Akademisi 10 Negara Kumpul di Konferensi Global BTS, Ngobrolin Gelombang Korea

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 58 menit lalu
 Akademisi 10 Negara Kumpul di Konferensi Global BTS, Ngobrolin Gelombang Korea

BTS Terima Plakat Penghormatan dari Presiden Meksiko.(foto: Naver)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PARA akademisi dari berbagai penjuru dunia akan berkumpul di Korea Selatan untuk mengkaji pengaruh budaya BTS melalui perspektif fandom, teknologi, politik, dan globalisasi. Konferensi 'The Fifth BTS: A Global Interdisciplinary Conference' dijadwalkan berlangsung pada Kamis dan Jumat (2-3 Juli) di International Convention Center, Jeonbuk National University. Tema yang diangkat tahun ini yakni The Next Generation Hallyu & BTS. Hallyu merupakan istilah yang merujuk pada gelombang budaya Korea yang menyebar secara global.

Konferensi yang diselenggarakan International Society for BTS Studies (ISBS) ini akan menghadirkan 50 pemakalah dari 10 negara, yakni Korea Selatan, Amerika Serikat, Indonesia, Filipina, Vietnam, Mongolia, Republik Ceko, Kanada, Australia, dan Jepang. Acara ini juga diselenggarakan bersama oleh Namwon Glocal Campus Administration, Center for Glocal University Project, Department of K-entertainment, serta Big Movement dari Jeonbuk National University.

Konferensi selama dua hari ini akan menghadirkan 11 sesi akademis yang membahas berbagai topik, mulai dari komunitas penggemar dan teknologi digital hingga filsafat, keberlanjutan, dan agama.

Profesor Lee Ji-haeng, dosen K-entertainment di Jeonbuk National University, akan menyampaikan pidato utama yang membahas makna budaya dari ‘babak baru’ BTS setelah menyelesaikan wajib militer. Presentasinya akan mengulas bagaimana fandom, teknologi digital, komunikasi global, dan keterlibatan warga terus membentuk pengaruh BTS di dunia.

Baca juga:

K-Pop Menang Besar di AMAs 2026, Menginvasi Amerika lewat BTS hingga KATSEYE



Sesi pembukaan khusus akan menampilkan wawancara dengan sutradara Bao Nguyen, pembuat film dokumenter Netflix BTS: The Return. Nguyen menggambarkan masa jeda aktivitas BTS akibat wajib militer dan reuni mereka sebagai sebuah odyssey modern. Ia juga menegaskan dokumenter tersebut sengaja tidak menyederhanakan budaya Korea maupun BTS agar lebih mudah dipahami penonton Barat.

Sesi-sesi lainnya akan membahas bagaimana K-pop terus berkembang lintas budaya. Salah satu panel akan mengkaji kembali hubungan antara lokalitas dan globalisasi melalui BTS dan bahasa, sedangkan panel lain akan membahas identitas Amerika Latin dalam grup global HYBE Santos Bravos, serta fenomena gelombang Korea di Mongolia pada era pascanomaden. Presentasi lain akan mengulas konten yang dihasilkan akal imitasi (AI) di komunitas penggemar, teknologi digital, identitas gender, serta perubahan bentuk partisipasi penggemar.

Sesi khusus yang diselenggarakan Hallyu Convergence Academy dari Dongguk University juga akan membahas keberlanjutan era post-Hallyu, dengan fokus pada ekosistem budaya yang digerakkan masyarakat lokal, penggunaan AI generatif di platform seperti TikTok, serta bentuk-bentuk baru kreativitas digital.

Selain presentasi akademik, peserta juga akan menyaksikan Forever We Are Young, sebuah film dokumenter yang berpusat pada para penggemar BTS, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama sutradara Grace Lee dan para akademisi.

Konferensi akan ditutup dengan pertunjukan pansori, seni opera rakyat tradisional Korea, oleh seorang penyanyi asal Jeonju yang akan membawakan interpretasi baru dari album ARIRANG. Seperti dilansir The Korea Times, pertunjukan tersebut mencerminkan identitas kota tuan rumah yang dikenal sebagai pusat warisan budaya tradisional Korea, sekaligus menggambarkan keterlibatan kembali BTS dengan identitas budaya Korea.

Setelah konferensi berakhir, para peserta akan mengikuti ARMY Tour yang mencakup kunjungan ke sejumlah lokasi terkait dengan BTS di Wanju, Provinsi Jeolla Utara, serta pengalaman langsung membuat kipas dari hanji, yaitu kertas tradisional Korea.

Konferensi tahunan ini pertama kali diselenggarakan pada 2020 di Kingston University, Inggris. Sejak saat itu, acara tersebut telah digelar bekerja sama dengan California State University, Northridge, Hankuk University of Foreign Studies, dan University of Malaya, serta berkembang menjadi jaringan akademik internasional yang didedikasikan untuk kajian mengenai BTS dan fenomena gelombang Korea kontemporer.(dwi)

#K-Pop #BTS #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Akademisi 10 Negara Kumpul di Konferensi Global BTS, Ngobrolin Gelombang Korea
Konferensi yang diselenggarakan International Society for BTS Studies (ISBS) ini akan menghadirkan 50 pemakalah dari 10 negara.
Dwi Astarini - 2 jam, 58 menit lalu
 Akademisi 10 Negara Kumpul di Konferensi Global BTS, Ngobrolin Gelombang Korea
ShowBiz
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Lineup, Dewa 19 hingga Pamungkas Siap Unjuk Gigi!
Boardang Boarding Festival 2026 sudah mengumumkan lineup resminya. Kolaborasi NTRL x SLR akan jadi kejutan.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Lineup, Dewa 19 hingga Pamungkas Siap Unjuk Gigi!
ShowBiz
Lineup Fase 2 Synchronize Fest 2026 Resmi Dirilis, Cek Daftar Lengkap Penampilnya
Synchronize Fest 2026 mengumumkan lineup fase kedua untuk Panggung Getarrr dan Oleng Upuk. Simak daftar lengkap musisi yang tampil pada 16-18 Oktober di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Lineup Fase 2 Synchronize Fest 2026 Resmi Dirilis, Cek Daftar Lengkap Penampilnya
ShowBiz
BloodLyne Rilis Single Baru 'If You Walk Away', Tampilkan Warna Electro-Pop yang Lebih Segar
BloodLyne kembali dengan single terbaru berjudul 'If You Walk Away'. Musisi berdarah Afrika-Amerika tersebut mengejutkan penggemar lewat eksplorasi genre electro-pop.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
BloodLyne Rilis Single Baru 'If You Walk Away', Tampilkan Warna Electro-Pop yang Lebih Segar
ShowBiz
CORTIS Dikuntit Fan Sampai Pasang GPS di Mobil Grup, BigHit Music Langsung Ambil Langkah Hukum
Laporan telah diajukan Mei lalu dan penyelidikan tengah berlangsung.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 CORTIS Dikuntit Fan Sampai Pasang GPS di Mobil Grup, BigHit Music Langsung Ambil Langkah Hukum
ShowBiz
Irfan Darwis Rilis Single 'BISA', Lagu Penuh Semangat untuk Bangkit Hadapi Cobaan
Irfan Darwis kembali dengan single terbaru 'BISA'. Lagu ini membawa pesan tentang perjuangan, harapan, dan keyakinan untuk bangkit dari setiap tantangan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Irfan Darwis Rilis Single 'BISA', Lagu Penuh Semangat untuk Bangkit Hadapi Cobaan
ShowBiz
Lirik Lagu 'Heaven Knows' dari Raisa dan Sung Si Kyung, Lengkap dengan Maknanya
Lirik lagu Heaven Knows dari Raisa dan Sung Si Kyung sangat unik dan emosional. Kolaborasi ini punya makna mendalam.
Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Lirik Lagu 'Heaven Knows' dari Raisa dan Sung Si Kyung, Lengkap dengan Maknanya
ShowBiz
Tohpati Gandeng Mario G. Klau, Hidupkan Kembali 'Jejak Langkah yang Kau Tinggal'
Tohpati menghadirkan kembali 'Jejak Langkah yang Kau Tinggal' bersama Mario G. Klau. Lagu ini sebelumnya dipopulerkan oleh Glenn Fredly.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Tohpati Gandeng Mario G. Klau, Hidupkan Kembali 'Jejak Langkah yang Kau Tinggal'
ShowBiz
Rony Parulian Rilis 'Wals Akhir Zaman', Tanda Babak Baru dalam Perjalanan Musiknya
Rony Parulian merilis single terbaru 'Wals Akhir Zaman'. Lagu ini diproduseri Petra Sihombing dengan lirik yang ditulis bersama Rendy Pandugo.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Rony Parulian Rilis 'Wals Akhir Zaman', Tanda Babak Baru dalam Perjalanan Musiknya
ShowBiz
Novascotia Rilis 'Still Show Up in My Dreams', Lagu tentang Luka Lama yang Kembali Hadir Lewat Mimpi
Novascotia merilis single terbaru 'Still Show Up in My Dreams', lagu yang mengangkat kisah sulitnya move on ketika kenangan mantan kembali hadir melalui mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Novascotia Rilis 'Still Show Up in My Dreams', Lagu tentang Luka Lama yang Kembali Hadir Lewat Mimpi
Bagikan