Andrew Mountbatten-Windsor Gugat Kepolisian Inggris, Pertanyakan Keabsahan Penangkapan dalam Kasus Epstein

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Andrew Mountbatten-Windsor Gugat Kepolisian Inggris, Pertanyakan Keabsahan Penangkapan dalam Kasus Epstein

Andrew Mountbatten-Windsor.(foto: Westminster abbey.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ANDREW Mountbatten-Windsor melayangkan gugatan hukum terhadap kepolisian Inggris atas penangkapannya awal tahun. Adik Raja Charles itu mencurigai kepolisian melakukan pelanggaran jabatan publik setelah terkuaknya dokumen-dokumen Epstein (Epstein Files) di Amerika Serikat.

Seperti dilansir CNN, Mountbatten-Windsor, 66, telah meminta hakim untuk menentukan apakah tindakan Kepolisian Thames Valley terhadap dirinya awal tahun ini sah secara hukum. Perkembangan kasus ini pertama kali dilaporkan surat kabar Inggris The Telegraph, Minggu (4/10). Mountbatten-Windsor telah mengajukan peninjauan kembali secara hukum (judicial review) terkait dengan surat perintah penggeledahan yang dieksekusi di kediamannya di Sandringham Estate dan bekas kediamannya di Royal Lodge, Windsor.

Masa persidangan di pengadilan akan digelar pada Kamis (8/10)

Sementara itu, Kepolisian Thames Valley mengonfirmasi bahwa pihak mereka sedang terlibat dalam proses hukum terkait surat perintah yang sebelumnya diperoleh dari Central Criminal Court. Namun, mereka tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama proses hukum masih berjalan.

Baca juga:

Raja Charles Cabut Gelar Kebangsawanan Adiknya Pangeran Andrew Imbas Skandal Seks


Bantah Tuduhan



Mantan Duke of York tersebut menjadi anggota senior keluarga kerajaan pertama dalam beberapa abad terakhir yang ditangkap pada Februari lalu. Penangkapan itu menjadi sebuah perkembangan luar biasa dalam skandal bertahun-tahun atas hubungannya dengan almarhum pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Hubungan itu merusak reputasinya dan menyeret keluarga kerajaan ke dalam krisis.

Ia ditahan oleh polisi pada hari ulang tahunnya yang ke-66 di kediaman barunya di area perkebunan Sandringham milik kakaknya di Norfolk, Inggris Timur, pada 19 Februari. Ia dibawa ke kantor polisi Aylsham, tempat ia diperiksa selama hampir 12 jam sebelum akhirnya dibebaskan dalam status masih dalam penyelidikan. Tidak ada dakwaan yang diajukan. Polisi menyatakan penyelidikan mereka masih terus berlangsung.

Penangkapan Mountbatten-Windsor dilakukan setelah kepolisian menyatakan sedang menilai apakah mantan pangeran tersebut telah membagikan informasi rahasia kepada Epstein selama satu dekade menjabat utusan perdagangan Inggris.

Mountbatten-Windsor membantah keras seluruh tuduhan pelanggaran dalam hubungannya dengan Epstein, serta membantah telah mengambil keuntungan pribadi dari perannya sebagai utusan perdagangan. Ia mengundurkan diri dari tugas resmi kerajaan pada 2019 setelah wawancara bencana dengan BBC mengenai persahabatannya dengan Epstein. Namun, pemberitaan terkait almarhum miliarder tersebut terus menghantui sang bangsawan yang tercoreng namanya itu.

Pada 2025, Raja Charles akhirnya mencabut gelar pangeran adiknya tersebut. Pencabutan itu merupakan buntut kecaman publik setelah penerbitan memoar anumerta oleh Virginia Giuffre, seorang pelapor utama Epstein yang mengklaim bahwa Mountbatten-Windsor telah melakukan kekerasan seksual terhadapnya saat ia masih remaja.

Giuffre, yang diklaim sang mantan pangeran tidak pernah ditemui, meninggal karena bunuh diri pada April 2025 di usia 41 tahun. Selain membantah semua tuduhan terhadap dirinya, Mountbatten-Windsor sebelumnya juga menegaskan bahwa ia tidak pernah menyaksikan atau mencurigai perilaku apa pun yang dituduhkan kepada Epstein.(dwi)

Baca juga:

Penampilan Perdana Pangeran Andrew Sejak Skandal Seksnya

#Kerajaan Inggris #Pangeran Andrew #Raja Charles Iii
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Andrew Mountbatten-Windsor Gugat Kepolisian Inggris, Pertanyakan Keabsahan Penangkapan dalam Kasus Epstein
Mountbatten-Windsor, 66, telah meminta hakim untuk menentukan apakah tindakan Kepolisian Thames Valley terhadap dirinya awal tahun ini sah secara hukum.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Andrew Mountbatten-Windsor Gugat Kepolisian Inggris, Pertanyakan Keabsahan Penangkapan dalam Kasus Epstein
Dunia
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ngamuk, Fotografer Menerobos Sekolah untuk Memotret Archie dan Lilibet
Menuduh seorang fotografer internasional melakukan tindakan yang sangat urakan karena mengintip ke dalam area sekolah anak-anak mereka.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ngamuk, Fotografer Menerobos Sekolah untuk Memotret Archie dan Lilibet
Dunia
Prince George Mulai Sekolah di Eton College, Ikuti Jejak Pangeran William dan Harry
Prince George resmi memulai pendidikan di Eton College pada usia 13 tahun. Ia mengikuti jejak Pangeran William dan Pangeran Harry di sekolah bergengsi Inggris tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Prince George Mulai Sekolah di Eton College, Ikuti Jejak Pangeran William dan Harry
Dunia
Kembali Tinggal di Inggris, Pangeran Harry Tunggu Keluarga Kerajaan Minta Maaf Duluan
Kepulangan Duke of Sussex Pangeran Harry dan keluarganya ke Inggris tidak serta-merta mencairkan hubungan dengan keluarga kerajaan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Kembali Tinggal di Inggris, Pangeran Harry Tunggu Keluarga Kerajaan Minta Maaf Duluan
Dunia
6 Tahun Pengasingan Diri Pangeran Harry-Megan Markle Berakhir, Kini Menetap Lagi di Inggris
Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali tinggal di Inggris bersama Archie dan Lilibeth setelah enam tahun di AS.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
6 Tahun Pengasingan Diri Pangeran Harry-Megan Markle Berakhir, Kini Menetap Lagi di Inggris
Dunia
Adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor Ditangkap Polisi Inggris
Adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor, ditangkap polisi Inggris atas dugaan pelanggaran jabatan publik terkait kasus Epstein.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor Ditangkap Polisi Inggris
Indonesia
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Inggris berkomitmen membantu Indonesia melestarikan ekosistem di 57 taman nasional. Komitmen ini disampaikan saat Presiden Prabowo bertemu Raja Charles III di London.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Indonesia
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo tiba di London untuk membahas kerja sama strategis RI–Inggris di bidang ekonomi dan maritim, bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Indonesia
Presiden Prabowo Akan Bertemu PM Inggris, Juga Raja Charles III Bahas Pelestarian Alam dan Lingkungan Sebelum ke Swiss
Prabowo bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (18/1).
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Presiden Prabowo Akan Bertemu PM Inggris, Juga Raja Charles III Bahas Pelestarian Alam dan Lingkungan Sebelum ke Swiss
Dunia
Raja Charles Cabut Gelar Kebangsawanan Adiknya Pangeran Andrew Imbas Skandal Seks
Istana Buckingham mengumumkan Pangeran Andrew, adik Raja Charles III, secara resmi kehilangan seluruh gelar kehormatan kerajaan dan akan meninggalkan kediaman resminya di Royal Lodge, Windsor.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Oktober 2025
Raja Charles Cabut Gelar Kebangsawanan Adiknya Pangeran Andrew Imbas Skandal Seks
Bagikan