5 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakarta Utara Masih Terendam Banjir Rob

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 15 Desember 2024
5 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakarta Utara Masih Terendam Banjir Rob

Ruas jalan di Jakarta Utara masih terendam banjir rob. ANTARA FOTO/Reno Esnir/Spt

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah wilayah utara Jakarta masih terendam banjir rob atau pasang air laut pada Minggu (15/12). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI melaporkan terdapat lima RT dan dua ruas jalan yang terkena banjir rob di Jakarta Utara.

"BPBD mencatat genangan yang saat ini terjadi mengalami penurunan dari 6 RT menjadi 5 RT dan 2 Ruas Jalan," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, Minggu (15/12).

Isnawa Adji menargetkan, banjir tersebut cepat surut agar tidak mengganggu aktifitas warga Ibu Kota.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Isnawa.

Baca juga:

Potensi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Pertimbangkan Kebijakan WFH

Isnawa menyebutkan, langkah yang dilakukan dengan mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

BPBD DKI Jakarta juga mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.

Lebih lanjut, Isnawa mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

Baca juga:

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," terangnya. Adapun data wilayah terdampak banjir rob sebagai berikut:

Jakarta Utara terdapat lima RT yang terdiri dari:

- Kelurahan Marunda
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 20 cm
- Penyebab: Rob

- Kel. Pluit
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian: 80 s.d 90 cm
- Penyebab: Rob

Terdapat dua ruas jalan yang juga ikut kebanjiran terdiri dari:

1. Jl. RE Martadinata (Depan JIS), Kel, Papanggo, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara
Ketinggian: 10 cm
2. Jl. Lodan Raya, Kel. Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara
Ketinggian: 10 cm. (Asp)

#Banjir #Banjir Rob #Musim Hujan #Jakarta Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
Jakarta Utara Berpotensi Dilanda Banjir Rob 13-14 dan 25-31 Oktober 2026
Pesisir Jakarta berpotensi dilanda banjir rob pada 13-14 dan 25-31 Oktober 2026. Simak wilayah rawan dan langkah mitigasi yang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Utara Berpotensi Dilanda Banjir Rob 13-14 dan 25-31 Oktober 2026
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Bagikan