Film

Aktor ‘Money Heist: Korea—Joint Economic Area’ Rasakan Tekanan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 Juni 2022
Aktor ‘Money Heist: Korea—Joint Economic Area’ Rasakan Tekanan

Money Heist: Korea - Joint Economy Area akan menampilkan kekhasannya tersendiri. (Foto: Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERPERAN dalam serial re-make laris bisa jadi dua sisi mata uang. Di satu sisi, popularitas pasti menanti. Di lain sisi, tekanan untuk memerankan karakter dengan baik amatlah besar. Hal itulah yang dirasakan trio aktor dari serial Money Heist: Korea—Joint Economic Area, Yoo Ji-tae, Jeon Jong-seo, dan Park Hae-soo.

Dalam wawancara terkini dengan majalah Elle, ketiganya mengungkap seperti apa peran mereka dalam re-make serial laris Spanyol, Money Heist, itu.

BACA JUGA:

Kenalin Nih, Komplotan di Money Heist: Korea—Joint Economic Area

Berbeda dengan serial aslinya, Money Heist versi Korea berkisah tentang masa depan yang tak begitu jauh, ketika usaha unifikasi dua Korea makin menjadi nyata. Penyatuan itu menimbulkan masalah baru, yakni ketimpangan sosial nan kentara. Dunia kejam dengan ketidakadilan membuat sejumlah perampok berkomplot merampok tempat percetakan uang Korea bersatu. Aktor Yoo Ji-tae memerankan otak di balik perampokan itu, Profesor. Sementara itu, Jeon Jong-so dan Park Hae-soo berperan sebagai anggota komplotan dengan nama Tokyo dan Berlin.

yoo ji-tae
Yoo Ji-tae memerankan The Professor. (foto: Instagram @money_heistkorea)

“Cerita dari dua musim seri asli kami hadirkan hanya dalam satu musim dengan 12 episode,” kata Ji-tae. Ia mengatakan tak hal yang bertele-tele dalam serial re-make ini. Hanya plot penting yang dihadirkan dalam serial ini. “Ada kenikmatan tersendiri dalam perkembangan cerita nan cepat,” imbuhnya.

Dengan penyampaian cerita yang dipadatkan, Ji-tae harus cerdas dalam membawakan karakter sang Profesor. “Aku menyimpulkan salah satu cara aku bisa memperlihatkan pesona Profesor ialah lewat suaranya,” ujarnya. Setelah menyadari hal itu, aktor yang bermain dalam serial Healer ini mulai mengembangkan suara sang Profesor. “Aku menggunakan narasi atau dialog animasi sebagai referensi,” katanya.

BACA JUGA:

'Money Heist: Korea - Joint Economy Area' Cerminkan Situasi Geopolitik

Sementara itu, bintang Squid Game, Park Hae-soo, yang memerankan karakter Berlin merasakan tekanan tersendiri saat membintangi re-make serial laris ini. “Sudah tentu aku merasakan tekanan itu. Serial aslinya begitu digemari,” katanya. Meski demikian, Hae-soo tak gentar. Saat membaca skrip yang disodorkan, ia menyadari beberapa perbedaan dalam serial versi Korea ini. “Kisah di serial versi Korea ini berjalan dengan cepat. Setiap karakter menampilkan versi Korea dengan kekuatan masing-masing,” imbuhnya.

berlin
Bintang 'Squid Game' Park Hae-soo memerankan Berlin. (foto: Instagram @money_heistkorea)

Mengenai karakternya, Hae-soo mengatakan Berlin merupakan gambaran atas kondisi kedua Korea saat ini. “Meski Berlin karakter fiksi, kamu bisa melihatnya sebagai metafora situasi antara Korea Selatan dan Utara. Itulah yang membuat kisah ini makin menarik,” katanya.

“Serial ini menggambarkan masa depan yang tak begitu jauh dengan amat baik,” kata Jeon Jong-seo. Pemeran karakter Tokyo itu mengatakan situasi antara Korea Selatan dan Utara menambah elemen ketegangan dan tekanan. Selain itu, serial ini juga menggambarkan persatuan kedua negara bersaudara itu. “Situasi dua sisi ini sepenuhnya mengisi latar di balik Mint,” jelasnya.

jeon jong-seo
Karakter Tokyo diperankan Jeon Jong-so. (foto: Instagram @money_heistkorea)

Jong-seo mengatakan para penonton mungkin akan terkejut dengan penggambaran karakter Tokyo versinya. Ia menyebut para penonton mungkin mengharapkan karakter Tokyo yang bebas. “Namun, Tokyo versi kami amat berbeda. Ia lebih tenang dan menjadi seorang yang maju dan mencoba memperbaiki situasi,” jelasnya. (dwi)

BACA JUGA:

Sebelum Nonton, Simak Fakta Menarik Seputar 'Money Heist: Korea - Joint Economic Area'

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Friend Thing' Siap Bawa Kisah Coming of Age, Dibintangi Emily Deschanel dan Ryder Allen
Society menyiapkan Friend Thing, film coming of age. Debut penyutradaraan Harry Calbom dan dibintangi Emily Deschanel, Ryder Allen, serta Carrie Brownstein.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film 'Friend Thing' Siap Bawa Kisah Coming of Age, Dibintangi Emily Deschanel dan Ryder Allen
ShowBiz
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
Palari Films merilis teaser perdana Desember Jani yang menampilkan kisah keluarga, konflik ibu dan anak, serta hubungan hangat Julia dan Jani.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
ShowBiz
'Narnia: The Magician’s Nephew' Hadir di Bioskop 2027, Meryl Streep Jadi Suara Aslan
Greta Gerwig mengungkap alasan memilih Meryl Streep sebagai suara Aslan di Narnia: The Magician’s Nephew. Film tayang bioskop Februari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
'Narnia: The Magician’s Nephew' Hadir di Bioskop 2027, Meryl Streep Jadi Suara Aslan
ShowBiz
Dian Sastro Tampil Beda di 'The Fox King: Semusim Lara', Tayang September 2026
Dian Sastro jadi Cikgu Lara dalam 'The Fox King: Semusim Lara', film kolaborasi Indonesia-Malaysia arahan Woo Ming Jin yang sebelumnya diputar di TIFF 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dian Sastro Tampil Beda di 'The Fox King: Semusim Lara', Tayang September 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
FFI 2026 mengumumkan 15 film cerita panjang yang lolos menuju tahap nominasi. Simak daftar lengkapnya dan jadwal malam puncak Piala Citra 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
ShowBiz
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
Film drama komedi “People Pleaser: Si Paling Gak Enakan” produksi LYTO Pictures dibintangi Mawar de Jongh dan tayang di bioskop 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
ShowBiz
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
Baskara Mahendra akan membintangi film anyar "Ghosting", yang tayang di bioskop Tanah Air 15 Oktober 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
ShowBiz
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
Crazy Taxi akan diadaptasi menjadi film live-action komedi oleh Netflix. Film ini melibatkan tim Sonic the Hedgehog dan penulis The Naked Gun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
ShowBiz
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
Heart of The Beast dibintangi Brad Pitt sebagai perwira Pasukan Khusus yang terdampar di pedalaman Alaska bersama anjing tempurnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
ShowBiz
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
. Ceritanya mengikuti dua mata-mata yang memiliki kehidupan rahasia masing-masing.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
Bagikan