Aktor 'Mak Lampir' Sandy Permana Sempat Menemui Seseorang di Danau Sebelum Tewas dengan Luka Tusuk

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 13 Januari 2025
Aktor 'Mak Lampir' Sandy Permana Sempat Menemui Seseorang di Danau Sebelum Tewas dengan Luka Tusuk

Aktor Sandy Permana jadi korban pembunuhan. (Dok. Media Sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengungkap sesuatu yang dilakukan artis senior Sandy Permana sebelum tewas dibunuh di Perum Cibarusah Jaya, Cibarusah, Bekasi, Minggu (12/1). Diduga, sebelum dibunuh, artis film Misteri Gunung Merapi ‘Mak Lampir’ itu menemui seseorang di danau.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sebelum penusukan terjadi, Sandy menemui seseorang di sebuah danau di Perum Cibarusah Jaya sekitar pukul 07.00 WIB.

"Korban mengendarai motor listrik menuju danau," ucap Ade Ary kepada wartawan, Senin (13/1).

Seusai bertemu seseorang misterius di danau tersebut, Sandy kemudian menuju ke kediaman tetangganya berinisial NI. Namun, saat berada di kediaman tetangganya tersebut, Sandy Permana sudah dalam kondisi berlumuran darah dengan sejumlah luka tusuk.

Baca juga:

Aktor Sinetron ‘Mak Lampir’ Sempat Berseteru dengan Tetangganya Sebelum Jadi Korban Pembunuhan

"Kemudian korban dibawa ke rumah sakit tetapi korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Kasat Reskrim Polres Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan setelah penusukan terjadi, tetangga lain yang menyaksikan kondisi Sandy langsung berteriak meminta pertolongan.

"Tetangganya ada yang teriak minta tolong pada saat melihat korban berdarah-darah," katanya.

Setelah peristiwa penusukan itu, Sandy kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, dalam perjalanan, nyawanya tidak tertolong, dan ia dinyatakan meninggal dunia.

"Ketika kami lakukan pengecekan, pada korban memang ditemukan beberapa luka tusuk," tambah Onkoseno.

Baca juga:

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Aktor Sinetron ‘Mak Lampir’ yang Diduga Hanya 1 Orang

Polisi telah mengidentifikasi pelaku sebagai NI yang diketahui merupakan tetangga korban. Identitas pelaku berhasil diketahui melalui rekaman CCTV di lokasi kejadian.

"Saat ini, kami sedang melakukan pencarian terhadap pelaku. (Terduga pelaku) satu orang," ungkap Onkoseno. (Knu)

#Sandy Permana #Sinetron #Pembunuhan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Polda Metro Jaya memastikan akan memeriksa pegawai Kejagung Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
WNA Brunei tewas dianiaya dengan botol kaca di Blok M, Jakarta Selatan. Korban dan pelaku sempat menginap bersama di hotel. Polisi menangkap pelaku MIA tanpa perlawanan
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
Indonesia
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
WNA Brunei MHF tewas setelah pelaku MIA tersulut emosi akibat pesan suara bernada tantangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Indonesia
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
DPR menilai kasus ini mengandung sejumlah kejanggalan yang tidak boleh diabaikan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
Bagikan