7 Kereta Api Alami Perubahan Waktu Tempuh Lebih Cepat
Kereta Api. (MP/Kanu)
MerahPutih.com - Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengatakan bahwa perjalanan kereta api menunjukkan percepatan dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025.
“Dari segi kecepatan, Gapeka 2025 berhasil mengurangi waktu perjalanan kereta api antarkota di Jawa,” kata Ixfan di Jakarta, Jumat (17/1).
Selain kecepatan, kapasitas angkut juga ditingkatkan dengan penambahan kereta api antarkota Jawa yang ada di Daop 1 Jakarta.
“Termasuk perpanjangan relasi untuk menjangkau lebih banyak daerah,” sebut Ixfan.
KAI Daop 1 Jakarta dalam Gapeka 2025 menyiapkan 73 perjalanan KA antarkota di Jawa. Baik dari stasiun Gambir maupun Pasar Senen.
“Untuk stasiun Gambir sebanyak 39 perjalanan sedangkan untuk stasiun Pasarsenen 34 perjalanan KA dalam perharinya,” ujar Ixfan.
Baca juga:
PT KAI Tambah Perjalanan Saat Libur Isra Mi'raj dan Imlek, Pakai Kereta Teranyar
Ixfan mengungkapkan, ada beberapa jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api disesuaikan untuk mengoptimalkan waktu perjalanan dan menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Ada tujuh KA yang mengalami perubahan waktu tempuh perjalanan yang lebih cepat seperti Argo Bromo Anggrek, Argo Dwipangga, Taksaka, Pandalungan, Gajayana dan Bima.
“Peningkatan kecepatan operasi kereta api didukung peningkatan Vmax (peningkatan kecepatan), prasarana, penggunaan sarana dengan kode Sarana F (120 km/jam), pengurangan waktu berhenti, pengurangan stasiun berhenti,” ungkap Ixfan.
Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga menghadirkan 4 KA baru pada Gapeka 2025 yaitu KA Cakrabuana dengan relasi Gambir – Cirebon – Purwokerto, KA Gunung Jati relasi Gambir – Cirebon – Semarang Tawang Bank Jateng, Argo Anjasmoro relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi dan KA Madiun Jaya relasi PasarSenen – Madiun.
“Kereta baru dirancang untuk mendukung integrasi dengan moda transportasi lain, sehingga memudahkan pelanggan yang melakukan perjalanan lanjutan,” ujar Ixfan.
Baca juga:
Mulai Bulan Depan, Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Bakal Makin Singkat
Sebagai upaya modernisasi, penerapan Gapeka 2025 dilengkapi dengan inovasi teknologi terbaru, seperti sistem monitoring perjalanan kereta api secara real-time dan layanan digital untuk mempermudah pemesanan tiket serta informasi perjalanan.
Saat ini, penjualan tiket kereta api antarkota dapat dilakukan H-30 sebelum keberangkatan, dan bertahap akan disesuaikan kembali menjadi H-45 sebelum keberangkatan. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
82 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan karena Banjir, KAI: Demi Keselamatan Penumpang
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan
Banjir Surut, Rute Rel Pekalongan-Sragi Bisa Dilalui, Perjalanan Kereta Pantura tak lagu Memutar ke Selatan
Banjir di Semarang Bikin 38 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan, Begini Cara Pengembalian Bea Tiket 100 Persen
Banjir Pekalongan Surut, Jalur KA Pantura Dibuka Lagi Kecepatan Maksimal 10 Km/jam
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
PT KAI Tutup 316 Perlintasan Sebidang Sepanjang 2025, Masyarakat Diminta Berhenti 'Adu Nasib' dengan Kereta Api
PT KAI Alihkan Rute Kereta Api ke Jalur Selatan Buntut Banjir di Pekalongan, Lokomotif Khusus BB 304 Dikerahkan
Hari Pertama Libur Panjang Isra Mikraj, Tingkat Okupansi Kereta Api Tembus 112,5%
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah