Analisis Taktik Juventus pada Debut Cristiano Ronaldo

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 20 Agustus 2018
Analisis Taktik Juventus pada Debut Cristiano Ronaldo

Aksi Cristiano Ronaldo pada debut bersama Juventus melawan Chievo Verona di Serie A. Foto: Zimbio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cristiano Ronaldo membuka lembaran baru dalam kariernya setelah menjalani laga debut bersama Juventus. Pada laga tersebut, terdapat perbedaan dalam taktik I Bianconeri.

Juventus nyaris menelan kekalahan pada laga debut Cristiano Ronaldo. Dalam lawatan ke markas Chievo di Stadion Marc Antonio Bentegodi pada Sabtu (18/8) itu, drama lima gol terjadi dengan kemenangan 3-2 untuk I Bianconeri.

Dalam pertandingan tersebut, Juventus tampil dengan formasi 4-2-3-1. Cristiano Ronaldo menjadi ujung tombak di depan trio Juan Cuadrado, Paulo Dybala, dan Douglas Costa.

Keputusan pelatih Massimiliano Allegri memasang Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak Juventus terasa mengejutkan. Apalagi, Allegri sempat mengisyaratkan Ronaldo tidak akan menjadi penyerang utama.

Massimiliano Allegri. Foto: @juventusfc

Akan tetapi, justru di sini letak keunikan peran Cristiano Ronaldo di Juventus. Alih-alih menjadi penyerang tengah klasik seperti Gonzalo Higuain, kapten timnas Portugal itu justru mengingatkan akan sosok Mirko Vucinic.

Seperti Vucinic yang kerap turun mencari bola, Cristiano Ronaldo pun tidak sekadar menunggu umpan di depan. Kombinasi Ronaldo dan Paulo Dybala seperti Vucinic ketika berpartner dengan Francesco Totti di AS Roma atau Sebastian Giovinco di Juventus.

Dalam pola 4-2-3-1, keempat penyerang Juventus saling bertukar posisi untuk mencari tempat terbaik. Sayang, strategi tersebut belum berjalan dengan baik saat menghadapi Chievo.

Wajar, Cristiano Ronaldo baru sekitar satu pekan berlatih dengan para pemain Juventus lainnya. Namun, kombinasi para penyerang I Bianconeri cukup memberikan ancaman.

Cristiano Ronaldo. Foto: @juventusfc

Perubahan pada babak kedua terjadi ketika Allegri memainkan Mario Mandzukic. Saat itu, Cristiano Ronaldo digeser ke posisi aslinya sebagai penyerang sayap kiri.

Meski begitu, pada prakteknya lagi-lagi Cristiano Ronaldo dan Mandzukic bergantian posisi. Penyerang berusia 33 tahun itu juga terlihat menikmati bermain dari sayap kiri.

Situasi tersebut membuat Chievo memfokuskan pertahanan di sisi kanan pertahanan. Hasilnya, Cristiano Ronaldo dan Mandzukic memang kesulitan menggempur kotak penalti tim tuan rumah.

Namun, rupanya petaka justru datang dari sisi kanan penyerangan Juventus yang dihuni Federico Bernardeschi. Eks pemain Fiorentina itu masuk menggantikan Cuadrado pada babak kedua.

Chievo Verona v Juventus. Foto: Zimbio

Meski belum tampil sempurna pada pertandingan pertamanya, Cristiano Ronaldo menunjukkan kedatangannya mampu memberikan dimensi yang baru untuk Juventus.

Pada masa lalu, Juventus identik dengan seorang penyerang tengah klasik yang bertugas memantulkan bola selain mencetak gol. Sebut saja nama-nama seperti Alessandro Matri, Fernando Llorente, hingga Gonzalo Higuain.

Praktis, Juventus tidak memiliki ujung tombak yang bisa melakukan pergerakan dari bawah sejak kepergian Mirko Vucinic. Kehadiran Cristiano Ronaldo membawa dimensi baru untuk lini serang La Vecchia Signora.

Akan tetapi, lagi-lagi tidak ada gading yang tak retak. Taktik tersebut menyembunyikan masalah tersendiri untuk penyerangan Juventus.

Seperti terlihat pada babak pertama, para pemain Juventus belum terbiasa bermain dengan skema tanpa penyerang tengah murni. Skuat asuhan Allegri seolah kebingungan dalam membangun serangan tanpa sosok seperti Llorente atau Higuain.

Chievo Verona v Juventus. Foto: @juventusfc

Permainan Juventus baru terlihat berjalan natural sejak Mandzukic tampil pada pertengahan babak kedua. Tentunya hal tersebut perlu menjadi catatan tersendiri untuk Allegri.

Beruntung bagi Juventus, masalah seperti ini sudah terlihat sejak awal musim. Dengan begitu, Allegri masih memiliki waktu untuk menemukan skema terbaik bersama Cristiano Ronaldo di lini depan skuat asuhannya.

Patut dinanti, apakah Massimiliano Allegri sukses menemukan solusi untuk memaksimalkan Cristiano Ronaldo? Atau justru eks pemain Manchester United itu justru membawa bencana untuk Juventus? (*/Bolaskor)

#Juventus #Cristiano Ronaldo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Fabio Miretti Segera Tinggalkan Juventus, Jalan Franck Kessie Makin Terbuka Lebar
Juventus melepas Fabio Miretti ke Besiktas. Kemudian, Franck Kessie selangkah lagi bergabung ke Turin.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Fabio Miretti Segera Tinggalkan Juventus, Jalan Franck Kessie Makin Terbuka Lebar
Olahraga
Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo di MU, Sabet Gelar Pemain Terbaik Liga Inggris Versi PFA
Bruno Fernandes resmi dinobatkan sebagai PFA Player of the Year 2025/26, sekaligus menjadi pemain Portugal kedua setelah Cristiano Ronaldo.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo di MU, Sabet Gelar Pemain Terbaik Liga Inggris Versi PFA
Olahraga
Spalletti Tegaskan Juventus Tak Akan Jual Kenan Yildiz, Arsenal Siap-siap Gigit Jari
Luciano Spalletti menegaskan Kenan Yildiz tetap menjadi bagian penting dari proyek Juventus.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Spalletti Tegaskan Juventus Tak Akan Jual Kenan Yildiz, Arsenal Siap-siap Gigit Jari
Olahraga
Cristiano Ronaldo Bantu Al-Nassr Bantai Al-Riyadh Empat Gol Tanpa Balas
Kekuatan Al-Nassr tidak hanya berpusat pada lini serang, melainkan juga kekukuhan lini pertahanan serta gelandang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Cristiano Ronaldo Bantu Al-Nassr Bantai Al-Riyadh Empat Gol Tanpa Balas
Olahraga
Juventus Siap Datangkan 3 Pemain Lagi, Joshua Zirkzee dan Franck Kessie Jadi Target Utama
Juventus siap mendatangkan tiga pemain lagi. Joshua Zirkzee dan Franck Kessie jadi target utama.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Juventus Siap Datangkan 3 Pemain Lagi, Joshua Zirkzee dan Franck Kessie Jadi Target Utama
Olahraga
Joshua Zirkzee Diburu Juventus dan Napoli, Manchester United Buka Opsi Pinjaman
Joshua Zirkzee berpeluang meninggalkan Manchester United. Kini, Juventus dan Napoli siap berebut pemain Belanda tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Joshua Zirkzee Diburu Juventus dan Napoli, Manchester United Buka Opsi Pinjaman
Olahraga
AC Milan Siap Lepas Fikayo Tomori, Juventus Nekat Bersaing dengan Aston Villa
Bianconeri berencana melepas Federico Gatti serta Juan Cabal setelah sukses menuntaskan kepindahan Jhon Lucumi dari Bologna
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
AC Milan Siap Lepas Fikayo Tomori, Juventus Nekat Bersaing dengan Aston Villa
Olahraga
Juventus Incar Emil Audero usai Datangkan Guglielmo Vicario, Bakal Jadi Kiper Kedua?
Juventus ingin mendatangkan Emil Audero usai meresmikan transfer Guglielmo Vicario. Ia akan menjadi kiper kedua Bianconeri.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Juventus Incar Emil Audero usai Datangkan Guglielmo Vicario, Bakal Jadi Kiper Kedua?
Olahraga
Cristiano Ronaldo Isyaratkan Pensiun, Masih Kejar Rekor 1.000 Gol
Cristiano Ronaldo memberi sinyal kuat bahwa perjalanan panjangnya sebagai pesepak bola profesional akan segera berakhir.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Cristiano Ronaldo Isyaratkan Pensiun, Masih Kejar Rekor 1.000 Gol
Olahraga
Gagal Pinjam Zion Suzuki, Juventus Siapkan Guglielmo Vicario sebagai Rencana B
Juventus kini ingin meminjam kiper Tottenham, Guglielmo Vicario. Sebab, Zion Suzuki akan menjadi kiper utama PSG.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Gagal Pinjam Zion Suzuki, Juventus Siapkan Guglielmo Vicario sebagai Rencana B
Bagikan