Wisata

4 Alasan Wajib Traveling ke Aceh

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 01 Agustus 2024
4 Alasan Wajib Traveling ke Aceh

Aceh punya daya tarik wisata dan keindahan alam. (foto: Instagram @acehtourismtravel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ACEH jadi provinsi paling barat Indonesia. Beribu kota di Banda Aceh, provinsi ini dianggap sebagai tempat dimulainya penyebaran Islam di Indonesia dan memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Tidak mengherankan jika sebutan 'Serambi Mekah' melekat padanya.

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk muslim terbanyak, Aceh menerapkan Kanun atau hukum Islam dalam kehidupan bermasyarkatnya. Kanun mulai diberlakukan sepenuhnya di Aceh pada 2014. Aturan agama yang kuat mengikat membuat segala sisi kehidupan masyarakat Aceh didasarkan pada syariat. Meskipun demikian, bukan berarti provinsi ini tidak menarik untuk ditelusuri dan dieksplorasi. Berikut beberapa alasan kamu harus menyambangi Aceh.


1. Kuliner dengan Bumbu Mencengangkan

Dalam ranah kuliner Aceh, penggunaan biji ganja dalam masakan sudah dikenal luas. Salah satu sajian yang lazim menggunakan bumbu biji ganja ialah kuah beulangong. Makanan seperti gulai berbahan dasar daging itu dimasak menggunakan kuali besar atau belanga yang dalam bahasa Aceh disebut beulangong.

Jangan salah, selain melezatkan masakan, biji ganja berfungsi melembutkan daging yang dimasak. Itulah mengapa bumbu dengan campuran biji ganja sudah ada turun temurun di Serambi Mekah. Bahkan, dahulu kala, warga biasa menanam ganja di halaman untuk dimanfaatkan sebagai campuran bumbu dapur. Dipercaya, masakan dengan biji ganja bikin nafsu makan bertambah lo.

Namun kini, karena pengetatan aturan, ganja tak bisa lagi ditemukan dengan mudah di Aceh. Meskipun demikian, bukan berarti kuliner Aceh kehilangan kelezatannya lo. Kamu mesti coba mi Aceh dan nasi goreng Aceh yang kaya rempah dengan bumbu nan berani. Jangan lupa sajian unik ayam tangkap berbalut daun pandan yang lezatnya mencengangkan.

2. Menyesap Kopi Aceh Gayo di Asalnya

Jangan lupa juga, Aceh punya tradisi ngopi yang kental. Warung-warung kopi jadi tempat nongkrong dan berdiskusi nan ramai hampir setiap hari. Tidak mengherankan jika Aceh punya hasil biji kopi yang rasanya juara dan diakui internasional.

Jadi saat ke Aceh, wajin banget menyesap segelas kopi Aceh Gayo di warung kopi tradisional yang banyak di provinsi itu. Kopi pekat dengan rasa sedap dan aroma wangi pasti bakal bikin kamu semangat.

Baca juga:

Perpaduan Bebek dan 20 Rempah Sie Itek Khas Aceh


3. Menyusuri Pantai di Ujung Barat Indonesia

Meski enggak seterkenal pantai di Bali atau Lombok, pantai Aceh tak kalah indah. Pantainya bersih dan yang terpenting tidak terlalu ramai. Kamu bisa mengunjungi Pantai Iboih yang tersembunyi tapi bak surga. Pilihan lainnya, datanglah ke Pantai Lhoknga yang merupakan surga bagi para peselancar.

Yang mesti kamu perhatikan saat bermain di pantai-pantai Aceh ialah jangan berenang bersama kawan lawan jenis di saat bersamaan. Hal itu mengingat adanya hukum syariat yang melarang hal itu. Agar aman, tetaplah berpakaian renang yang sopan dan ajaklah kawan sejenis.


4. Mengenang Sejarah di Museum Tsunami

Tahun ini memasuki 20 tahun bencana tsunami yang menerjang Aceh pada 2004. Peristiwa itu meluluhlantakkan Aceh. Namun kini, Aceh telah bangkit. Untuk mengenang kejadian itu, dibangunlah sebuah museum yang berisikan foto dan hal-hal terkait bencana yang membuat Aceh luluh lantak tersebut. Uniknya nih desain arsitektur Museum Tsunami dikerjakan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Indah.(dwi)

Baca juga:

4 Aturan Khusus saat Jalan-Jalan ke Aceh

#Aceh #Wisata #Wisata Aceh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Fun
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Film Pasukan 1000 Janda memotret perjuangan berdarah Laksamana Malahayati dan laskar Inong Balee melawan penjajah. Tayang di bioskop 12 November 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
DPR RI menyetujui revisi UU Pemerintahan Aceh. Ada 27 ketentuan yang bakal diubah dalam UU tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Indonesia
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Yusril Ihza Mahendra berharap situasi Aceh tetap kondusif setelah kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Indonesia
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Kemenko Polkam juga mengoordinasikan langkah bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mencegah eskalasi
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Bagikan