Anak Buah Megawati Sebut Kinerja LADI tidak Profesional

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 18 Oktober 2021
Anak Buah Megawati Sebut Kinerja LADI tidak Profesional

Putra Nababan. Foto: DPR RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kinerja Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) menjadi sorotan tajam setelah bendera merah putih tidak bisa dikibarkan setelah tim bulutangkis Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020 di Denmark, Minggu (17/10).

Sekedar informasi, bendera Merah Putih tidak dapat dikibarkan terkait surat dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) yang menyatakan Indonesia tidak patuh pada penegakan standar anti-doping karena tidak mengikuti Test Doping Plan (TDP) yang dibuat pada 2020.

Baca Juga

Bendera Merah Putih Tidak Berkibar di Piala Thomas, Menpora Minta Maaf

"Apa sulitnya LADI, sebagai lembaga anti-doping Indonesia menyurati WADA, untuk memberitahukan kondisi kompetisi di Indonesia yang terhenti akibat pandemi sehingga tidak bisa memenuhi ketentuan 700 sampel,” kata Anggota Komisi X DPR Putra Nababan dalam keterangan resminya kepada wartawan, Senin (18/10).

Menurut Putra, masalah administrasi surat menyurat semacam itu seharusnya tidak perlu terjadi. Apalagi di 2020, Indonesia dan banyak negara di dunia memang minim melaksanakan kompetisi akibat pandemi COVID-19 yang hingga saat ini belum usai.

Soal pergantian kepengurusan LADI yang katanya dianggap turut menghambat respons terhadap permintaan WADA itu, Putra menegaskan hal itu tidak bisa dijadikan alasan. Sebab, pergantian kepengurusan itu terjadi di level atas. Sedangkan level tengah seharusnya tetap bisa bekerja.

Mantan penyiar TV ini menyebut, kinerja yang tidak profesional ini jadi merusak nama baik Indonesia, merugikan timnas dan pemain kita serta membuat kecewa rakyat.

"Padahal ini hal-hal yang bersifat administratif, yang seharusnya bisa ditangani," tambah anak buah Megawati Soekarnoputri ini

Bendera PBSI gantikan Merah Putih berkibar di arena Piala Thomas 2020, Denmark, Minggu (17/10). Foto: PBSI

Namun, anggota dewan dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang menangani masalah tersebut, dengan menyurati WADA.

"Banyak lembaga anti-doping negara lain bisa menyurati WADA. Saya bingung kenapa LADI tidak bisa,” tegas Putra.

Terkait kinerja LADI yang dinilai belum sesuai dengan harapan, Putra menyatakan DPR dan Pemerintah akan mengevaluasi fungsi LADI dalam RUU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) yang kini sedang dibahas.

Putra pun mengingatkan agar semua pihak bekerja secara profesional untuk membangun Sistem Keolahragaan Nasional.

"Jangan menimbulkan pesimisme di kalangan rakyat dengan alasan-alasan yang tak masuk akal seperti administratif," pungkas Putra Nababan.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan LADI meminta maaf, karena upacara penghormatan pemenang (UPP) Piala Thomas tanpa pengibaran bendera merah Putih. Hal itu membuat seluruh rakyat Indonesia tidak nyaman.

Menurut dia, pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kejadian iitu meminta maaf. Harusnya, semua pihak bisa menikmati kegembiraan setelah harus menunggu selama dua dekade Piala Thomas kembali ke pangkuan.

Hal serupa juga disampaikan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI). Sekretaris Jenderal LADI Dessy Rosmelita bahkan juga meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo.

“Insya Allah LADI dengan tim akan mempercepat langkah dan bisa bebaskan dari ban dan compalin dari WADA (World Anti-Doping Agency)," imbuh dia.

Sanksi kepada Indonesia bemula pada surat yang dikirim WADA kepada LADI pada 15 September. WADA menilai Indonesia tidak patuh pada aturan standar program pengujian antidoping WADA.

Indonesia dinilai tidak bisa memenuhi kewajiban standar test doping plan (TDP) pada 2020. Dampaknya, WADA memberi sanksi kepada Indonesia, salah satunya tidak dapat mengibarkan bendera merah putih saat memenangi kejuaraan. (Knu)

Baca Juga

DPR Desak Pemerintah Selesaikan Sanksi WADA

#Piala Thomas
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Baik di sektor putra maupun putri, Indonesia mempunyai potensi atlet muda yang sangat melimpah dan bisa menjadi regenerasi ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Olahraga
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Tim Uber Indonesia lolos ke perempat final Piala Uber 2026 sebagai juara grup.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Olahraga
Pertama Kali Sejak 1958, Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Piala Thomas
Hasil ini menjadi catatan kelam bagi bulu tangkis Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia dengan koleksi 14 gelar juara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Pertama Kali Sejak 1958, Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Piala Thomas
Indonesia
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Kapten tim Fajar Alfian menekankan pentingnya bermain rileks dan menjaga emosi agar performa tetap optimal di laga besar sekelas Piala Thomas.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Olahraga
Laga Terakhir Menang 5-0, Indonesia Tetap Waspadai Kejutan Aljazair di Laga Pembuka Piala Thomas
Tim Thomas Indonesia bakal menjalani laga pembuka Grup D Piala Thomas 2026 melawan Aljazair di Forum Horsens, Denmark, Jumat (24/4) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Laga Terakhir Menang 5-0, Indonesia Tetap Waspadai Kejutan Aljazair di Laga Pembuka Piala Thomas
Olahraga
Tekad Ganda Putra Sabar/Reza dalam Debut di Piala Thomas
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani akan menjalani debutnya di Piala Thomas 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 17 April 2026
Tekad Ganda Putra Sabar/Reza dalam Debut di Piala Thomas
Olahraga
Fajar Alfian Bicara Persaing di Penyisihan Grup Piala Thomas, Tim Putra Indonesia Akan Hadapi Prancis, Thailand, dan Aljazair
Menurutnya, persaingan akan berlangsung sangat ketat dan tidak mudah bagi tim Thomas Indonesia.
Frengky Aruan - Kamis, 16 April 2026
Fajar Alfian Bicara Persaing di Penyisihan Grup Piala Thomas, Tim Putra Indonesia Akan Hadapi Prancis, Thailand, dan Aljazair
Olahraga
Tim Putra Indonesia Ditarget Menembus Final Piala Thomas 2026
Sementara itu, tim Uber Indonesia diharapkan bisa lolos dari babak penyisihan grup lebih dahulu.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Tim Putra Indonesia Ditarget Menembus Final Piala Thomas 2026
Olahraga
Jonatan Christie Bangga Berada di Tim Piala Thomas, Berharap Raih Juara pada 2026
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie bangga berada tim Indonesia yang tampil di Piala Thomas 2024.
Frengky Aruan - Selasa, 07 Mei 2024
Jonatan Christie Bangga Berada di Tim Piala Thomas, Berharap Raih Juara pada 2026
Olahraga
Hasil Final Piala Thomas 2024: Bagas/Fikri Kalah, Indonesia Runner-up
Bagas/Fikri kalah di final Piala Thomas 2024. Artinya, Indonesia keluar sebagai runner-up di Piala Thomas 2024.
Soffi Amira - Minggu, 05 Mei 2024
Hasil Final Piala Thomas 2024: Bagas/Fikri Kalah, Indonesia Runner-up
Bagikan