kaos olah raga ini.

Plh Wali Kota Jakpus meminta warga untuk sama-sama ambil bagian dalam penanganan banjir. Bagi warga yang tinggal di bantaran kali diharapkan kesadarannya untuk tidak membuang sampah ke kali.

Irwandi juga memerintahkan jajaran di wilayah tersebut untuk melakukan patroli dan penindakan bagi warga yang ketahuan membuang sampah ke kali. (Knu)

Baca Juga

Bakamla Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna Utara

#Banjir #Banjir Jakarta #Jakarta Pusat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Indonesia
Akhirnya, Akses Jalan Lematang Cideng Jakarta Pusat Dibuka Setelah 15 Tahun Diportal
Akses Jalan Lematang RW 02, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat dibuka kembali setelah 15 tahun tertutup pagar.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Akhirnya, Akses Jalan Lematang Cideng Jakarta Pusat Dibuka Setelah 15 Tahun Diportal
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Bagikan