Teknologi

700 Data Pengguna Linkedin Bocor

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 02 Juli 2021
700 Data Pengguna Linkedin Bocor

700 juta pengguna Linkedin bocor (Unsplash_Souvik Bbanerjee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DATA pengguna Linkedin bocor dan dijual dan tersebar di dark web. Data pengguna yang berisikan berbagai informasi penting berupa nomor telepon, alamat, dan informasi lainnya diretas. Sebanyak 700 juta dari total 756 juta pengguna Linkedin bocor. Kebobolan data yang dialami Linkedin mencapai lebih dari 92 persen.

Linkedin merupakan situs yang ditujukan para pencari kerja yang ingin menemukan pekerjaan yang tepat. Linkedin bekerja dengan sebuah sistem yang nantinya akan menghubungkan suatu institusi dengan calon pekerja yang sesuai dengan kualifikasi institusi tersebut. Sistem tersebut nantinya akan mempelajari keterampilan setiap pengguna dan disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan karier.

BACA JUGA:

Kolaborasi Microsoft & AT&T Kembangkan 5G di Cloud

Dalam mengakses dunia maya, banyak sekali kejahatan dan kecurangan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Linkedin merupakan salah satu situs yang mengalami peretasan pada data pengguna. Seperti dilansir 9to5Mac, pihak Linkedin tidak dapat menemukan bukti terkait penyusupan yang terjadi pada server mereka, baik pada penyusupan pertama ataupun yang kedua. Linkedin juga menyebutkan kegiatan mengambil data pengguna sudah menyalahi aturan privasi mereka. Pasalnya, data yang disebar dan dijual oleh peretas dapat memicu kejahatan karena data tersebut dapat diperoleh banyak orang.

linkedin
Data pengguna Linkedin bocor di dark web.(Foto_9to5Mac)

Data yang diperoleh peretas berisikan alamat email, nama lengkap, nomor telepon, alamat pengguna, pengalaman kerja pengguna, hingga latar belakang pribadi. Data yang diperoleh oleh peretas dapat digunakan untuk mengakses akun media sosial lainnya.

Data yang telah tersebar luas itu diidentifikasi sebagai data asli. Peretas juga melampirkan sampel data yang diperoleh sejak 2020 hingga 2021 dan mencakup 1 juta pengguna Linkedin. Analisis dan pemeriksaan yang dilakukan semakin memperkuat keaslian dan kemutakhiran data.

data linkedin
Peretas juga melampirkan sampel data yang diperoleh sejak 2020 hingga 2021.(Unsplash_Mika Baumeister)

Pihak Linkedin memastikan bahwa peretas telah menyalahgunakan LinkedIn API resmi untuk mengunduh keseluruhan data pengguna. Peretas meminta sebesar USD 5.000, jika ingin seluruh data tersebut dikembalikan dengan lengkap.

Metode serupa juga digunakan peretas untuk mendapatkan data pengguna Linkedin sebelumnya. Kebocoran data pengguna Linkedin diketahui pernah terjadi sebelumnya pada April 2021.(cit)

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fun
Realme 16 Pro dan 16 Pro+ Resmi Mengaspal, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh
Realme 16 Pro dan 16 Pro+ resmi meluncur di India. Kedua HP ini membawa kamera 200MP dan baterai jumbo.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Realme 16 Pro dan 16 Pro+ Resmi Mengaspal, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh
Fun
OPPO Reno 15 Starry Pink Meluncur dengan Desain Unik, Dilengkapi 3 Kamera 50MP
OPPO Reno 15 Starry Pink meluncur dengan desain unik. HP ini hadir dengan tiga kamera 50MP.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
OPPO Reno 15 Starry Pink Meluncur dengan Desain Unik, Dilengkapi 3 Kamera 50MP
Fun
Siap Bikin Gebrakan Baru, Huawei Pura 90 Ultra Sedang Uji Lensa Telefoto 200MP
Huawei Pura 90 Ultra sedang menguji lensa telefoto 200MP. Kini, perusahaan sedang menguji flagship yang berfokus pada kamera telefoto.
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Siap Bikin Gebrakan Baru, Huawei Pura 90 Ultra Sedang Uji Lensa Telefoto 200MP
Fun
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra, Ada Perombakan Besar Kamera di 2027
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra kembali terungkap. HP ini akan mendapat perombakan besar di kameranya.
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra, Ada Perombakan Besar Kamera di 2027
Fun
Bocoran Vivo X300 Ultra Kembali Mencuat, Bakal Adopsi Teknologi Zoom dari Xiaomi
Bocoran Vivo X300 Ultra kini kembali mencuat. HP tersebut kabarnya akan mengadposi teknologi zoom terbaru dari Xiaomi.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Bocoran Vivo X300 Ultra Kembali Mencuat, Bakal Adopsi Teknologi Zoom dari Xiaomi
Fun
Biaya Perbaikan Xiaomi 17 Ultra Terungkap, Layar dan Kamera Jadi Komponen Paling Mahal
Biaya perbaikan Xiaomi 17 Ultra kini terungkap. Layar hingga kamera menjadi komponen yang paling mahal. Berikut daftar harganya.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Biaya Perbaikan Xiaomi 17 Ultra Terungkap, Layar dan Kamera Jadi Komponen Paling Mahal
Fun
POCO X8 Pro Sudah Kantongi Sertifikasi SDPPI, Siap-siap Masuk Indonesia!
POCO X8 Pro sudah meraih sertifikasi SDPPI. Artinya, HP tersebut siap masuk Indonesia. Lalu, bagaimana dengan spesifikasinya?
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
POCO X8 Pro Sudah Kantongi Sertifikasi SDPPI, Siap-siap Masuk Indonesia!
Fun
Bocoran Kamera OPPO Find X9 Ultra, Pakai Sensor Periskop OmniVision 200MP?
Bocoran kamera OPPO Find X9 Ultra kini terungkap. HP ini akan menggunakan sensor periskop OmniVision 200MP.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Bocoran Kamera OPPO Find X9 Ultra, Pakai Sensor Periskop OmniVision 200MP?
Fun
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max akhirnya debut. Kedua HP ini membawa chipset Dimensity terbaru dan baterai jumbo.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
Fun
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
OPPO Reno 15 dan Reno 15F akhirnya meluncur. Kedua HP ini menawarkan kamera mumpuni dan daya tahan baterai lama.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Bagikan