Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Album Indonesia Terbaik Sepanjang Tahun 2022

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 26 Desember 2022
Album Indonesia Terbaik Sepanjang Tahun 2022

Album Indonesia sepanjang 2022. ( Unsplash/Mink)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK hanya para musisi mancanegara yang terlihat begitu rajin merilis album sepanjang 2022. Musisi Indonesia pun melihat 2022 sebagai kesempatan untuk bangun dari tidur panjang akibat pandemi. Bahkan, tak sedikit dari album tersebut berhasil menorehkan pencapaian besar bagi sang musisi.

Salah satu contohnya adalah Tulus yang menyabet posisi teratas untuk kategori artis, album, dan lagu yang paling banyak diputar di platform streaming Spotify sepanjang 2022. Berikut daftar 10 album terbaik sepanjang tahun 2022.

Baca Juga:

Album Mancanegara Terbaik 2022

Tulus – Manusia

Album ini sekaligus menjadi perayaan satu dekade bermusik seorang Tulus. Album manusia rilis pada 3 Maret 2022 via demajors. 10 lagu yang ada di dalam album ini menjadi representasi dan menceritakan ragam dinamika rasa manusia.

Raisa – It’s Personal

Album keempat dari Raisa ini dirilis melalui label musik independen JUNI Records. Dalam album ini, Raisa menuangkan seluruh perasaan serta kisah pribadinya secara mendalam. Album yang rilis pada 17 Maret 2022 berisikan 11 lagu yang mewakili pengalaman pribadi dari seorang Raisa.

Ardhito Pramono – Wijayakusuma

Wijayakusuma rilis di bawah naungan Aksara Records pada 7 Juli 2022. Keseluruhan album ini berisikan banyak elemen dari nusantara, mulai dari aransemen musik hingga teknik vokal yang digunakan.

“Album ini adalah keresahan, penyelasan, keindahan, dan hal-hal yang terjadi beberapa tahun belakangan,” ucap Ardhito menjelaskan intisari album Wijayakusuma.

Fiersa Besari - Berjalan Mundur

Setelah melalui banyak pengalaman selama berkarya di blantika musik Indonesia selama sepuluh tahun. Banyak hal yang telah dilalui oleh Fiersa Besari, refleksi atas perjalanan itulah yang membuat Fiersa menelurkan album Berjalan Mundur pada 11 November 2022.

Album Berjalan Mundur merupakan ajakan ke para pendengarnya untuk pergi bernostalgia. Berjalan Mundur berisikan 11 lagu dan dirilis tepat pukul 00.00 WIB (11/11).

Baca Juga:

Langganan Chart Teratas, Ini Top 5 Lagu K-Pop Sepanjang 2022

Isyana Sarasvati - My Mystery

Mini album My Mystery seakan membawakan perubahan segar, atau mungkin nostalgia seorang Isyana Saravati yang sebelumnya menekuni bidang musik klasik. Rilis pada 17 Juni 2022 mini album My Mystery menjadi jembatan menuju album penuh Isyana Sarasvati yang tak tahu kapan rilisnya.

“Sebuah jeda sembari menantikan karya penuh Isyana Sarasvati selanjutnya, kami mempersembahkan sebagian repertoar yang dikema ulang untuk dinikmati alirannya,” tulis Isyana dalam salah satu unggahan Instagramnya.

David Bayu - Di Dalam Jiwa

Mantan vokalis NAIF David Bayu merilis debut album solonya pada 7 Oktober 2022. Album solo ini membuktikan bahwa seorang David Bayu masih tetap berjalan di jalur musiknya, walaupun band yang telah melambungkan namanya itu sudah dinyatakan bubar.

Pusakata - Mesin Waktu 2020

Setelah serangkaian single yang rilis secara bertahap oleh Pusakata, sembilan single itu pun bertransformasi menjadi satu album utuh pada 12 Agustus 2022. Dalam keseluruhan proses album Mesin Waktu 2020, Pusakata melibatkan banyak pekerja seni antara lain, musisi Fadly (Padi), Aksan Sjuman, Gusti Hendy (Gigi), Inis, Adhitya Pratama, Enrico Octaviano, Budi Rahardjo, dan Sadrach Lukas.

Fleur! - Fleur Fleur Fleur

Grup yang mengingatkan kita dengan Dara Puspita ini, merilis album perdananya pada 24 Juni 2022, grup bernama Fleur! Ini menelurkan album bertajuk Fleur Fleur Fleur berisikan 11 trek yang merepresentasikan perjalanan mereka sebagai ‘titisan’ band legendaris Dara Puspita.

Navicula - Archipelago Rebels

Album ke-11 ini dirilis pada 29 Juni 2022. Album Archipelago Rebels sekaligus menjadi penanda perayaan 25 tahun perjalanan Navicula. Berisikan 11 trek, album ini direkam sepanjang Maret-April 2021 di rumah Gede Robi yang berlokasi di Ubud dan Antida Studio, Denpasar. Dengan proses mixing dan mastering dilakukan oleh Cipta Gunawan dan Navicula di studio Stonedeaf, Canggu sepanjang akhir 2021.

Danilla - Pop Seblay

Album ketiga dari Danilla ini membawakan nuansa yang begitu berbeda dari album-album sebelumnya, mulai dari lirik hingga aransemen musik. Danilla pun memiliki alasan kuat terhadap perubahan tersebut.

“Sudah dipastikan lagu-lagu pop di dalamnya karena gue agak muak dengan sebutan Danilla itu aliran senjad karena tidak ada lagu-lagu senja,” ungkap Danilla. (far)

Baca Juga:

Collabonation Akhir 2022 Hadirkan Tulus, Barasuara, hingga Iwa K

#Musik #Kaleidoskop 2022
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan