5 Tipe Siswa Berdasarkan Tas Sekolahnya, Valid No Debat

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 17 Juli 2021
5 Tipe Siswa Berdasarkan Tas Sekolahnya, Valid No Debat

Karkateristik siswa kalau di sekolah. (Foto: YouTube/Ilham Fachreza)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ENAM buku pelajaran, buku tulis, kotak pensil, baju ganti, parfum, headset, dan peralatan tempur lainnya sudah di dalam tas sekolah. Tinggal bekal saja belum masuk karena baru akan dimasak ibu besok pagi. Siswa angkatan pandemi alias belajar jarak jauh di rumah masing-masing mungkin rindu dengan masa-masa itu ketika beratnya tas sekolah sampai bikin bahu nyeri dan jalan bungkuk.

Pas masih duduk di bangku SMA, kamu suka pakai tas seperti apa nih? Pasti macam-macam, ada backpack hitam tebal, sling bag, tas transparan, atau mungkin enggak pernah bawa tas karena buku pelajaran ditinggal di kolong meja? Meski enggak bisa dipukul rata, melihat karakteristik teman dapat dipantau dari tas sekolahnya. Yuk, simak langsung!

Baca juga:

Kilas-Balik Memori Bolos Sekolah, Ngapain Aja Sih?

1. Backpack Polo – Si Pulang Cepat

5 Tipe Siswa Berdasarkan Tas Sekolahnya, Valid No Debat
Standar tas anak sekolahan. (Foto: Instagram/halwa_bag)


Ya, tas sekolah satu ini pasti sering kamu lihat bahkan temanmu sendiri menggunakan backpack berlogo orang berkuda atau sejenisnya ke sekolah. Tasnya itu tebal, terlihat bawaannya berat, biasanya ada botol minum di kantong samping, dan kalau jalan harus pelan-pelan karena bawaannya berat. Mereka standar anak sekolahan sebenarnya.

Mereka mungkin dicap antisosial atau anak mami sama teman-teman, tapi di sisi lain termasuk tipe siswa konsisten dan enggak pernah bikin masalah di sekolah. Mereka tahu persis kewajiban utama sebagai pelajar, datang sekolah tepat waktu, atribut lengkap, dan bawa bekal.

Kalau memang waktunya pulang sekolah, mereka akan langsung pulang tanpa basa-basi. Mereka akan jadi orang pertama keluar dari gerbang sekolah di saat teman-temannya masih mengerjakan deadline tugas di kelas.

Walaupun kamu mengikuti aturan, bukan berarti jadi orang tidak menyenangkan atau kaku. Mereka masih punya waktu buat main bareng teman, ikut esktrakurikuler, dan sesekali pacaran dengan teman sekelas.

2. String bag – Si Olahragawan

5 Tipe Siswa Berdasarkan Tas Sekolahnya, Valid No Debat
Barang bawaan seputar olahraga. (Foto: Instagram/mitrasport_id)


Mana nih atlet kebanggan sekolah tampilannya sporty banget? Mulai dari running shoes, smart watch, sampai string bag enteng banget. Prioritas barang bawaannya malah bukan peralatan sekolah. Isi tas enggak jauh-jauh dari kaos ganti, handuk kecil, botol minum, bahkan sepatu olahraga untuk ekskul nanti. Bawa buku cetak dan buku tulis paling cuma satu, sementara pulpen tinggal pinjam ke teman sebangku.

Saat jam pelajaran berlangsung, si olahragawan biasanya paling sering dipanggil guru olahraga untuk latihan karena ada lomba dengan sekolah lain. Apa enggak senang kalau begitu? Tak jarang beberapa dari mereka prestasi non-akademisnya lebih besar daripada akademis. Berbekal punya postur tubuh tinggi, mereka sering jadi incaran teman seangkatan atau adik kelas. Huft.

3. Briefcase – Si Intelektual

5 Tipe Siswa Berdasarkan Tas Sekolahnya, Valid No Debat
Simple dan elegan. (Foto: Unsplash/Rajesh Rajput)


Siapa bilang briefcase cuma dipakai sama orang kantoran saja? Beberapa siswa juga suka memakai tas ini ke sekolah. Jika kamu salah satunya, selamat, kamu adalah si intelektual. Sesuai dengan jumlah sekatnya, si intelektual hanya akan membawa barang-barang penting saja, seperti buku pelajaran dan laptop. Sudah, itu saja.

Tampaknya mereka memang ingin fokus di kelas, paling rajin mencatat, dan punya goals jelas. PR dikerjakan dari rumah akan selalu jadi bahan contekan teman-teman di kelas.

Tipe tersebut enggak akan bawa bekal atau botol minum di tas. Mereka enggak mau barang bawaan mereka basah karena tumpahan air sop atau tetesan embun dari botol. Makanya setiap istirahat langsung bergegas ke kantin sebelum ramai massa.

Baca juga:

Kangen Momen Keseruan Berburu Perlengkapan Sekolah Sebelum Pandemi

4. Tas Transparan – Si Tukang Pamer/Stylish

tas sekolah
Barang di dalamnya terlihat jelas. (Foto: Instagram/bumbblebeeshop)


Kamu pasti setuju kalau pakai tas ini mayoritas atau mungkin sudah pasti perempuan, betul? Mereka ingin terlihat eye catchy dengan barang bawaan di tas terlihat begitu jelas, seperti headset, powerbank, kotak kacamata, semprotan softlens, dan bando pita segede gaban. Tas transparan ini memang pernah populer di kalangan pelajar dan mahasiswa karena terlihat unik.

Namun, lantaran terlihat justru bikin bahaya. Pencopet bisa melihat dengan jelas barang bawan. Si tukang pamer paling enggak bertahan lama pakai tas ini. Minggu depan juga mereka akan ganti tas lebih aman. Apalagi masih naik kendaraan umum.

5. Enggak bawa tas – Si greget

5 Tipe Siswa Berdasarkan Tas Sekolahnya, Valid No Debat
Tetap santai meski enggak bawa tas. (Foto: Instagram/haidarrrrrrrrrr_)


Nah, paling juara di antara semuanya sih. Simple, santai, bodo amat, terpenting bawa diri dan siap untuk belajar. Buku pelakaran, buku tulis, topi, dan dasi sengaja diletakkan di kolong meja biar semuanya enggak ribet. Ditegur guru BK atau kepala sekolah sih sudah jadi makanan sehari-hari. Supaya tetap terlihat serius, mereka akan memerhatikan guru saat menerangkan di kelas dan penuh inisiatif jika ada temannya kesulitan.

Namun, jika tiba-tiba harus membawa alat praktek biasanya mereka akan titip teman karena memang enggak mau ribet. Anak macam ini memang terkadang mengesalkan tapi di sisi lain juga akan lebih cepat membantu bila ada teman dalam kesulitan.

Nah, begitulah gambaran beberapa tipe siswa berdasarkan tas sekolah dibawa. Meski enggak semua seperti itu, setidaknya kamu mengingat kembali masa-masa saat masih sekolah luring. Di masa pandemi ini, kamu tidak lagi menyiapkan buku pelajaran di malam hari untuk sekolah besok di tas. Yang ada hanya mengenakan seragam bagian atas saja, menyalakan laptop, mendengarkan guru, dan berinterakis lewat chat dengan teman sekelas. (and)

Baca juga:

Kenangan Presentasi Kelompok, Peran Beda-Beda Tapi Nilai Sama Jumlahnya

#Juli Ngilmu Di Negeri Aing #Tren Fesyen #Fashion
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Fashion
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Brand fesyen lokal UNTOLD menjadi perancang streetwear atlet Indonesia di SEA Games 2025 Thailand lewat koleksi 'Satu untuk Indonesia'.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Fashion
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
ESMOD Jakarta Creative Show 2025 menghadirkan 198 karya dengan tema 'Light and Shape'. Tampilkan inovasi, teknik, dan identitas kreatif desainer muda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
Fashion
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Koleksi UT UNIQLO x BABYMONSTER hadir dengan grafis 'BATTER UP', siluet crop boxy, dan konten spesial para member.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Desember 2025
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Fashion
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
Thrifting memang menyenangkan hati konsumen, tapi malah membikin hati produsen dan perajin tekstil Indonesia meringis karena ketimpangan yang sangat mencolok.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
ShowBiz
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Botol minum ini telah jadi penanda status sosial seseorang di publik.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Fashion
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
Banyak pemburu thrift merasa bahwa pakaian bekas memiliki karakter khas yang sulit ditemukan pada produk massal.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
ShowBiz
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
The Breeze: Swim Swim Capsule Collection
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
Fashion
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
JF3 Fashion Festival mewujudkan visi Recrafted: A New Vision demi mengangkat kreativitas dan keahlian tangan Indonesia ke tingkat global melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Fun
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025
USS 2025 hadir dengan tiga area utama: Lifestyle Market, Reseller & Collector’s, serta Toys & Hobbies.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 November 2025
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025
Fun
USS 2025 Resmi Dibuka: Lebih Megah, Lebih 'Kalcer', dan Penuh Kolaborasi Epik
Urban Sneaker Society 2025 digelar di JICC Senayan dengan 300 brand, puluhan kolaborasi eksklusif, dan instalasi seni Glassbox Project.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 November 2025
USS 2025 Resmi Dibuka: Lebih Megah, Lebih 'Kalcer', dan Penuh Kolaborasi Epik
Bagikan