4 Hal Penting dalam Mengembangkan Agrikultural Secara Digital
Data dalam agrikultur bermanfaat untuk mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan para petani di lapangan. (Foto: Unsplash/no one cares)
KEPALA Departemen untuk Pengembangan Pedesaan dan Inovasi Digital Kementerian Pangan dan Agrikultur Jerman, Klaus Heider menyebutkan ada empat hal untuk mengembangkan sektor agrikultur lewat teknologi digital. Antara lain infrastruktur komunikasi, regulasi, open data, dan berorientasi pada lingkungan.
Keempat langkah tersebut tidak hanya berlaku untuk di Jerman, tapi juga bisa diterapkan di seluruh dunia untuk menciptakan keamanan pangan.
"Pertama, pengembangan dan peningkatan yang berkelanjutan untuk infrastruktur digital sangat diperlukan. Infrastruktur adalah aspek yang teramat penting terutama untuk pertanian yang terletak di daerah pedesaan," kata Klaus dalam acara diskusi T20 bertajuk Digitalization in Agriculture: A G20 Policy Framework for an Equitable and Environmentally Sustainable Transition, dilansir ANTARA, Kamis (9/6).
Baca juga:
Bagaimana Provider Telekomunikasi Mempersiapkan Diri Menghadapi Revolusi 5G?
Tentunya keberadaan akses internet dan infrastruktur komunikasi lainnya menjadi penting agar teknologi yang digunakan nantinya bisa berjalan dengan maksimal. Tanpa infrastruktur serta akses komunikasi yang memadai, maka teknologi yang disiapkan untuk pengembangan agrikultur nantinya tidak bisa berfungsi dengan optimal.
Selanjutnya, Klaus menekankan pentingnya pengaturan regulasi yang memungkinkan terjadinya pertukaran data antar pemangku kepentingan.
Dalam Presidensi G20 Indonesia, pembahasan mengenai arus data lintas negara menjadi salah satu bahasan yang dijadikan prioritas dalam Digital Economy Working Group (DEWG) 20. Jerman yang juga dalam forum internasional saat ini dipercaya memegang posisi Presidensi G7 menekankan hal serupa.
Klaus berpendapat, data dalam agrikultur dapat bermanfaat untuk mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan para petani di lapangan. Misalnya, data kondisi hasil tani berdasarkan musim hingga kondisi tanah yang dibagi oleh para petani kepada industri pembuat perangkat pertanian. Ini tentunya akan bermanfaat jika produk yang ditawarkan kepada petani sesuai dengan kebutuhannya.
Poin ketiga yang penting menurut Klaus adalah data yang dihadirkan nantinya harus bersifat open data dan memiliki format universal yang bisa diakses oleh siapa saja dan di mana saja.
Baca juga:
Hal keempat yang perlu diperhatikan adalah teknologi yang dikembangkan untuk agrikultur harus mengedepankan keberlanjutan dan ramah lingkungan.
Keberlanjutan dan kondisi lingkungan berada di tangan para pengembang inovasi yang diharapkan juga bisa berbagi pengetahuannya kepada masyarakat. Sehingga teknologi yang dihadirkan dalam agrikultur tidak hanya baik untuk bisnis tapi juga untuk keseimbangan alam.
"Jelas bahwa digitalisasi tidak akan dapat menyelesaikan semua masalah di bidang pertanian. Tetapi merupakan alat yang dapat memberikan kontribusi yang penting menjawab dan menjadi solusi banyak tantangan. Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan peluang yang ditawarkan sambil meminimalkan risiko yang terkait dengan pengembangan teknologi," kata Klaus. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Adu Kamera Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro: Mana yang Lebih Gahar?
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Jadi HP Lipat Pertama di 2026, OPPO Find N6 Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.000 mAh
OPPO Reno 15 Hadir dengan Sentuhan Baru, Bakal Punya Varian Warna Starry Pink
Vivo X300 Ultra Sudah Dapat Sertifikasi EEC, Sinyal Peluncuran Makin Dekat?
Xiaomi 17 Ultra Sudah Raih Sertifikasi Global, Siap Meluncur Lewat Baterai 6.000mAh
Rilis Sebentar Lagi, Spesifikasi OPPO Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Mini Terungkap
OPPO Find X9 Ultra Dipastikan Bawa Kamera Ganda 200MP, Meluncur Tahun Depan!