Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

7.596 Siswa Mulai Dibiasakan Makan Bergizi Gratis di Kota Tangerang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Agustus 2024
7.596 Siswa Mulai Dibiasakan Makan Bergizi Gratis di Kota Tangerang

Seorang siswi menunjukan menu makan saat simulasi penerapan program makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024). (ANTARA/Azmi Samsul Maarif/aa).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Program makan bergizi gratis atau dulu disebut makan siang gratis, terus diujicobakan diberbagai wilayah. Pemerintah memastikan anggaran di APBN sebesar Rp 70 triliun.

Kota Tangerang bersama Kota Cilegon dipilih sebagai lokus untuk proyek percontohan uji coba Program MBG Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2024-2029.

Pada 1 Agustus 2024, Pemkot Tangerang bersama JW Movement menggelar simulasi uji coba kegiatan strategi dan mitigasi operasional Program MBG di lima sekolah dengan sasaran 3.125 siswa. Lalu, dilanjutkan uji coba pada tanggal 5 - 9 Agustus 2024, di 34 sekolah dengan sasaran 27.555 siswa.

Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka melakukan pemantauan secara langsung pada tanggal 5 Agustus 2024, dan mengapresiasi kesiapan Pemkot Tangerang dalam menerapkan program makan bergizi gratis.

Baca juga:

Uji Coba Makan Bergizi Gratis Digelar di Jakarta, Senin Pekan Depan

Pemerintah Kota Tangerang, Banten mulai membiasakan makan bergizi gratis (MBG) selama tiga bulan di 60 sekolah dalam rangka mendukung program Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029.

"Alhamdulillah, setelah Kota Tangerang sukses menjalankan uji coba makan bergizi gratis, kali ini kita melanjutkan dengan program pembiasaan yang akan menyasar 60 sekolah selama 3 bulan ke depan," kata Pj Wali Kota Nurdin.

Di bulan Agustus ini program pembiasaan MBG dilaksanakan di 15 sekolah di seluruh wilayah Kota Tangerang. Mulai tanggal 12 hingga 30 Agustus 2024.

"Ada 15 sekolah yang melaksanakan Program Pembiasaan MBG yang menyasar kurang lebih 7.596 siswa," katanya.

Baca juga:

DPRD DKI Dorong Pemprov Anggarkan Program Makan Bergizi Gratis

Ia berharap, melalui pembiasaan tersebut, Kota Tangerang semakin siap dalam pelaksanaan program MBG, terutama dalam upaya pemberian gizi yang cukup bagi anak-anak.

"Agar anak-anak semakin terbiasa untuk makan makanan yang bergizi seimbang. Yang tadinya tidak doyan sayur, sekarang menjadi suka makan sayur, yang tadinya hanya mau minum susu yang rasa-rasa, sekarang menjadi terbiasa untuk minum susu yang sesuai dengan anjuran para pakar gizi dan nutrisi," katanya. (*)

#Makan Bergizi Gratis #Makan Siang Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif agar perubahan skema pendanaan tidak menghambat keberlangsungan program yang menyasar jutaan penerima manfaat.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Indonesia
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Perpres tersebut perlu menempatkan Program MBG sebagai bagian dari kebijakan pemenuhan gizi nasional yang lebih komprehensif dengan pendekatan siklus kehidupan.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Indonesia
Komisi X DPR Dukung Putusan MK: Anggaran Pendidikan Tak Boleh Dipakai untuk MBG
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian mendukung putusan MK yang menegaskan anggaran pendidikan diprioritaskan untuk kebutuhan inti pendidikan, tidak untuk MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Komisi X DPR Dukung Putusan MK: Anggaran Pendidikan Tak Boleh Dipakai untuk MBG
Indonesia
Komisi X DPR Apresiasi Putusan MK, Anggaran Pendidikan tak Boleh Dipakai untuk MBG
Komisi X DPR mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi, mengenai pemisahan anggaran pendidikan dan MBG.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Komisi X DPR Apresiasi Putusan MK, Anggaran Pendidikan tak Boleh Dipakai untuk MBG
Indonesia
MK Kabulkan Sebagian Gugatan soal MBG, Anggaran Resmi Dipisah dengan Dana Pendidikan pada APBN 2028
Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan penting terkait pendanaan program Makan Bergizi Gratis. Mulai APBN 2028, anggaran MBG wajib dipisahkan dari anggaran pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
MK Kabulkan Sebagian Gugatan soal MBG, Anggaran Resmi Dipisah dengan Dana Pendidikan pada APBN 2028
Indonesia
MK Kabulkan Gugatan, Anggaran Pendidikan tak Boleh Biayai MBG Mulai APBN 2028
Mahkamah Konstitusi memutuskan anggaran pendidikan dan MBG harus dipisahkan. Hal itu dimulai APBN 2028.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
MK Kabulkan Gugatan, Anggaran Pendidikan tak Boleh Biayai MBG Mulai APBN 2028
Indonesia
Polisi Bersiaga di Depan Gedung MK Jelang Putusan Soal MBG
Area depan Gedung MK pun cenderung sepi tanpa kerumunan massa. Namun, sejumlah orang tampak mulai menunggu kedatangan massa aksi sambil duduk di area pinggir trotoar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Polisi Bersiaga di Depan Gedung MK Jelang Putusan Soal MBG
Indonesia
BGN Permudah Pengawasan MBG, Orang Tua Bisa Cek Menu Anak Lewat Portal Digital
BGN kini menyiapkan sistem digital MBG. Orang tua pun bisa mengecek menu anak lewat portal digital.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
BGN Permudah Pengawasan MBG, Orang Tua Bisa Cek Menu Anak Lewat Portal Digital
Indonesia
Demi Benahi Program MBG, BGN Soroti Tiga Persoalan Utama untuk Diselesaikan
Tiga persoalan tersebut merupakan hasil identifikasi para pemimpin BGN dalam rapat pimpinan yang diselenggarakan pada Senin (27/7).
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Demi Benahi Program MBG, BGN Soroti Tiga Persoalan Utama untuk Diselesaikan
Indonesia
BGN Tutup Ratusan Dapur MBG Bermasalah dan Pecat 261 Pegawai
Pihaknya juga memberikan hukuman disiplin berat kepada 9 ASN yang melakukan pelanggaran berat dan 39 ASN lainnya mendapat hukuman disiplin ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BGN Tutup Ratusan Dapur MBG Bermasalah dan Pecat 261 Pegawai
Bagikan