MerahPutih.com - Rony Parulian membuka babak baru dalam perjalanan bermusiknya melalui single terbaru berjudul Wals Akhir Zaman.
Lagu ini menjadi penanda transformasi arah musikal Rony yang lebih berani dengan menghadirkan warna serta pendekatan berbeda dibandingkan karya-karya yang pernah dirilis sebelumnya.
Perubahan tersebut lahir melalui proses kreatif yang matang, bukan sekadar perubahan sesaat.
Baca juga:
Gandeng Petra Sihombing dan Rendy Pandugo
Dalam proses penggarapan Wals Akhir Zaman, Rony menggandeng Petra Sihombing sebagai produser.
Sementara itu, proses penulisan lirik dikerjakan bersama Rendy Pandugo, menghadirkan kolaborasi tiga musisi yang mengeksplorasi pendekatan kreatif baru.
Kolaborasi tersebut membuka ruang bagi Rony untuk keluar dari zona nyaman sekaligus memperkaya identitas musikal yang ingin ia tampilkan melalui lagu ini.
Baca juga:
Vanessa Zee dan Rony Parulian Bersatu di ‘Takkan Terulang’, Duet Penuh Emosi tentang Perpisahan
Lewat Wals Akhir Zaman, Rony Parulian tidak hanya memperkenalkan karya baru, tetapi juga menunjukkan arah baru dalam perjalanan karier bermusiknya.
Dengan eksplorasi yang lebih luas dan sentuhan kreatif dari Petra Sihombing serta Rendy Pandugo, lagu ini menjadi representasi dari transformasi musikal yang tengah dibangun Rony untuk karya-karyanya ke depan.
Lirik Lagu Wals Akhir Zaman - Rony Parulian
Hanya dia
Yang didepan mata
Diantara hancurnya dunia
Kan ku jaga
Keutuhan jiwa
Bila kehilangan arahnya
Dari debu dan tanah
Kubuat taman berbunga istimewa
Taman untuk
Dua manusia
Yang memperjuangkan cintanya
Dan untuk selamanya
Tak akan berubah
Cintaku padanya
Sampai tua berdansa wals
Di antara hancurnya dunia
Smoga tetap berirama
Langkah demi langkah kita
Di akhir dunia
Kita berdansa
Dan untuk selamanya
Tak akan berubah
Cintaku padanya
Sampai tua berdansa wals
Di antara hancurnya dunia
Hingga ujung masanya
Tak akan berubah
Cintaku padanya
Sampai tua berdansa wals
Di antara hancurnya dunia
(far)