Fashion

Nuansa ‘Toko Kelontong’ di New York Fashion Week

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 17 Februari 2021
Nuansa ‘Toko Kelontong’ di New York Fashion Week

Koleksi Jason Wu untuk New York Fashion Week. (Foto: Latestmagazine)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INOVASI dan ide di dunia fesyen memang selalu kreatif. Hal ini juga terjadi pada koleksi Jason Wu, yang terinspirasi dari makanan dan gaya berpakaian saat masa pembatasan wilayah. Koleksi terbarunya ini dipamerkan oleh sejumlah model dalam pagelaran busana luring, sebagai rangakaian acara New York Fashion Week, Minggu (14/2).

Mengutip Reuters, koleksi tersebut disajikan dalam karya yang terinspirasi dari era 1950-an seperti para perempuan yang sedang berbelanja di ‘toko kelontong’. Mengingat Wu sendiri menghadirkan deretan produk yang didirikan di depan toko Broadway sebagai latar panggungnya.

“Selama setahun terakhir ini, memasak telah terbukti menjadi salah satu pelarian orang selama pandemi. Dan ini juga menjadi cara yang luar biasa bagi saya untuk berkreasi,” kata Wu.

Baca juga:

Jason Wu Buka New York Fashion Week 2021

Ada Nuansa ‘Toko Kelontong’ di New York Fashion Week
Terinspirasi dari era 1950-an. (Foto: Mint Lounge)


“Kegembiraan yang saya alami dari memasak dan menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang membuat saya berharap untuk merayakan momen-momen berarti. Pertunjukan ini mewakili siapa saya, tidak hanya sebagai perancang tetapi sebagai pribadi,” lanjutnya.

Bahan-bahan yang dapat dimakan akan disumbangkan di City Harvesy, sebuah badan amal di New York yang memerangi pangan.

Wu, yang mendirikan label eponimnya pada 2007 menjadi terkenal di seluruh dunia sebagai perancang gaung yang dikenakan Michelle Obama pada saat pelantikan suaminya sebagai Presiden AS. Ia juga telah mendokumentasikan momentum ketika ia berkreasi di dapur selama masa pandemi. Wu kemudian menuangkan kegiatan memasaknya itu di akun Instagram @MrWuEats.

Baca juga:

Dengan Resep One Cup Pancake Ini, Anda tak Perlu Repot Menimbang Bahan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jason Wu (@jasonwu)


Sejalan dengan tema Amerika di 1950-an, Wu juga bermitra dengan perusahaan minuman Coca-Cola untuk menyelami logo, gaya, dan cetakan khas AS itu.


“Logo-logo ini membawa aspek multikultrual ke dalam koleksi dan konfirmasi tentang apa arti Amerika bagi saya, sebuah tempat peleburan berbagai budaya,” tutur Wu.

Pertunjukan tersebut menampilkan gaun dan rok panjang yang longgar, dipadukan degnan sweater rajutan dan mantel maskulin panjang. Warna merah dan biru terlihat kontras dengan putih, hitam, dan abu-abu. Aksentuasi long fringes dan sepatu bot dari kulit ular dan kulit paten merah mudah mencerahkan gaya sepintas tampak muram itu. (and)

Baca juga:

Jadi Model, Yeonjun TXT Debut di New York Fashion Week 2021

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan