Film

5 Film Negeri Aing Mejeng di Busan International Film Festival 2021

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 01 November 2021
5 Film Negeri Aing Mejeng di Busan International Film Festival 2021

Shenina CInnamon menghadiri Busan Film Festival 2021. (Sumber: Instagram/@shenacinnamon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM layar lebar Indonesia, tak henti-hentinya meraih prestasi. Belum lama ini, sederet film Indonesia berhasil menjadi nominasi di Busan International Film Festival (BIFF) 2021. Film-film ini menghadirkan berbagai kisah yang berbeda melihat dari sisi kehidupan karakternya. Mulai dari anak sebatang kara dan perempuan tak berdaya.

Jalan cerita yang disajikan pun tidak hanya kuno saja. Mereka juga mengambil latar belakang di kehidupan saat ini. Ada lima film Negeri Aing yang mejeng di BIFF 2021, antara lain:

Baca Juga:

Film di Negeri Aing

1. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas


Kali ini Palasari Film menggandeng aktor Marthino Lio (Aji Kawir), Ladya Cheryl (Iteung), Sal Priadi (Tokek), Reza Rahardian (Budi Baik), dan Ratu Felisha (Jelita). Film ini merupakan adaptasi dari sebuah buku populer dengan judul yang sama karya Eka Kurniawan.

Film ini menceritakan kisah seorang pria bernama Ajo yang tak pernah merasa takut dalam konflik, lantaran ia memiliki masalah impoten. Tetapi, beruntungnya ia memiliki seorang kekasih yang menerima dirinya apa adanya. Kekasihnya itu bernama Iteung. Sayangnya, Ajo tidak menyadari bahwa kekasihnya itu bermain di belakangnya, bersama kawan baiknya Budi Baik.

2. Yuni



Yuni merupakan film terbaru yang digarap oleh Kamila Andini. Film ini menceritakan kisah Yuni (Arawinda Kirana), seorang siswa SMA yang cukup pintar di sekolahnya. Remaja ini memiliki impian untuk dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Namun, dalam mencapai mimpinya itu ia menemukan berbagai macam rintangan.

Hal ini dikarenakan lingkungannya yang masih kental dengan adat dan memintanya untuk segera menikah setelah lulus sekolah. Meskipun begitu, ia tidak hanya diam saja. Ia tetap berusaha untuk mengejar impiannya itu. Sederet artis yang membintangi film ini antara lain Marissa Anita, Muhammad Khan, Asmara Abigail, Nazla Thoyib, Anne Yasmin, Boah Sartika, Vania Aurell, Neneng Risma, ST. Radik, Mian Tiara, Ayu Laksmi, dan Sekar Sari.


3. Penyalin Cahaya



Penyalin Cahaya merupakan film panjang pertama Wregas Bhanuteja. Film ini mengisahkan Sur (Shenina Cinnamon) yang ceroboh. Ia mencemarkan nama baik kampusnya melalui swafotonya dalam keadaan mabuk. Alhasil, ia gagal mendapatkan beasiswanya. Ia juga tak mengetahui asal foto tersebut, meski ia mencoba untuk mengingatnya.

Baca Juga:

Festival Film Indonesia Tetap Berikan yang Terbaik di Masa Pandemi

Dikarenakan ia tidak mengingat apapun tentang kejadian di malam minum itu, ia meminta bantuan Amin (Chicco Kurniawan) untuk menyelidikinya. Amin adalah teman masa kecilnya yang bekerja sebagai tukang fotokopi di kampus.

4. Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak



Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak merupakan film drama thriller Indonesia yang dirilis pada 16 November. Film ini dibintangi oleh Marsha Timothy. Film ini ditulis oleh Garin Nugroho dan disutradarai oleh Mouly Surya. Isinya menceritakan seorang perempuan bernama Marlina. Seperti judulnya, kisah Marlina disajikan dalam empat babak, yaitu perampokan, perjalanan, pengakuan dosa, dan kelahiran.

Suatu saat di sebuah padang sabana Sumba, Indonesia, datang sekelompok perampok ke rumah seorang janda bernama Marlina. Kelompok perampok itu dipimpin oleh Markus (Egi Fedly). Meski hidup menyendiri jauh dari tetangga, ia ternyata memiliki sebuah rencana. Ketika diminta untuk membuatkan sajian malam, Marlina meracik racun ke dalam makanan tersebut. Setelah itu, banyak kejadian yang terjadi pada Marlina di babak-babak berikutnya.


5. Laut Memanggilku



Film terakhir yang terpilih untuk ditayangkan di BIFF 2021 adalah Laut Memanggilku. Film pendek ini menampilkan dua orang anak yang berasal dari Sanggar Anak Harapan yaitu Muhammad Umar dan Dikky Takiyudin. Laut Memanggilku mengisahkan Sura, anak seorang nelayan yang hidup sebatang kara.

Suatu ketika, ia menemukan sebuah boneka di pantai. Kemudian, boneka itu dijadikan teman dan pengganti orang tuanya. Namun, seseorang bernama Argo ingin merebut boneka tersebut dari tangan Sura. (cil)

Baca Juga:

Pemerintah Dukung Perhelatan Festival Film Indonesia 2021

#November Jagoan Film Negeri Aing #Film Indonesia #Film
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

ShowBiz
Disney Siapkan Film Animasi Fantasi Hexed, Kisahkan Hubungan Ibu dan Anak di Dunia Sihir
Hexed, film animasi fantasi terbaru Disney, dijadwalkan tayang pada 25 November 2026. Dibintangi Hailee Steinfeld dan Rashida Jones.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Disney Siapkan Film Animasi Fantasi Hexed, Kisahkan Hubungan Ibu dan Anak di Dunia Sihir
ShowBiz
FFI 2026 Hadirkan Nomination Week, Publik Bisa Nonton Film Nominasi sebelum Malam Anugerah
Festival Film Indonesia 2026 menghadirkan Nomination Week untuk pertama kalinya. Program ini memungkinkan masyarakat menonton film-film yang masuk nominasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
FFI 2026 Hadirkan Nomination Week, Publik Bisa Nonton Film Nominasi sebelum Malam Anugerah
ShowBiz
Toy Story 5 Hadirkan Bad Bunny sebagai Mainan Baru yang Terlupakan
Toy Story 5 akan disutradarai oleh Andrew Stanton bersama McKenna Harris
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Juni 2026
Toy Story 5 Hadirkan Bad Bunny sebagai Mainan Baru yang Terlupakan
ShowBiz
Shareefa Daanish Balik Jadi Ratu Horor, Siap Tebar Teror di Film 'Sihir Tanah Kubur'
Teror tersebut berkaitan dengan praktik ilmu hitam yang menggunakan tanah kuburan sebagai media untuk mencelakai orang lain
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Shareefa Daanish Balik Jadi Ratu Horor, Siap Tebar Teror di Film 'Sihir Tanah Kubur'
Indonesia
Kang Saep 'Copet' Preman Pensiun Meninggal Dunia, Nama Aslinya Cuk Nugroho
Penampilannya yang khas turut memberikan warna tersendiri dan menjadi bagian yang diingat oleh penonton setia Preman Pensiun.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Kang Saep 'Copet' Preman Pensiun Meninggal Dunia, Nama Aslinya Cuk Nugroho
Lifestyle
9 Film Horor Baru Saat Liburan Sekolah
Tak hanya menghadirkan film horor murni, beberapa judul juga menawarkan perpaduan genre thriller, fantasi, hingga komedi yang membuat pengalaman menonton semakin beragam.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
9 Film Horor Baru Saat Liburan Sekolah
ShowBiz
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
Ajang film bergengsi Indonesia ini membuka pendaftaran untuk film cerita panjang, film noncerita panjang, film cerita pendek, film dokumenter panjang, film dokumenter pendek, film animasi panjang, film animasi pendek, dan kritik film.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
ShowBiz
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Sidharta Tata siapkan film 'Hujan Kematian', adaptasi komik sejarah horor 'Locust'. Mengangkat kisah kelam diskriminasi terhadap etnis Tionghoa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Bagikan