RUTINITAS setiap manusia berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Misalnya dari saat sekolah, ke kuliah, lalu ke dunia kerja. Mau tidak mau, kita harus ikut membiasakan diri dengan perubahan aktivitas.
Sayangnya, beradaptasi dengan hal dan rutinitas baru bisa jadi terasa sulit bagi sebagian orang. Lamanya adaptasi bisa jadi berdampak buruk pada kesehatan serta kinerjamu sehari-hari.
Baca Juga:
Rutinitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan di Tengah Pandemi
Dilansir The Spruce, kamu bisa menyusun rutinitas sendiri dan menyesuaikannya dengan kemampuan serta selera pribadi.
1. Buatlah sebuah daftar
Cara termudahnya adalah dengan membuat daftar tentang hal apa saja yang harus kamu selesaikan dalam sehari, supaya tidak kewalahan mengejar setiap tugas. Baik goals dalam dunia kerja, maupun pekerjaan rumah.
Daftar ini tidak perlu rapi seperti yang sering kamu lihat di media sosial. Kamu hanya cukup menuangkan isi pikiranmu dan memastikan tidak ada pekerjaan atau deadline yang tertinggal. Sisihkan waktu untuk menyusun kegiatan besok supaya kamu tidak keteteran.
2. Susun struktur kegiatan sehari-hari
Ada dua tipe orang, yaitu orang yang senang mulai mengerjakan hari lebih awal di pagi hari atau justru begadang sampai malam untuk bekerja. Tentukan dirimu masuk kategori yang mana. Lalu, susunlah daftar yang telah kamu buat tadi sesuai dengan kemampuanmu supaya bisa lebih efektif. Misalnya kamu lebih suka kerja berat di siang sampai malam hari, maka pekerjaan ringan lebih baik dilakukan di pagi hari.
3. Tulis secara spesifik
Kata spesifik di sini bergantung pada seleramu. Bagi beberapa orang, hanya menulis jam dan nama kegiatan saja sudah cukup. Namun, ada juga yang lebih suka menulisnya dengan detail. Misalnya setelah nama kegiatan, kamu bisa memecahnya jadi kegiatan atau langkah kecil yang harus dilakukan.
Baca Juga:
Jangan Tunda Self Love Jalani Hidup Sehat Demi Kesehatan Jantung
4. Buat jadwal yang sifatnya fleksibel
Salah satu godaan terbesar dalam menjalankan rutinitas adalah rasa malas. Maka dari itu, susunlah jadwal yang memang sesuai dan tidak memaksakan diri. Kerjakan tugas yang sulit dan butuh fokus tinggi di jam-jam produktif.
Sedangkan tugas yang santai dan tak perlu serius bisa dikerjakan di jam-jam luang. Hindari membuat jadwal yang terlalu ‘idealis’ supaya tidak membebani diri sendiri.
5. Mulai uji coba jadwal dan rutinitas baru
Nah, setelah catatan dan jadwal selesai, ini saatnya bagimu untuk mulai uji coba. Kamu biasanya butuh waktu sebulan untuk membiasakan diri dengan jadwal baru.
Maka dari itu, selama 30 hari, cobalah berkomitmen untuk terus melakukan rutinitas sesuai perencanaan. Jika ternyata berat, kamu bisa berhenti dan mulai menyusun jadwal baru. (mcl)
Baca Juga: