MerahPutih.com - Pada Rabu (19/8), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sempat melakukan OMC sehingga menyebabkan wilayah Jakarta diguyur hujan. Rekayasa cuaca itu bertujuan menciptakan hujan buatan ketika ada awan, meskipun awan itu berukuran kecil.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan Kembali melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Jumat, 21 Agustus 2026, untuk membantu agar hujan turun di ibu kota.
Saya sudah perintahkan untuk hari Jumat (dilakukan OMC) karena ada awan, maka segera dipersiapkan untuk besok diterbangkan,
kata Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (20/8).
OMC hanya dapat dilakukan jika terdapat awan di langit. Oleh sebab itu, ketika diprakirakan akan timbul awan pada Jumat, Pramono segera memerintahkan agar dilakukan OMC di langit Jakarta.
Baca juga:
Di ramalan cuaca juga diramalkan akan ada hujan gerimis. Kan lebih baik kalau kemudian, dari hujan gerimis, ditambahi garam dan atau apa pun lah, itu menjadi hujan yang lebih deras dan bermanfaat bagi masyarakat, yang paling penting jangan banjir,
ujar Pramono.
Pramono mengatakan OMC hanya salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia pun mengakui OMC belum tentu sepenuhnya efektif menghasilkan hujan.
Kalau diterbangkan, apakah terjadi hujan atau nggak, itu belum jaminan. Bahwa hujan itu ciptaan Tuhan, ya, pasti saya setuju ciptaan Tuhan. Tetapi kalau kemudian tidak ada apa upaya untuk itu, menurut saya juga nggak baik. Jadi, saya tetap (lakukan) besok, kebetulan besok itu ada awan,
jelas Pramono.