MerahPutih.com - AC Milan dapat menetapkan harga Rafael Leao jauh lebih rendah dari sebelumnya, tetapi masih mendapatkan keuntungan besar. Namun, minat Barcelona bergantung pada Marcus Rashford dan masa depannya.
Kemungkinan besar Rossoneri akan siap melepas pemain bintang mereka, yang telah berjuang dari cedera berulang, performa buruk, dan sikap yang kurang baik dalam interaksinya dengan rekan setim serta pelatih Massimiliano Allegri.
Saat ini, kontraknya berlaku hingga Juni 2028. Jadi, penjualan harus dilakukan musim panas ini untuk tetap mendapatkan biaya transfer maksimal, karena negosiasi kontrak baru telah terhenti.
Ada harapan bahwa ia akan tampil baik di Piala Dunia 2026 bersama timnas Portugal, yang bisa meningkatkan profilnya. Hal itu membantu para pencari bakat untuk melupakan performa buruk yang ditunjukkannya baru-baru ini di San Siro.
Baca juga:
Robert Lewandowski Mau Cabut dari Barcelona, Juventus dan AC Milan Siap Bergerak
Penjualan Rafael Leao Tetap Untungkan AC Milan
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, klausul pelepasan sebesar 175 juta euro (Rp 3,5 triliun) sekarang tampak tidak masuk akal. Faktanya, tetap saja akan berada di atas 11 juta euro (Rp 221 miliar) musim panas ini, yang masih dianggap sebagai keuntungan murni.
Harga yang diminta kemungkinan akan berada di kisaran 50 juta euro (Rp 1 triliun), tetapi itu mungkin masih di luar kemampuan pihak yang paling berminat. Sebab, Barcelona dipaksa untuk membuat keputusan.
Jika mereka membeli Rashford secara permanen dari Manchester United seharga 30 juta euro (Rp 605 miliar) setelah masa pinjamannya, maka Blaugrana tidak akan mampu untuk merekrut Leao.
Baca juga:
Diego Simeone Pilihan Pertama Inter Milan jika Harus Mengganti Cristian Chivu
Sementara jika mereka berinvestasi pada Rashford, maka MU mungkin lebih cenderung untuk merekrut Leao sendiri.
Terlepas dari masalahnya dan kesulitan beradaptasi sebagai penyerang tengah dalam formasi 3-5-2, ia tetap mencetak 10 gol dan tiga assist dalam 27 pertandingan kompetitif musim ini. (sof)