Sepak Bola

3 Perubahan Kasat Mata Real Madrid di Era Julen Lopetegui

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 31 Agustus 2018
3 Perubahan Kasat Mata Real Madrid di Era Julen Lopetegui

Real Madrid. Foto: Marca

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juara bertahan Liga Champions tiga kali beruntun, Real Madrid, baru memainkan tiga laga di awal musim 2018-19 melawan Atletico Madrid (2-4), Getafe (2-0), dan Girona (4-1). Perjalanan Los Merengues tersebut mengawali peralihan era baru di bawah asuhan Julen Lopetegui.

Tidak ada lagi Zinedine Zidane yang sudah dua tahun melatih Madrid dan sukses memberikan banyak trofi. Tidak ada pula Cristiano Ronaldo yang sudah bermain selama sembilan tahun di klub, juga berkontribusi memberikan banyak trofi dan mengukir namanya sendiri sebagai bagian legenda klub.

Julen Lopetegui

Lopetegui datang dengan tanggung jawab berat untuk melanjutkan kesuksesan Madrid, membuat fans dan para pemainnya melupakan Zidane dan Ronaldo. Sejauh ini, pelatih berusia 51 tahun sukses menghapus bayang-bayang keduanya melalui ketegasannya melatih Madrid. Setidaknya, sudah ada tiga perubahan yang terjadi di Madrid saat ini. Apa saja?

1. Penguasaan Bola dengan Kombinasi Operan Pendek-Panjang

Real Madrid. Foto: Zimbio

Begitu cepat era berubah dan situasi berkebalikan 180 derajat. Dahulu, Barcelona-nya Pep Guardiola dikenal dengan gaya bermain tiki-taka karena penguasaan bola absolut yang dibarengi operan-operan pendek – permainan ofensif yang menghibur penonton.

Saat ini, Madrid melakukannya di era Lopetegui dengan catatan 1.505 operan berbanding 1.470 Barcelona, dengan tingkat rata-rata kesuksesan mencapai 90,76 persen berbanding 87,89 persen. Sentral permainan Madrid diarsiteki Toni Kroos. Dia sudah melakukan total 226 operan dan 220 di antaranya sukses mencapai rekan setimnya.

Perbedaan itu cukup besar dibanding era Zidane, yang lebih mengandalkan penguasaan bola dan permainan cepat untuk mencetak gol – tidak terlalu mementingkan gaya operan yang dimainkan tim. Lopetegui menularkan filosofi sepak bola yang ditanamkannya di timnas Spanyol sebelumnya.

2. Pemilihan Pemain Lebih Adil

Luka Modric. Foto: Zimbio

Tidak peduli pemain bintang, senior, atau muda, Lopetegui hanya akan memainkan pemain berdasarkan performa mereka yang dinilai dari catatan statistik di laga sebelumnya. Buktinya, dalam tiga laga Madrid, Luka Modric yang selalu bermain dengan Zidane dicadangkan Lopetegui.

Pun demikian Thibaut Courtois yang baru datang dari Chelsea. Lopetegui tidak mau merusak atmosfer tim dengan langsung memberinya kesempatan mentas, di kala Keylor Navas fit dan prima bermain. Navas sudah empat tahun menjadi kiper nomor satu Madrid.

Marcelo juga menjadi ‘korban’ ketegasan Lopetegui ketika dia ditarik keluar di menit 60 kontra Girona, serta dicadangkannya Raphael Varane yang sudah lama jadi tandem Sergio Ramos di laga yang sama. Lopetegui memilih Nacho sebagai partner Ramos di lini belakang. Kebijakan Lopetegui dalam memilih pemain tersebut patut diberi apresiasi.

3. Lebih Kolektif

Real Madrid

“Terpenting adalah tim. Ketika tim bekerja baik, gol datang dari Gareth (Bale), Karim (Benzema), atau Sergio. Hal terpenting adalah mereka tampil bagus, bukan siapa yang mencetak gol. Tim telah menunjukkan semangat kolektivitas,” ucap Lopetegui pasca laga melawan Girona.

Itulah hal yang diusung Lopetegui: tidak bergantung kepada satu-dua sosok pemain. Sejauh ini, Lopetegui mampu melakukannya hingga para pemain Madrid tidak cenderung mudah mengoper bola kepada satu pemain, seperti saat Ronaldo bermain, dan pemain lawan kesulitan menjaga pemain berbahaya dari Madrid karena semua pemain Madrid sama berbahayanya. (*/Bolaskor)

#La Liga #Gareth Bale #Real Madrid
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Makin Tajam, Barcelona Pertimbangkan Permanenkan Marcus Rashford
Marcus Rashford berpeluang dipermanenkan Barcelona. Ia terus tampil impresif bersama Blaugrana musim ini.
Soffi Amira - Kamis, 22 Januari 2026
Makin Tajam, Barcelona Pertimbangkan Permanenkan Marcus Rashford
Olahraga
Terlalu Fokus Urus Taktik, Gareth Bale Nilai Xabi Alonso Gagal di Real Madrid
Gareth Bale mengungkap penyebab kegagalan Xabi Alonso di Real Madrid. Ia dinilai gagal karena fokus pada taktik.
Soffi Amira - Kamis, 22 Januari 2026
Terlalu Fokus Urus Taktik, Gareth Bale Nilai Xabi Alonso Gagal di Real Madrid
Olahraga
Bukan Real Madrid Apalagi Bayern Munchen, Danny Murphy Sebut Cuma Tim Ini yang Bisa Bikin Arsenal Menangis di Liga Champions
Arsenal tidak hanya kompetitif di Premier League, tetapi juga masih perkasa di Piala Liga, Piala FA, hingga Liga Champions
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Bukan Real Madrid Apalagi Bayern Munchen, Danny Murphy Sebut Cuma Tim Ini yang Bisa Bikin Arsenal Menangis di Liga Champions
Olahraga
Cemerlang dengan 1 Gol dan 3 Assist saat Real Madrid Tumbangkan AS Monaco 6-1, Vinicius Junior Berupaya Buat Fans Mengerti
Vinicius Junior berupaya membuat fans mengerti, bahwa dirinya tidak selalu dalam level terbaik.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cemerlang dengan 1 Gol dan 3 Assist saat Real Madrid Tumbangkan AS Monaco 6-1, Vinicius Junior Berupaya Buat Fans Mengerti
Olahraga
Real Madrid Permalukan AS Monaco, Vinicius Junior Malah Dapat Siulan dari Fans
Real Madrid permalukan AS Monaco di Bernabeu. Namun, Vinicius Junior malah mendapat cemooh dan siulan dari para penggemar.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Real Madrid Permalukan AS Monaco, Vinicius Junior Malah Dapat Siulan dari Fans
Olahraga
Hasil Lengkap Matchday 7 Liga Champions Rabu Dini Hari dan Klasemen Sementara
Sembilan pertandingan pada matchday 7 fase liga Liga Champions digelar Selasa (20/1) malam hingga Rabu (21/1) dini hari WIB, termasuk partai seru yang mempertemukan penguasa sementara kompetisi domestik Inter Milan dan Arsenal.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Hasil Lengkap Matchday 7 Liga Champions Rabu Dini Hari dan Klasemen Sementara
Olahraga
Real Madrid Pesta Gol di Liga Champions, Bombardir AS Monaco 6-1
Madrid menang 6-1 dengan 53 persen penguasaan bola serta total memiliki 23 tendangan, tujuh tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Real Madrid Pesta Gol di Liga Champions, Bombardir AS Monaco 6-1
Olahraga
Link Live Streaming Real Madrid vs AS Monaco, 21 Januari 2026
Link live streaming Real Madrid vs AS Monaco tersaji di sini. Madrid harus menjaga asa agar lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025/26.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Link Live Streaming Real Madrid vs AS Monaco, 21 Januari 2026
Olahraga
Jadwal, Siaran Langsung, Live Juga Link Streaming Real Madrid Vs AS Monaco di Matchday 7 Liga Champions
Laga Real Madrid versus AS Monaco di matchday 7 fase liga Liga Champions akan disiarkan secara langsung di televisi swasta dan dapat dinikmati lewat layanan streaming.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Jadwal, Siaran Langsung, Live Juga Link Streaming Real Madrid Vs AS Monaco di Matchday 7 Liga Champions
Olahraga
Real Madrid Masih Galau Tentukan Pelatih Baru usai Pecat Xabi Alonso, Siapa yang Layak?
Real Madrid masih belum menemukan sosok pengganti Xabi Alonso, meskipun sudah menunjuk Alvaro Arbeloa.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
Real Madrid Masih Galau Tentukan Pelatih Baru usai Pecat Xabi Alonso, Siapa yang Layak?
Bagikan