4 Cara Mudah Menyeimbangkan Menabung dan Bersenang-Senang
Rajin menabung demi kesejahteraan masa tua. (Foto_ Pixabay_ QuinceCrative)
APAKAH kamu tipe yang sulit menabung? Eits, kamu enggak sendirian kok. Kesulitan menabung hampir dialami semua orang. Apalagi ketika gajian, keinginan belanja dan jajan sepuasnya menggelora. Di lain hal, penghasilanmu per bulan lebih baik ditabung untuk berbagai kepentingan seperti dana darurat, pendidikan, dan dana pensiun untuk mempersiapkan hari tua.
Cnbc.com menyebut hampir semua orang menganggap kebiasaan menabung akan merampas kebahagiaan. Ya, faktanya tak selalu begitu kok. Kamu tetap bisa kok menyisihkan sedikit dari penghasilan untuk sesekali bersenang-senang. Intinya, menyeimbangkan menabung dan bersenang-senang.
BACA JUGA:
Seberapa Banyak Uang yang Dibutuhkan Untuk Membuatmu Bahagia?
Agar bisa menabung dengan lancar, kamu harus mengubah pola pikir bahwa menabung merupakan kegiatan menyenangkan yang bisa membuat masa tua sejahtera.
1. Simpan recehan
Ayo ngaku, kamu pasti pernah deh mengumpulkan receh demi receh untuk jajan. Recehan, jika dikumpulkan terus-menerus, jumlahnya bisa sampai jutaan. Uang recehan yang jumlahnya sedikit sering kali dipandang sebelah mata sehingga kamu tidak melihatnya sebagai peluang untuk menabung. Mulai sekarang lebih baik kamu mengurangi jatah jajan dan tabung recehan sedikit demi sedikit.
2. Aktifkan program tabungan otomatis
Kini tersedia program tabungan otomatis di berbagai bank. Kamu bisa mengikuti program ini agar bank bisa menarik dana dari rekening biasa milikmu pada tanggal yang telah ditentukan untuk disimpan dalam rekening tabungan khusus. Program ini membuatmu tanpa sadar sudah mengumpulkan banyak uang di dalam rekening tabungan.
3. Tetapkan tiga kebutuhan utama
Setelah memiliki penghasilan sendiri, kamu wajib mempelajari seluk beluk dari tiga kebutuhan utama manusia. Kebutuhan itu meliputi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Kebutuhan primer terdiri dari kebutuhan pokok seperti makanan sehari-hari, biaya listrik, air, sandang, dana darurat, tabungan dan tempat tinggal.
Sementara itu, kebutuhan sekunder terdiri dari biaya operasional, transportasi, pendidikan, dan hiburan. Setelah dua kebutuhan tersebut terpenuhi, kamu baru boleh memenuhi kebutuhan tersier seperti membeli barang branded atau gadget baru.
4. Tetap bersenang-senang
Rajin menabung bukan berarti kamu tidak bisa bersenang-senang. Setelah semua kebutuhan dan tabungan sudah dipenuhi, kamu bisa menggunakan sisa uang untuk refreshing seperti menonton di bioskop atau hangout bersama teman-teman.
Kegiatan menabung tidak boleh menyiksa dirimu sehingga jumlah uang yang disisihkan untuk tabungan harus sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tak perlu uang dengan jumlah banyak untuk menabung, sedikit demi sedikit pun lama-lama akan menjadi gunung jika kamu melakukannya dengan konsisten.(Mar)
Bagikan
Berita Terkait
Ramalan Zodiak, 29 Desember 2025: Keuangan dan Asmara Diuji, Ini Kendala dan Tipsnya
Ramalan Zodiak 28 Desember 2025: Keuangan dan Asmara Sedang Diuji
Refleksi Akhir Tahun 2025: Apa Kata Zodiak tentang Karier, Cinta, dan Keuangan
Ramalan Zodiak 3 Desember 2025: Keuangan Naik Turun, Asmara Ada Kejutan!
Mengaitkan Tabungan dan Kredit: Langkah Baru Menuju Inklusi Keuangan
Ramalan Zodiak 18 Oktober 2025: Cinta dan Uang, Siapkah Kamu?
Ramalan Zodiak 11 Oktober 2025: Keuangan Naik Turun, Asmara Bikin Deg-degan!
Gen Z Juga Suka Nabung, Simpan Uang di Dompet Digital
Komunal Dorong Diversifikasi Cerdas lewat Deposito BPR
Ramalan Zodiak 13 April 2025: Cinta dan Keuangan, Apakah Saling Mengisi atau Justru Menjadi Beban?