Amerta Kembali Meneror dengan Video Musik ‘Chevron’

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 26 Oktober 2022
Amerta Kembali Meneror dengan Video Musik ‘Chevron’

Amerta kembali dengan single 'Chevron'. (Foto/dok Amerta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNIT post-metal/sludge asal Jakarta Amerta kembali meneror dengan materi baru berjudul Chevron, Senin (24/10). Bukan hanya dalam musik saja, mereka juga mengeluarkan videoklip sebagai pelengkap dari lagu tersebut.

“Kami dari usia dini terekspose dan terbiasa mendengar banyak jenis musik. Mungkin ini yang menjadi identitas kami sejak awal. Secara natural keberagaman referensi itulah yang menghasilkan Chevron. Ada sisi manis, namun tetap heavy,” cetus vokalis Amerta, Anida Sabrina Bajumi dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Selasa (25/10).

Baca juga:

Babymetal 'Comeback' dengan Single ‘Divine Attack – Shingeki’

Identitas Amerta yang maksud yakni eminen metal dengan sensibiltas distopia. Chevron sekali lagu memperlihatkan Amerta mengaduk-aduk temperamen, melancong jauh menuju imaji kontradiksi. Masih dengan semangat serupa seperti sebelumya, Amerta membawa musik metal keluar dari spektrum yang biasa dilekatkan pada kompisisi garang dan tata berat semata.

Tak hanya itu, lagu terbaru ini pun memamerkan emosi janggal dari sebuah komposisi metal lambat yang demikian berat bisa mengandung melankolia. Tepat untuk menunjukkan potensi dan lebarnya spektrum Amerta sebagai kuintet metal.

“Kami merasa estetika kegelapan itu telah sejak lama tercantum dalam benak bawah sadar kami. Mereka selalu keluar begitu saja ketika dibutuhkan,” tambah gitaris Amerta, Raja Panggabean.

Penamaan Chevron sendiri terinspirasi dari nama salah satu apartemen di Melbourne, Australia. Lokasi di mana Raja Panggabean dulu menghantam riff gitar pertama bersama Auliya Akbar, guna melahirkan Amerta pada 2017 silam.

Amerta memanfaatkan udara gloomy di kala surya tenggelam yang melingkari kawasan sekitar Melbourne. Chevron adalah sepenggal cerita tentang pengalaman berada di persimpangan kontras dua dunia. Kegelisahan menghadapi realita hidup dan kebahagiaan yang diimpikan oleh Amerta.

Baca juga: V1MAST Gandeng Iwa K untuk Single ‘Pembunuhnya Bernama Harapan’

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh AMERTA (@_amerta_)

“Gue ingin membuat lagu metal berat tapi ada kontras dengan melodi dan harmoni. Seperti dua dunia yang bertubrukan. Sama seperti kehidupan kita yang kadang tenggelam dalam realita kehidupan, tetapi dengan bermain musik itu akan selalu membuat kami waras dan bahagia,” pungkas Raja Panggabean.

Selain video klip, rencananya Chevron juga bakal dirilis dalam bentuk kaset pita oleh Grieve Records, sebagai maxi single bersama Bleeker pada 1 November 2022 mendatang. (far)

Baca juga:

Daun Jatuh Rilis EP Perdana Bertajuk 'Seroja', Refleksi Kehidupan

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan