Angka Kemiskinan di Indonesia Capai 23,85 Juta Orang, Prabowo Langsung Keluarkan Jurus

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 25 Juli 2025
Angka Kemiskinan di Indonesia Capai 23,85 Juta Orang, Prabowo Langsung Keluarkan Jurus

Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto: Dok/Kemensetneg

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ISTANA Negara angkat suara terrkait dengan masih tingginya angka kemiskinan di Indonesia yang mencapai 23,85 juta orang. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah tengah menekan angka kemiskinan hingga sekecil mungkin.

"Pemerintah masih mau terus kerja keras supaya tercapai target sekecil-kecilnya untuk saudara-saudara kita itu yang tertinggal di garis kemiskinan ekstrem," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jumat (25/7).

Prasetyo menambahkan upaya menanggulangi kemiskinan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Peran dunia usaha dan masyarakat umum juga sangat dibutuhkan. "Teman-teman di dunia usaha juga berperan penting, masyarakat pun berperan penting, edukasi juga penting," tegasnya.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan jurus terpadu untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia. Prasetyo Hadi mengungkapkan ada empat program strategis yang saling terhubung dan diharapkan berdampak langsung pada pengurangan kemiskinan, termasuk menciptakan lapangan kerja.

Baca juga:

Penduduk Miskin Ekstrem Sebanyak 2,38 Juta, Garis Kemiskinan Rp 609.160 Per Kapita Per Bulan


Program pertama yang disiapkan pemerintah yakni penyusunan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini akan menjadi acuan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Langkah kedua yakni program Makan Bergizi Gratis yang menyasar anak-anak, tapi juga diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Prasetyo menjelaskan masyarakat miskin ataupun yang kehilangan pekerjaan bisa turut terlibat dalam rantai pasok program ini sehingga mereka berkesempatan meningkatkan kualitas hidup melalui pekerjaan. "Ini memang yang kami dorong masuk ke sana," jelas politikus Gerindra ini.

Program ketiga yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pemerintah berharap koperasi ini mampu menggerakkan ekonomi dari tingkat desa sekaligus membuka peluang usaha baru. "Dengan adanya koperasi, kita berharap ekonomi bergerak di desa masing-masing. Kami harapkan itu muncul," jelasnya.

Terakhir, Prabowo juga mempercepat program penghiliran yang diyakini akan menciptakan banyak lapangan kerja dari penambahan nilai komoditas mentah di dalam negeri. "Ini harapannya akan membuka lapangan-lapangan pekerjaan baru," tutup Prasetyo.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin mencapai 23,85 juta orang atau setara 8,47 persen dari total populasi. Jumlah penduduk miskin ekstrem bahkan turun menjadi hanya 2,38 juta orang atau 0,85 persen.(knu)

Baca juga:

Penduduk Miskin Ekstrem Sebanyak 2,38 Juta, Garis Kemiskinan Rp 609.160 Per Kapita Per Bulan




#Angka Kemiskinan #Prabowo #Mensesneg
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - 2 jam, 4 menit lalu
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Realisasi program bedah rumah memperhatikan aspek pemerataan di seluruh wilayah Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Kepentingan negara harus ditempatkan di atas hubungan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Bagikan