NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 26 menit lalu
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Delegasi NOC Indonesia dalam International Visitor Leadership Program (IVLP) di AS. (Foto: NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menjadikan partisipasi dalam International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat (AS) sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional.

Program tersebut dimanfaatkan untuk mempelajari berbagai aspek, mulai dari integrasi pembinaan atlet sejak usia dini, good governance, sport funding, sport marketing, hingga peran dunia akademik sebagai pusat pembibitan dan pengembangan atlet.

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menilai, Selasa (7/7), AS merupakan salah satu negara rujukan dalam pengembangan olahraga prestasi. Sebagai negara dengan populasi terbesar ketiga di dunia, AS secara konsisten berada di tiga besar klasemen perolehan medali Olimpiade bersama China dan Inggris Raya.

Kita (Indonesia) punya potensi, dan melalui IVLP, kami dapat melihat bagaimana AS membangun jalur pembinaan atlet dari scouting, usia muda, remaja, hingga elite, yang ditopang oleh ekosistem olahraga dan industri yang sudah sangat berkembang dan kuat,

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Menurut Okto, Indonesia dapat belajar dari semua sektor, mulai dari kampus, pengelolaan organisasi, pendanaan, industri, sport marketing, anti-doping, sport science, hingga entrepreneurship menjadi pilar-pilar ekosistem olahraga AS.

Delegasi NOC Indonesia belajar langsung di empat negara bagian

Dalam program yang berlangsung pada 18–29 Juni 2026, Raja Sapta Oktohari memimpin sembilan delegasi NOC Indonesia yang terdiri atas Bendahara Tommy Hermawan Lo, anggota Komite Eksekutif Josephine Tampubolon, Krisna Bayu, dan Greysia Polii, Wakil Sekretaris Jenderal Cresida Mariska, Direktur Tim Indonesia Richard Sam Bera, Safeguarding Officer Tabitha Charmaine Sumendap, Project Strategist Tara Talitha, serta Konsultan Media dan Public Relations Brigitha Sesilya.

Selama program berlangsung, delegasi mengunjungi empat negara bagian, yakni Chicago, Indianapolis, Colorado Springs, dan Los Angeles.

Di Chicago, NOC Indonesia turut terlibat dalam penyelenggaraan edisi perdana Indonesian American Games yang diinisiasi oleh diaspora Indonesia.

Sementara di Indianapolis, delegasi berdiskusi dengan Kepala Pelatih Renang Indiana University Ray Looze, mengunjungi Indiana University beserta fasilitas olahraganya, serta berdialog dengan Indiana Sports Corp yang berperan dalam penyelenggaraan dan pengembangan berbagai ajang olahraga.

Baca juga:

NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia

Belajar model pembinaan hingga pendanaan olahraga AS

Colorado Springs menjadi salah satu lokasi penting dalam rangkaian kunjungan. Kota yang dikenal sebagai Olympic City tersebut menjadi tempat delegasi NOC Indonesia berdiskusi secara intensif dengan United States Olympic & Paralympic Committee (USOPC) dan United States Anti-Doping Agency (USADA), sekaligus mengunjungi U.S. Olympic & Paralympic Museum.

Menurut Okto, salah satu pembelajaran utama dari USOPC adalah sistem pendanaan olahraga yang beragam sehingga mampu menciptakan keberlanjutan finansial.

"Dari USOPC, kami mendapat banyak masukan positif, salah satunya model pendanaan yang ditopang oleh berbagai sumber, mulai dari sponsorships, broadcasting rights, licensing, donations, hingga commercial partnerships, hingga private fundraising melalui foundation untuk menarik dukungan dari high-net-worth individuals, filantropis, dan komunitas bisnis sehingga mampu menciptakan fondasi financial sustainability yang kuat dalam mendukung Team USA," ujar Okto.

Program kemudian ditutup di Los Angeles dengan kunjungan ke Universitas California Los Angeles (UCLA), yang akan difungsikan sebagai athletes village pada Olimpiade Los Angeles 2028.

Kampus dinilai menjadi kunci pembinaan atlet

Okto menilai salah satu pelajaran paling berharga dari IVLP adalah keberhasilan AS membangun olahraga melalui ekosistem yang saling terhubung, bukan pendekatan yang berdiri sendiri.

Menurutnya, prestasi olahraga membutuhkan sistem yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Salah satu contohnya adalah keterlibatan perguruan tinggi melalui NCAA yang menjadi jalur pembinaan atlet nasional.

Konsep pembinaan ini juga dapat diadopsi di Indonesia. Apalagi Bapak Presiden Prabowo memiliki misi untuk memajukan dunia olahraga, dan memberi sinyal positif untuk pembinaan pelatnas jangka panjang. Apa yang kami dapat dari IVLP, akan kami laporkan langsung kepada Bapak Menpora Erick Thohir, sehingga konsep yang baik dan relevan dapat dikaji, diadaptasikan, dan diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik olahraga Indonesia,

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Ia menambahkan, kampus di AS tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan atlet, pengembangan sport science, riset, kompetisi, hingga pembentukan karakter.

Baca juga:

Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC

Perkuat kolaborasi Indonesia-AS

Okto menyampaikan apresiasi kepada U.S. Department of State, Kedutaan Besar AS di Indonesia, serta seluruh institusi yang telah menerima delegasi NOC Indonesia selama program berlangsung.

Ia berharap IVLP menjadi fondasi bagi kolaborasi yang lebih erat antara Indonesia dan AS dalam bidang olahraga, pendidikan, kepemimpinan, serta people-to-people diplomacy.

"Olahraga adalah instrumen pembangunan bangsa, diplomasi, dan investasi jangka panjang bagi generasi muda. Dengan ekosistem yang kuat, tata kelola yang baik, pendanaan yang berkelanjutan, dan pembinaan yang konsisten, Indonesia dapat membangun fondasi yang lebih kokoh menuju prestasi dunia dan Olimpiade," tutup Okto.

Sementara itu, Juru Bicara Kedutaan Besar AS Jamie Ravetz mengatakan IVLP merupakan bagian dari komitmen AS untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran pengetahuan dengan Indonesia di berbagai bidang, termasuk olahraga.

"AS senang bisa menjadi tuan rumah program International Visitor Leadership Program bagi delegasi NOC Indonesia. Olahraga selalu menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat kedua negara kita, dan kami yakin bahwa wawasan serta hubungan yang terjalin selama program ini akan memperkuat masa depan olahraga Indonesia sekaligus memperkokoh kemitraan yang telah lama terjalin antara kedua negara kita," kata Jamie Ravetz. (*)

#NOC Indonesia #Amerika Serikat #Atlet Indonesia #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 26 menit lalu
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Belgia menang telak 4-1 atas tuan rumah AS di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Charles De Ketelaere cetak dua gol, Lukaku tutup pesta. Belgia akan menghadapi Spanyol di perempat final.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Olahraga
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Memasuki paruh kedua, masuknya Giovanni Reyna sempat menghidupkan kreativitas serangan anak asuh berjuluk The Stars & Stripes
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Indonesia
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Di New York, tercatat lebih dari 378 orang telah mendatangi instalasi gawat darurat (IGD) karena keluhan penyakit terkait gelombang panas
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Olahraga
Amerika Serikat vs Belgia: Head to Head, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Absennya Folarin Balogun menjadi pukulan telak mengingat kontribusi masif sepanjang turnamen berlangsung
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Amerika Serikat vs Belgia: Head to Head, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Olahraga
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Tim panjat tebing Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu di World Climbing Series Krakow 2026. Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil sebagai bintang dengan tiga medali.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Babak 16 Besar 5-8 Juli: Semua Laga dan Link Streaming Resmi Gratis
Jadwal lengkap Piala Dunia 2026 babak 16 besar 5, 6, 7, 8 Juli 2026, lengkap jam tayang, duel Brasil, Inggris, Spanyol, Argentina dan link streaming resmi.
ImanK - Sabtu, 04 Juli 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Babak 16 Besar 5-8 Juli: Semua Laga dan Link Streaming Resmi Gratis
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Olahraga
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026, Simak Jadwal dan Prediksinya
Link live streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026. Simak jadwal, prediksi, dan siaran resmi TVRI, Folaplay, dan MaxStream TV.
ImanK - Rabu, 01 Juli 2026
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026, Simak Jadwal dan Prediksinya
Bagikan