ADA beberapa minuman beralkohol yang mempengaruhi kulit Anda. Minuman itu ada yang memberikan efek positif pada kulit, adapula yang berdampak negatif.
Pertimbangkan minuman beralkohol apa yang dapat dikonsumsi agar kulit tetap baik dan mulus. Dari minuman yang populer dikonsumsi tidak semuanya memberikan dampak negatif. Seperti yang dikatakan Dr. Sam Bunting, dermatologis, yang dimuat dalam laman Cosmopolitan mengenai kulit dan minuman beralkohol.
Menurutnya tequila adalah minuman alkohol yang paling bersahabat dengan kulit. Tequila murni tak banyak mengandung gula. Minuman beralkohol lainnya kebanyakan mengandung gula yang dapat membuat kulit meradang. Apalagi kalau garamnya disingkirkan, membuat tequila semakin intim dengan kulit. Sama halnya dengan gin, tonic dan vodka.
Bir mengandung sedikit alkohol ketimbang spirit bahkan memiliki manfaat anti penuaan karena adanya zat anti oksidan di dalamnya. Pun demikian, biasanya orang yang minum bir meminumnya lebih lambat ketimbang minuman beralkohol lainnya. Membuat peminum bir jauh dari dehidrasi yang membuat kering kulit.
Anggur putih ternyata mengandung nilai gula yang tinggi yang sedikit banyak berpengaruh pada kesehatan. Demikian pula dengan anggur merah yang melepaskan histamin yang membuat wajah menjadi memerah. Ini tidak baik bagi kulit wajah, demikian Dr Sam berkata.
Mojito bisa jadi adalah minuman beralkohol terburuk. Bukan karena kadar alkoholnya, melainkan kandungan gulanya yang tinggi dan dapat membuat keriput di wajah. Kelebihan sugar akan membuat kuit meradang dan membuat usia kuit turun.
Margarita pun tak kalah buruknya dengan Mojito. Kadar gula dan garam yang berlebihan membuat kulit menjadi kering akibat dehidrasi. Alhasil keriput lebih cepat datangnya. (psr)