5 Fakta Pura Besakih ini Kalahkah Rasa Takut Turis pada Letusan Gunung Agung

Rina GarminaRina Garmina - Jumat, 01 Desember 2017
5 Fakta Pura Besakih ini Kalahkah Rasa Takut Turis pada Letusan Gunung Agung

Gunung Agung. (Foto: Instagram/@maviace)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKI Gunung Agung masih berstatus awas level empat, turis tak takut berkunjung ke Pura Besakih. Padahal, Pura Besakih terletak di lereng Gunung Agung lo.

Kira-kira apa ya yang membuat daya tarik Pura Besakih mampu mengalahkan rasa takut turis pada efek erupsi Gunung Agung. Mungkin ini alasannya.

1. Kompleks pura terbesar di Indonesia

Pura Besakih adalah kompleks pura terbesar di Indonesia. Kegiatan semua pura yang ada di Bali dipusatkan di sini. Setidaknya ada 46 pura yang dibagi menjadi tiga bagian di dalam area Pura Besakih. Pura utama ialah Penataran Agung yang menempati bagian tertinggi dalam kompleks Pura Besakih.

2. Arsitekturnya keren

Arsitektur Pura Besakih merupakan karya nenek moyang. Pura Penataran Agung unik karena memiliki punden berundak. Di zaman dahulu punden berundak digunakan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Punden berundak ini belum ditemukan di tempat lain di luar Indonesia. Pantas, turis asing ngaku enggak takut datang ke Pura Besakih meski Gunung Agung masih berstatus awas, ya?

3. Pemandangan indah

Pura Besakih menawarkan pemandangan yang indah. Gunung Agung terlihat jelas dari sana. Enggak usah heran, soalnya pura ini memang terletak di lereng Gunung Agung. Pada waktu-waktu tertentu turis bisa melihat kabut yang menyelimuti Gunung Agung.

4. Toleransi beragama besar

Pesona Pura Besakih bukan cuma pada arsitektur dan pemandangannya yang indah. Semua kasta ada di sana. Penduduk lokal yang ada di Pura Besakih juga ramah dan memiliki toleransi beragama yang besar. Walaupun penduduk lokalnya rata-rata beragama Hindu, mereka tetap bisa beribadah di Pura Besakih tanpa dilarang atau dicemooh penduduk lokal.

5. Sensasi jadi penduduk lokal

Ini lah keunikan Pura Besakih dan pura-pura lain di Bali. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Setiap pengunjung yang datang wajib pakai kain dan selendang yang disewakan di sana. Perempuan yang sedang datang bulan pun dilarang masuk ke area pura. Terlepas dari aturan tersebut, Anda bisa menikmati sensasi menjadi warga lokal yang tengah berkunjung ke Pura Besakih untuk beribadah.

Kalau Anda, berani berkunjung ke Pura Besakih pada kondisi seperti sekarang? (*)

Baca juga artikel ini: Warga dan Wisatawan Asing Masuki Zona Merah Pura Besakih.

#Pura Besakih #Gunung Agung #Bali #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bagikan