4 Jenama Sepatu Jadul yang Masih Eksis Sampai Saat ini

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 01 Oktober 2023
4 Jenama Sepatu Jadul yang Masih Eksis Sampai Saat ini

Jenama lokal yang tak lapuk oleh zaman. (Unsplash/Christian Spies)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPATU selalu menjadi hal yang ramai diperbincangkan masyarakat. Varian desain dari beberapa jenama sepatu saat ini sangat variatif, mulai dari yang kasual, outdoor, bentuk yang chunky, semuanya ada.

Sebelum ramainya jenama sepatu lokal yang sudah tidak asing kita dengar. Ada beberapa jenama sepatu lokal yang namanya sudah terkenal sejak zaman silam. Berikut beberapa jenama sepatu lokal jadul yang masih eksis sampai saat ini.

Baca Juga:

Kerennya Gelaran TikTok x ESMOD Fashion Month Collection

lokal
Kodachi memiliki unik dan khas. (Sepatu Kodachi)

Jenama bernama Kodachi memproduksi sneaker jadul di Indonesia. Pada awalnya Kodachi diproduksi di Jepang sekitar 1980-an. Namun, lambat laun ketenaran Kodachi tergeser jenama terkenal dari Eropa dan Amerika. Namun jenama ini menolak punah, maka salah satu produsen sepatu asal Indonesia mengambil alih proses produksi hingga kegiatan pemasaran Kodachi. Mayoritas sepatu ini berbahan kanvas, ciri khas dari sepatu ini adalah desain yang simple, ramping, dan harganya yang sangat terjangkau.

Tak kalah terkenalnya adalah jenama Warrior. Sepatu ini hadir dari era 80-an, Warrior kembali ramai diburu di pasaran karena film yang heboh pada tahun 2018, yaitu Dilan 1990. Pemeran utama yang dibawakan oleh Iqbaal Ramadhan terlihat menggunakan sepatu Warrior. Ini yang kemudian memicu Warrior kembali tampil di penggemar sneakers. Sepatu ini memiliki desain klasik nan simple sekilas memang mirip dengan jenama sepatu asal Amerika Serikat.

Baca Juga:

Jenama Lokal Benang Jarum Hadir di London Fashion Week

lokal
Warrior yang naik ke permukaan lagi sejak rilis film 'Dillan 1990'. (Sepatu warrior)

Hadir pula jenama Eagle, yang merupakan sepatu lokal. Memiliki desain untuk menunjang aktivitas olahraga, sekolah, dan gaya hidup sehari-hari. Sepatu ini ramai di skena sepatu sejak tahun 1986.

Lalu yang tak pernah surut popularitasnya adalah jenama Kasogi. Industri alas kaki yang diproduksi oleh PT Alpha Omega Retailindo ini populer sejak tahun 1980-an. Kasogi memiliki berbagai desain sepatu, biasanya jenama ini digunakan untuk sepatu sekolah, namun juga untuk olahraga. Bahkan ada beberapa koleksi jenis sandalnya.

Empat jenama sepatu lokal yang namanya sudah ada sejak tahun 80-an, sampai saat ini masih jadi andalan para anak muda dan pecinta fesyen sekali pun. Kelebihan dari keempat sepatu lokal ini selain desain yang ciamik, ternyata harga dari sepatu juga sangat ramah di kantong. (zvw)

Baca Juga:

Koleksi Baru Jenama Lokal untuk Penggemar Musik Metal

#Oktober Sebangsa Merah Putih #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Bagikan