Merahputih.com - Bursa transfer pemain musim panas ini bakal mengguncang jagat sepak bola Eropa dengan status bebas transfer para pemain kelas dunia.
Salah satunya adalah Dusan Vlahovic yang muncul sebagai magnet utama di tengah ketidakpastian kontrak bersama Juventus sehingga memicu spekulasi kepindahan ke klub rival seperti AC Milan hingga raksasa Jerman, Bayern Munich.
Pakar transfer terkemuka, Gianluca Di Marzio, mengungkapkan bahwa fenomena banyaknya pemain bintang yang habis masa kontraknya mengubah peta kekuatan pasar.
Baca juga:
Robert Lewandowski Mau Cabut dari Barcelona, Juventus dan AC Milan Siap Bergerak
Di Marzio menempatkan Vlahovic sejajar dengan nama besar lain seperti Leon Goretzka, Robert Lewandowski, hingga Bernardo Silva sebagai komoditas paling panas tahun ini.
"Tahun ini ada beberapa pemain hebat yang kontraknya habis dan bisa direkrut tanpa perlu negosiasi dengan klub," ujar Di Marzio saat berbicara di Sky Sport.
Persaingan Panas Milan dan Bayern Munich
Situasi penyerang asal Serbia tersebut di Turin masih menggantung meski laporan awal menyebutkan adanya kemajuan dalam pembicaraan kontrak baru.
AC Milan memantau ketat kondisi ini karena manajemen Rossoneri telah menaruh minat sejak musim panas lalu.
Di sisi lain, pelatih Massimiliano Allegri secara terbuka tetap mengagumi kualitas sang bomber, namun keputusan akhir berada di tangan manajemen klub.
Bayern Munich turut masuk dalam bursa perburuan. Klub asal Bavaria tersebut mempertimbangkan Vlahovic sebagai alternatif jangka panjang untuk Harry Kane.
Langkah ini diambil jika Bayern memutuskan untuk melakukan perombakan total pada struktur lini serang mereka musim depan.
Baca juga:
Leo Balerdi Makin Dekat ke Pelukan AC MIlan, Juventus Siap-Siap Gigit Jari
Efek Domino Robert Lewandowski
Ketidakpastian masa depan Robert Lewandowski di Barcelona menambah kerumitan drama transfer kali ini. Striker veteran tersebut tengah menegosiasikan perpanjangan kontrak di Camp Nou, namun kegagalan kesepakatan akan membuka pintu lebar bagi Juventus dan Milan untuk melakukan manuver kejutan.
Di Marzio menilai Juventus memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan atau menukar aset mereka dibandingkan Milan.
Hal ini merujuk pada strategi AC Milan yang mulai berhati-hati dalam merekrut pemain berusia senja demi menjaga keseimbangan skuat jangka panjang.