Abu Vulkanis Gunung Agung Berkurang, Status Level Penerbangan Jadi Oranye

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 29 November 2017
Abu Vulkanis Gunung Agung Berkurang, Status Level Penerbangan Jadi Oranye

Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan level peringatan penerbangan sebelumnya merah menjadi level oranye.

Hal tersebut dikarenakan aktivitas abu vulkanis Gunung Agung menurun di bawah 6.000 kilometer di atas permukaan laut.

"Kolom abu sudah turun di bawah 6.000 meter dari atas permukaan laut, maka VONA kami turunkan. Namun tetap perlu diwaspadai," kata Kepala PVMBG Kasbani, di Karangasem, Bali, Rabu (29/11).

Ia mengatakan, pada Selasa (28/11) pukul 06.00 Wita peringatan penerbangan berada dalam status merah, dan hari ini abu vulkanis bergerak ke arah barat daya mengikuti arah angin.

Kasbani mengatakan, informasi ini menjadi pertimbangan bagi pilot dan otoritas penerbangan untuk menghindari dari abu vulkanis Gunung Agung. Pihaknya akan update kembali apabila terjadi peningkatan ketinggian abu ini.

"Terkait boleh atau tidak aktivitas pesawat melakukan penerbangan ini, menjadi kewenangan pihak otoritas maskapai dan PT Angkasa Pura, yang jelas asap vulkanis ini keluarnya kurang dari 6.000 meter dari permukaan laut," katanya.

Pihaknya menyarankan agar tetap waspada karena abu vulkanis yang masih tersisa pada Selasa (28/11) lalu di awan pasti masih ada.

Selain itu, dari visual embusan abu vulkanis Gunung Agung sudah turun dibandingkan hari Selasa (28/11) lalu sebelumnya 4.000 meter menjadi 2.000 meter dari puncak gunung tertinggi di Bali ini. "Aktivitas kegempaan Gunung Agung masih tinggi baik dari segi visual atau instrumen," katanya.

Selanjutnya dari segi instrumen, aktivitas kegempaan masih terjadi tremor menerus yang terekam amplitudonya 1-2 mm (dominan 1 mm) dini hari tadi.

Demikian juga kegempaan vulkan saat ini relatif masih tinggi, masih ada peningkatan inflasi pada Gunung Agung dan semburan termal cahaya merah juga masih ada lava di dalam kawah.

"Artinya ini masih menunjukkan aktivitas masih tinggi dan status masih level IV (awas) dengan zona radius bahaya delapan kilometer dengan perluasan sektoral masih sepuluh kilometer," katanya.

Dengan adanya aktivitas ini, kemungkinan besar akan masih ada aktivitas lontaran batu dari dalam kawah yang akan terus terjadi apabila kembali terjadi gempa tremor terus menerus (overscale).

"Sampai hari ini masih terpantau aktivitas magma melakukan pergerakan di dalam kawah dan ada cahaya merah yang masih ada dan dari citra Satelit Himawari juga terlihat kondisi kawah sudah penuh magma, sehingga saat ini Gunung Agung masih dalam fase magmatik dan akan masih terjadi erupsi," katanya.

Ia tetap mengimbau kepada masyarakat yang berada pada zona bahaya agar segera mengungsi dengan tenang dan tetap mengikuti arahan pemerintah daerah dan PVMBG. (*)

#Maskapai Penerbangan #Gunung Agung #Angkasa Pura
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Rute Penerbangan Surabaya–Jember Dibuka, Akses Haji dan Umrah Makin Mudah
Penerbangan perdana rute Surabaya–Jember resmi beroperasi mulai hari ini, 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Rute Penerbangan Surabaya–Jember Dibuka, Akses Haji dan Umrah Makin Mudah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
AHY menegaskan lonjakan harga tiket pesawat akibat kenaikan harga minyak dunia harus tetap dalam batas kewajaran. P
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
Indonesia
Penerbangan Internasional dari Indonesia Bakal Bertambah, Ke Korea Selatan dan China Paling Banyak
Tercatat sejak Januari hingga April 2026, sudah terdapat 53 rute penerbangan baru dioperasikan di berbagai bandara
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Penerbangan Internasional dari Indonesia Bakal Bertambah, Ke Korea Selatan dan China Paling Banyak
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi
Kemenhub memastikan operasional penerbangan internasional tetap beroperasi di tengah dinamika situasi di kawasan Timur Tengah.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Kemenhub Pastikan Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi
Dunia
Bawa 268 Orang, United Airlines Terpaksa Balik Kanan Mendarat Darurat
Pesawat United Airlines penerbangan 2127 terpaksa kembali ke Bandara Internasional Los Angeles (LAX) untuk melakukan pendaratan darurat
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Maret 2026
Bawa 268 Orang, United Airlines Terpaksa Balik Kanan Mendarat Darurat
Indonesia
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, 60 Penerbangan Internasional di Bandara Soetta Dibatalkan
Sebanyak 60 penerbangan internasional di Bandara Soetta dibatalkan. Hal itu imbas serangan AS-Israel ke Iran.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, 60 Penerbangan Internasional di Bandara Soetta Dibatalkan
Indonesia
Eskalasi Konflik Timur tengah, Angkasa Pura Laporkan Pembatalan dan Penundaan Penerbangan Kedatangan dan Keberangkatan
Peningkatan keamanan membuat sejumlah negara di Timur Tengah tersebut melakukan penutupan wilayah udara (airspace closed).
Frengky Aruan - Minggu, 01 Maret 2026
Eskalasi Konflik Timur tengah, Angkasa Pura Laporkan Pembatalan dan Penundaan Penerbangan Kedatangan dan Keberangkatan
Indonesia
3 Maskapai BUMN Bakal Digabungkan, Kejar Extra Income Tanpa Tambah Pesawat
Dari sisi penambahan jumlah pesawat, dengan bergabungnya ketiga maskapai, maka masalah keterbatasan armada y
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
3 Maskapai BUMN Bakal Digabungkan, Kejar Extra Income Tanpa Tambah Pesawat
Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Bagikan